
''baik lah,besok saja kak,sekarang kami mau istirhat''ucap Gretta,membuat Fico mengalah dan keluar dengan berat hati.
sebelum keluar ia mematikan lampu dan menutup pelan pintu.
***
sedang kan di sisi lain Vian dan para pengawal nya,mengepung markas grup mafia Lion,musuh grup nya,ia mengira kalau mereka lah yang menculik Benz.
sehingga terjadi perang mulut dan perang senjata di sana.
****
"bagaimana mungkiiin!!!"teriak Cetrin mendapat kabar dari mata mata mereka di rumah Vian,kalau Benz di culik.
"Anak itu benar benar tidak bisa menjaga orang di sisi nya"geram pram ikutan emosi.
"pa,kita ke sana sekarang juga''ucap Cetrin memegang tangan suami nya itu.
''baik lah,kalian jangan beri tahu papa mengerti''ucap Pram pada asisten rumah tangga.
entah kenapa mereka juga merasakan hubungan darah dengan Benz,padahal baru bertemu 1 kali.
****
"maaf nona besar tuan besar,Tuan Vian tidak ada di rumah,sejak ke kantor tuan muda tidak ada di rumah"ucap Pelayan di rumah Vian.
"baik lah kami akan menginap di sini"ucap Cetrin karna perasaan nya benar benar khawatir.
"mungkin Vian sedang mencari nya dan besok pasti dia akan membawa nya pulang''ucap papa untuk menenang kan istri nya itu.
''ia pa,karna itu kita harus tinggal di sini''ucap Cetrin.
****
setelah betempur dengan grup lion,Vian sudah tau kalau Benz memang tidak ada pada mereka,membuat nya semakin frustasi.
"aku tidak akan kehilangan untuk kedua kali nya"gumam Vian menatap tajam ke depan,dan kembali ke mobil nya,ia mencurigai seseorang yang sudah mencuri Benz.
"Tuan tunggu!!"teriak Zack karna Vian meninggal kan nya,ia dengan cepat masuk ke mobil yang lain mengejar mobil Vian.
****
Mobil Vian berhenti di depan rumah besar nan megah,karna pintu gerbang tidak di buka.
"maaf tuan,anda siapa mencari siapa?"tanya penjaga gerbang,pada Vian yang sudah keluar dari mobil nya dah sudah berdiri di depan gerbang.
"saya Alvian FU dan saya ingin bertemu Fico ALL sekarang juga"ucap Vian dingin,membuat perkataan nya tidak bisa di bantah.
"baik lah tuan,tunggu sebentar"ucap salah seorang penjaga itu,berlari ke arah rumah.
Feeling Vian,kalau Fico yang merencanakan itu semua,karna Fico juga tertarik dengan Benz si bocah jenius.
"Tuan,saya juga merasa kalau Fico All yang sudah menculik Tuan muda,karna plat mobil,yang di bawa oleh ke dua ninja itu,pernah di bawa oleh Tuan besar All"ucap Zack yang baru saja sampai dan menghampiri Vian yang berdiri di luar gerbang.
***
penjaga gerbang itu berjalan mengikuti Fico dari belakang.
****
Vian menatap tajam ke arah pria yang berjalan mendekat ke arah nya.
"ada apa kau mencari ku"tanya Fico sinis yang sudah berdiri di gerbang.
"cih,jangan pura pura tidak tau,serah kan putra ku!!!"geram Vian menatap tajam Fico dengan mata elang nya.
"putra mu?!!"ucap Fico bingung.
mereka berdua berbica dengan di batasi pagar besi,yang memisah kan kedua nya.
"jangan bercanda dengan ku,atau aku akan membuat mu hancur"geram Vian,menarik kerah baju Fico.
"kau pikir aku takut"sinis Fico menepis tangan Vian dari kerah baju nya.
"aku memang mengingin kan Bocah itu,tapi aku tidak menculik nya"ucap Fico berbicara dengan menunjuk wajah Vian.
"bagus anak itu hilang,dengan begitu aku mempunyai kesempatan untuk mendapat kan nya" gumam Fico senang.
Vian dan Fico sudah bermusuhan sejak kejadian yang menimpa Gretta 7 tahun lalu,bahkan keluarga FU dan ALL juga.
Gretta terdiam berdiri di atas balkon,memperhatikan kedua pria yang sedang beradu mulut itu.
bulir bulir bening mulai berjatuan dari pelupuk mata nya,hati nya masih nyeri melihat wajah pria yang sangat di cintai nya dulu,tapi untuk sekarang ia tidak tau.
pria yang berada di luar gerbang,menoleh ke arah nya,membuat Gretta buru buru menghapus air mata nya dan langsung masuk ke kamar.
"tadi itu...? mungkin aku salah lihat?"gumam Vian menarik nafas kasar dan langsung masuk ke dalam mobil nya.
***
"mama kenapa menangis"tanya Benz yang bangun karna merasakan sang mama tidak di samping nya.
Gretta kembali membaring kan tubuh nya di samping Benz,menepuk nepuk pelan punggung benz,agar tertidur lagi.
"mama tidak kenapa napa,tidur lah"ucap Gretta berpindah mengusap rambut Benz.
Benz memeluk Gretta dan tertidur lagi,begitupun Gretta.
***
"ku kira,Vian tau kalau Gretta masih hidup dan datang kemari"gumam Fico yang sudah berbaring di tempat tidur nya.
Kalau up 5 eps perhari,author gk sanggup beneren:)
soal nya author ngetik nya di handphone😁