Mafia King VS Badgirl

Mafia King VS Badgirl
part 48



Vian dan Benz duduk dalam mobil,masuk ke dalam hutan.


Tak lama kemudian,mobil berhenti di depan sebuah gedung besar dan megah, yang ramai para pria berpakaian hitam.


Mereka semua terkejut sekaligus takjub dengan pemandangan langka yang mereka lihat.


"Astaga apa anak itu,putra tuan kita"


"Mungkin ia,mirip begitu"


"Ya tuan dan anak itu memang sangat mirip"


"Kita mempunyai tuan muda,dan nona muda sekarang"ucap mereka sangat bahagia,dan membentuk barisan memberi jalan pada Vian dan Benz.


"Ternyata orang ini memang sangat hebat,seperti papa yang ku ingin kan,tapi aku tidak akan menerima nya sebagai papa ku,dia sudah mencampakkan aku dan mama"gumam Benz melepas kan tangan Vian,yang dari tadi menggandeng nya.


"Apa aku mempunyai kesalahan,kenapa dari tadi pagi,sifat nya seperti sangat kesal dan maran pada ku?"gumam Vian.


****


"Tuan!!! Tuan!!!!"teriak seorang pengal berlari ngos ngosan.


"Ada apa?"tanya Vian dengan wajah datar.


"Itu tuan,piko dan pingko terus mendobrak pintu mereka,ingin keluar"ucap pengawal itu berusaha tenang.


"Apa yang terjadi?"tanya Vian,sambil berjalan tergesa gesa ke arah tempat peliharaan nya.


Benz yang sedikit penasaran,mengikuti mereka.


****


Saat sampai di tempat tujuan.


Benz sangat kagum,ia bisa melihat ruangan yang di desain seperti hutan lebat sungguhan.


Vian membuka pintu jaring besi,membuat 2 hewan besar dan buas segera berlari keluar.


"Hei apa yang terjadi pada kalian?"tanya Vian,pada kedua hewan itu.


Tapi kedua hewan itu tidak memperdulikan pertanyaan Vian,mereka berlari ke arah belakang Vian,dan melompat,membuat Vian membulat kan mata nya.


"Berhentii!!! Jangan sakiti dia!!!"teriak Vian menjadi panik,melihat kedua hewan nya melompat ke arah Benz hingga,membuat Benz terjatuh ke lantai.


"He..."saat Vian akan menarik ke dua hewan nya,ia sangat terkejut,ternyata mereka tidak menyakiti Benz sama sekali,malah terus menjilati dan mengelus ngelus kan badan mereka ke wajah Benz.


"Ahahaha geli geli sekali"tawa Benz,untuk pertama kali nya di dengar oleh Vian.


"Hei itu geliii"ucap Benz masih tertawa.


"Lepas kan aku"ucap Benz pada kedua hewan buas itu.


Kedua hewan itu turun dari atas badan Benz dan berdiri di depan Benz,yang duduk.


"Singa yang lucu,dan harimau yang imut"ucap benz mengelus elus kepala kedua hewan buas itu.


Vian dan beberapa pengawal yang ada di sana terheran heran,mereka tidak percaya apa yang mereka lihat.


Yang biasa nya,kedua hewan buas itu,hanya suka di sentuh oleh Vian,sekarang malah menyentuh bocah kecil yang baru saja muncul.


Kedua hewan buas itu,kembali menggesek gesek kan kepala mereka ke wajah Benz.


"Ini kenapa aneh sekali,biasa nya mereka tidak suka siapa pun,menyentuh mereka"gumam Vian berfikir keras.


"Benz ayo,kalian jangan mengganggu putra ku lagi,biar kan kami pergi"ucap Vian cemburu karna mereka mencium putra nya.


Tapi kedua hewan itu tidak mendengar kan Vian,mereka malah semakin menjilat Benz.


Saat Benz akan berdiri untuk meninggal kan mereka.


Kedua hewan itu memasang wajah yang sedih,dengan mata berkaca kaca,dengan mulut besar mereka mengigit tangan Benz pelan.


Seketika Vian marah melihat kedua hewan itu,yang begitu manja pada Benz.


"Hmph mereka ingin berebutan putra ku,dengan ku dasar hewan licik"gumam Vian,ingin sekali ia menendang kedua hewan itu jauh dari putra nya.


Tapi ia harus baik baik di depan Benz.


"Baik lah baik lah,aku akan bermain dengan kalian di sini,paman pergi lah,nanti aku akan menyusul"ucap Benz.


Vian dengan tidak rela,mengiyakan dan meninggal kan mereka.


"Benar benar ingin berebut Putra ku ya,lihat saja nanti aku akan memberi kalian pelajaran"gumam Vian terus berjalan.


***


"Zack,aku tidak mau tau,kau harus mencari semua tentang anak itu,aku merasakan ada hubungan darah dengan nya,bahkan ke dua hewan itu memperlakukan nya dengan baik"ucap Vian.


"Saya juga berfikir begitu tuan,apa mungkin dia adalah putra kandung anda tuan"ucap Zack.


"Tapi aku tidak pernah berhubungan dengan wanita mana pun,hanya pernah berhubungan Dengan Gretta ku"ucap Vian.


"Jangan jangan,anak itu adalah putra anda dan nona gretta tuan,dan sebenar nya saat itu nona Gretta tidak mati"ucap Zack menebak.


Seketika Vian terdiam,ia teringat apa yang di katakan Benz tadi pagi.


"Apa jangan jangan,Benz tau kalau aku ini adalah ayah kandung nya,apa lagi tatapan nya tadi pagi seperti kemarahan yang besar"gumam Vian berfiki.


"Kalau benar dia adalah putra kandung ku itu arti nya Gretta ku saat itu selamat,dan dia masih hidup"tebak Vian,rasa bahagia mengelabui hati nya.


"Lakukan tes DNA"ucap Vian.


Dan segara berlari keluar dari ruangan nya,untuk kembali menghampiri Benz.


****


"Benz!!"ucap Vian terkejut,ia menjadi panik melihat Benz yang terbaring di atas kedua hewan buas itu.


Pikiran nya sudah macam macam.


Ia mendekat ke arah Benz,dengan langkah lemas.


Tapi saat di lihat nya tak ada luka,dan melihat Benz masih bernafas,seketika hati nya lega.


Ia memandangi wajah benz yang tertidur pulas.


"Apa benar kau putra ku dan Gretta,lalu di mana Gretta ku"gumam Vian dengan mata berkaca kaca dan dengan perasaan bahagia,menyelimuti perasaan nya saat ini,membayang kan Gretta masih hidup.


****


like komen ya