Mafia King VS Badgirl

Mafia King VS Badgirl
part 76



Benz yang berada di taman depan rumah,memperhatikan seorang wanita asing memasuki gerbang rumah nya.


saat wanita itu akan mengetuk pintu Benz langsung menghampiri wanita itu.


''selamat pagi tante anda siapa?''tanya Benz dengan nada datar,wanita itu langsung menoleh dan terkejut melihat Benz di depan nya.


Begitu pun Benz ia sedikit terkejut melihat wanita yang di depan nya sekarang.


"bukan kah ini anak yang waktu itu di culik Lion,setelah di perhatikan lagi ternyata memang benar benar mirip Vian,apa benar dia adalah anak kandung nya?"gumam Wanita itu yang tak lain adalah Viana.


"bukan kah ini tante tante yang waktu itu,yang bersama pria yang menculik ku itu"gumam Benz menatap lekat Viana dan dengan tatapan tajam nya,membuat Viana kikuk.


"bukan kah kau tante yang waktu itu,yang bersama pria jahat itu"tanya Benz menatap tajam bak elang pada Viana.


"a...a..itu mungkin kamu salah orang nak,tante belum pernah bertemu dengan mu"ucap Viana berbicara gagap,Benz semakin menatap lekat Viana.


"cih...kau fikir aku muda melupakan wajah seseorang,jangan coba coba membohongi ku"kesal Benz melipat tangan nya di depan dada.


"kenapa aura dan sifat nya juga sangat mirip dengan Vian"gumam Viana memegang erat jemari nya,entah kenapa ia merasa takut dengan seorang anak kecil di depan nya saat ini.


"Be..."Gretta yang tiba tiba membuka pintu ingin memanggil Benz terkejut saat membuka pintu dan melihat Viana di depan nya.


"kau!!! kenapa kau ada di sini?"tanya Gretta dengan tatapan tajam nya.


"Gretta...,ya tuhan dia benar benar Gretta..,ternyata dia masih benar benar hidup"gumam Viana menutup mulut nya karna tidak percaya akan apa yang ia lihat saat ini.


"kau masih hidup?"tanya Viana tanpa sadar.


"hah,maaf aku membuat mu kecewa karna aku masih hidup"ucap Gretta memiring kan senyum nya.


Benz yang memperhatikan hal itu sedikit bingung.


"seperti nya ada sesuatu"gumam Benz.


"Gretta soal yang dulu,aku benar benar minta maaf,aku sudah membuat keluarga kalian berantakan,dan membuat kalian berpisah"ucap Viana menunduk merasa bersalah.


"cih..,simpan saja kata maaf mu itu,aku tidak membutuh kan nya lagi,sekarang pergi lah dari hadapan ku!!pergi dari rumah ku!!!!"teriak Gretta emosi nya benar benar naik kalau melihat wajah wanita perusak rumah tangga nya.


"tapi Gret.."belum sempat Viana menyelsaikan ucapan nya,Gretta langsung memotong nya.


"cukup!!! kenapa kau tidak ingin pergi? apa kau ingin bertemu dengan suami ku?"tanya Gretta dengan eskpresi wajah yang benar benar marah.


"ada apa ini!!.."tanya Vian karna terkejut mendengar teriakan Gretta dari ruang tengah,ia mengerut kan kening nya kala melihat wanita yang berada di depan Gretta saat ini.


"a..a..aku"Viana berbicara gagap dengan mata yang sudah berkaca kaca,dan langsung saja ia ambruk di kaki Vian menangis tersedu sedu.


"hiks ...tuan Alfian FU saya hanya tau meminta bantuan anda,saya tau saya benar benar tidak tau malu,tapi saya mohon tolong cari putra saya tuan"tangis Viana menangis tersedu sedu.


Vian menoleh ke arah Gretta,yang saat saat ini menatap Viana dengan tatapan tajam.


"kalian bicara lah,aku tidak akan mengganggu"ucap Gretta menatap Vian tajam dan menarik tangan Benz masuk ke rumah.


Bukan nya bingung,Vian malah merasa lucu melihat ekspresi Gretta yang sedang cemburu menurut nya benar benar lucu.


"nanti akan ku kabari kalau istri ku setuju"ucap Vian langsung meninggal kan Viana yang masih berlutut menangis tersedu sedu.


****


"seperti nya wanita itu penyebab perpisahan mama papa dulu"gumam Benz mengepal tangan kecil nya.


"ma,kenapa mama begitun marah saat melihat tante tadi itu?"tanya Benz pura pura tidak tau sambil duduk di samping sang mama.


"tidak ada apa apa,hanya kesal biasa saja"ucap Gretta memaksakan senyum nya dengan mengsuap rambut Benz.


"apa nya teman?huh dasar mama kenapa tidak pernah jujur pada ku"gumam Benz kesal.


"Benz kita ke rumah opa yuk"ajak Gretta menatap Benz.


"ya terserah mama saja"ucap Benz tersenyum,menurut nya kebahagian mama nya adalah nomor 1.


"putra ku baru saja merasakan keluarga lengkap apa ia,aku harus menghancur kan semua itu hanya karna masalah ini,mama macam apa aku ini,lemah dengan pelakor,ingin mengalah?tidak!!"gumam Gretta menetes kan air mata nya.


"mama jangan nangis"ucap Benz menghapus air mata Gretta dengan tangan kecil nya.


Gretta langsung memeluk Benz kecil dengan erat.


"mama akan berikan kebahagian untuk mu nak"gumam Gretta terus mengusap rambut Benz.


"huh kenapa mama selalu menangis,mama benar benar wanita lemah,tapi bagaimana pun dia adalah mama ku,setelah aku dewasa nanti aku akan selalu melindungi mama"gumam Benz tertawa dalam hati.


Vian yang melihat hal itu dari kejauhan,merasa hangat di hati nya,ia berjalan ke arah Gretta dan Benz yang sedang duduk di di dekat kolam.


Like komen Vote ya sekedar memberi semangat buat author makasih


part selanjut nya dalam proses reviuw ya