Mafia King VS Badgirl

Mafia King VS Badgirl
part 74



''kebahagian mu sudah berakhir''sinis Vian menarik pelatuk nya mengarah kan pistol nya ke arah Lion yang sudah ketakutan.


''ku mohon,jangan bunuh aku!!!''ucap Lion memohon di kaki Vian.


''tentu saja aku tidak akan membunuh sekarang,karna itu terlalu mudah untuk mu,kau akan merasakan lebih baik mati dari pada hidup"ucap Vian berbicara dengan dingin dan kejam,membuat Lion katakutan.


''bawa orang ini ke markas''ucap Vian pada Zack,dan keluar dari Club yang sudah berantakan itu.


****


Gretta mengerjap ngerjap kan mata nya memegangi kepala nya yang terasa pusing,ia berusaha mengumpul kan tenaga nya.


Tapi seketika mata nya melebar saat melihat siapa yang sedang berdiri di samping nya.


Ia seketika bangkit dari tidur nya dan langsung memeluk pria itu,ia kembali menangis tersedu sedu.


"Jangan tinggal kan aku lagi hiks...hiks..."Gretta terus menangis memeluk Pria itu yang tak lain adalah Suami nya sendiri.


Vian tersenyum mengusap rambut panjang Gretta,dan mencium rambut yang indah dan wangi aja itu.


"Aku janji tidak akan meninggal kan mu"ucap Vian,kini mengusap punggung Gretta yang masih setia menangis tersedu sedu.


Namun seketika Gretta tersadar,mata nya yang masih sembab dan memerah kini menatap mata Vian dengan lekat.


"Bukan kah tadi kau sudah mati!!! Lalu kenapa sekarang kau masih hidup!! Apa semua ini tidak nyata!!?"tanya Gretta air mata nya kembali mengalir.


"Tidak ini sungguhan aku masih hidup"ucap Vian tersenyum,ingin rasa nya ia tertawa melihat wajah Gretta saat ini yang benar benar sangat ketakutan dan khawatir membuat Vian ingin sekali mencubit nya.


"Itu arti nya kau berpura pura mati!!?tanya Gretta menatap Vian dengan tajam.


Membuat pria tampan itu tertawa kecil dengan menggaruk kepala nya,yang tidak gatal.


Seketika emosi Gretta meledak ledak,dan memeukul mukul dada bidang Vian.


"Kau!!!kau pikir itu lucu haa!!!"tanya Gretta memukul bahu Vian,yang membuat nya hampir gila.


"Aaakh!!!!"ringis Vian memegang dada nya,membuat Gretta seketika panik dan langsung memegang dada Vian dengan ekspresi wajah yang tidak bisa di jelas kan.


"A...a...apa yang terjadi pada mu!!"tanya Gretta turun dari tempat tidur dan bergantian membuat Vian berbaring.


Saat ia akan keluar ingin memanggil dokter,tangan nya tiba tiba saja di tarik,dan tentu saja Vian menarik nya ke atas tubuh nya.


"Lepas kan aku!!!"ucap Gretta kembali marah kala melihat tawa kecil dari mulut Vian,lagi lagi Pria itu menipu diri nya.


"Kenapa kau begitu lucu"ucap Vian menoel pipi Cuby Gretta dengan gemas nya.


Ia memukul kan kepala nya dengan Vian membuat kedua nya meringis kesakitan,Gretta segera bangkit keluar dari ruangan itu dan membanting pintu dengan keras,ia benar benar marah pada Vian yang membohongi nya.


Vian langsung bangkit keluar dari ruangan itu,untuk mengejar Gretta yang sekarang sedang marah.


"Tunggu dulu gadis kecil"ucap Vian berlari mengejar Gretta,tapi Gretta sama sekali tidak memperdulikan nya.


Saat sudah berada di luar rumah sakit,Gretta yang akan naik Taxi tiba tiba di tarik Vian.


"Dengar kan penjelasan ku dulu!!"ucap Vian memegang lengan Gretta .


"Tidak ada yang perlu di jelas kan!! Kau berpura pura mati apa kau pikir itu lelucon,aku hampir saja gila karna itu,kau berniat membuat ku bahan tontonan komedi untuk dokter suster dan orang orang mu itu haa!!!"tanya Gretta marah dan nenendang kaki Vian dan langsung saja ia masuk ke dalam Taxi itu.


Vian menghembus kan nafas panjang menjambak rambut nya sendiri,dan langsung masuk ke dalam mobil nya untuk mengejar Taxi yang di tumpangi Gretta barusan.


Vian terus mengejar Taxi itu membunyikan klakson nya,sampai membuat supir Taxi pusing.


"nona bagaimana?"tanya nya pada Gretta.


"lanjut saja pak,tidak usah pedulikan''ucap Gretta.


tapi tetap saja Vian semakin menjadi jadi,ia mengklakson,karna sudah lelah,supir Taxi itu mengehentikan mobil nya.


''nona,kalau ada masalah dalam keluarga,sebaik nya di bicarakan baik baik"ucap supir Taxi itu.


''baik lah pak terima kasih"ucap Gretta memberikan sejumlah uang pada supir taxi dan keluar,ia memilih berjalan kaki,membuat Vian geram,ia mengikuti Gretta dengan mobil nya.


''aku bisa menjelas kan semua nya"ucap Vian pada Gretta,tapi tetap saja Gretta tidak peduli ia terus berjalan.


''bisa bisa nya membohongi ku,dengan berpura pura mati,dan membuat ku hampir gila,membuat ku sebagai lelucon cih''geram Gretta.


karna merasa Gretta tidak mendengar kan nya Vian turun dari mobil berjalan ke arah Gretta dan langsung mengangkat Gretta dengan satu tangan nya.


"heiii lepas kan aku!!!"teriak Gretta meronta ronta,tapi Vian sama sekali tidak memperdulikan nya.


ia membuka pintu mobil dan menduduk kan Gretta di samping kursi kemudi,dan langsung memasang kan sabuk pengaman.


****


"aku punya alasan untuk semua kejadian hari ini"ucap Vian tapi Gretta sama sekali tidak memperdulikan nya.


guys maaf up nya lama,tadi itu kan udah nulis sampai 850 kata tapi tiba tiba aja kehapus😭😭😭terpaksa author ulangi balik nyesek banget.


dan part 76 juga hilang, sumpah sekarang auto bengek capek capek nulis eh malah hilang emsoi tingkat Full