
Vian yang baru sampai di rumah bergegas,menaiki tangga untuk menemui Gretta.
''tuan..,tuan....tunggu''ucap seorang pelayan tergesa gesa,Vian menghentikan langkah nya, menatap Pelayan itu dengan tatapan tajam.
''tadi nona sangat terburu buru keluar,dan nona berpesan pada tuan,untuk datang ke kota Y jalan X''jelas pelayan itu ketakutan.
mendengar itu Vian sangat terkejut dan berubah menjadi panik dan khawatir.
''kenapa gadis itu ke sana? apa yang sebenar nya terjadi'' gumam Vian mengepal tangan nya.
''kenapa kalian membiar kan nya pergiii!!!''teriak Vian membuat pelayan itu ketakutan.
"maaf tuan,kami tidak bisa menghentikan nona,karna nona langsung berlari"ucap pelayan itu bergetar.
"tuan saya tidak sengaja lewat dari kamar nona tadi siang,dan tidak sengaja mendengar seseorang meminta tolong nona"ucap bi asih yang memang sengaja menguping Gretta,untuk kebaikan nona nya sendiri,tak di sangka ia sendiri tidak bisa menghentikan itu.
"sialan!! jelas jelas ini jebaka,kenapa gadis itu malah pergi!!!"geram Vian,
ia mengambil handphone nya dalam saku,ia terkejut melihat panggilan tak terjawab dari Gretta hingga 12 kali,kemudia ia melihat pesan masuk dari Gretta.
[Datang lah ke kota Y jalan X putra mu dan Viana sedang dalam bahaya]--->pesan Gretta.
"brengsek"gumam Vian langsung berlari keluar melajukan mobil secepat cepat nya,sampai tak memperdulikan mobil yang berlalu lalang.
"Zack Segera bawa beberapa pengawal ke Kota Y jalan X"perintah Vian melalui telfon, dan langsung memutus kan nya.
"jika sampai terjadi apa apa pada Istri ku,nyawa kalian semua tidak akan ku ampuni"Geram Vian marah bercampur takut.
***
saat sampai Di tujuan nya,ia langsung keluar mobil dan berlari masuk ke gedung tua itu.
"apa yang ku dengar tadi itu,benar benar suara mu gadis kecil?" gumam Vian resah.
saat berada di lantai 3 ia tak sengaja mendengar teriakan histeris dari lantai atas,ia langsung berlari tanpa memikir kan apa pun.
ia berhenti di depan sebuah pintu yang lebih bagus dan terawat dari pada pintu dan ruangan lain nya.
ia langsung menendang pintu itu,membuat orang yang berada di dalam itu terkejut.
"kau siapa kau!!!!"tanya orang yang berada dalam ruangan itu.
"katakan di mana istri ku!!!!"tanya Vian dengan sorot mata yang tajam.
"Istri mu? apa maksud mu?"tanya pria itu pura pura tidak tau.
"jangan banyak tanya!! serah kan istri ku!"ucap Vian mengarah kan pistol nya.
dor....
"aaakh..."ringis pria itu kesakitan memegangi lengan nya yang terkena peluru Vian.
"katakan!!! atau kau akan mati dengan mengenas kan!!!"ucap Vian lagi menginjak tangan nya.
"aaaakh.....aku tidak tau itu istri mu atau tidak tapi tuan ku telah membawa nya pergi baru saja menggunakan helikopter,karna perempuan itu mengeluar kan banyak darah,kalau tidak salah tuan membawa nya ke Cina"jelas nya beteriak karna kesakitan.
deg....
Vian memegangi jantung nya yang entah kenapa sakit dan berdetak sangat kencang,dan rasa panas yang membara di jantung nya.
"Zack siap kan heli kopter,dan cari tau di mana heli kopter yang baru saja meluncur dengan ilegal,dan bajak heli kopter itu,5 menit berikan informasi nya"ucap Vian melalui telfon dengan berlari masuk ke mobil.
"Gadis kecil,jangan tinggal kan aku"gumam Vian menancap gas menuju markas.
****
dalam heli kopter
"Tuan kita sudah membajak nya,dan sedang mengikuti heli kopter itu"ucap Zack memperhatikan gawai nya,duduk di samping Vian.
"jangan biar kan lolos"ucap Vian.
"Tuan ,heli kopter kita berdekatakan dengan heli kopter mereka hanya berjarak 0.5 mil"ucap Zack dengan wajah serius.
"tuan lihat lah,bukan kah itu heli kopter yang kita bajak"ucap sang pilot.
"dekat kan lagi"ucap Vian.
"tuan,anda jangan nekat"ucap Zack khawatir,ia tau kalau Vian berencana melompat dari heli kopter ini,ke heli kopter musuh.
Vian berdiri melepas kan sabuk pengaman.
"sialan heli kopter siapa ini,kenapa mengikuti kita?"tanya justin pada pilot nya.
"saya juga tidak tau tuan"jawab pilot itu.
"lebih dekat lagi"ucap Vian pada pilot nya.
"kita bisa bertabrkan tuan"ucap Zack.
"Can,lakukan"ucap Zack pada pilot pribadi nya ,yang sudah sangat ahli.
Vian membuka pintu heli kopter nya,saat sudah semakin dekat ia langsung melompat ke heli kopter bajakan mereka.
"Tuaaaan!!!!"teriak Zack melihat Vian bergantung di heli kopter bajakan mereka.
praaangk.....
Vian meninju kaca heli kopter itu dengan kekuatan penuh sampai 10 kali membuat tangan nya mengeluar kan darah sangat banyak,karna ketebalan kaca heli kopter itu mencapai sekitar 700.
Ia dengan cepat langsung masuk ke heli kopter bajakan itu,ia terkejut sekaligus bahagia melihat perempuan yang ia cari ada di sana hanya saja tidak sadar kan diri dengan pakaian nya yang di penuhi darah kering.
"Kau!!!!"ucap justin menghalangi tubuh Gretta dari pandangan Vian.
"Berani nya kau,menculik istri ku"ucap Vian dengan marah sampai urat urat wajah nya nampak jelas.
buk....
Vian melayang kan tinjuan nya ke wajah justin dengan marah yang membara.
"jangan bergerak"ucap Justin menyodor kan pistol sambil menahan rasa sakit di wajah nya.
"cih.."decih Vian dengan lincah nya langsung merebut pistol itu dan bergantian menyodor kan di kepala justin.
Like komen nya dong