Mafia King VS Badgirl

Mafia King VS Badgirl
MEMELUK



Gretta mematikan semua lampu kamar bahkan lampu meja di matikan membuat kamar besar itu begitu gelap hanya terdengar isakan tangis nya.


ia duduk di atas kasur besar menyembunyikan wajah nya di lutut


"halo tuan''ucap pelayan yang mengangkat telfon.


''apa Gretta ada di rumah''tanya vian dengan nada khawatir.


''nona muda ada di rumah tuan,tapi seperti nya terjadi sesuatu pada nyonya,dari pulang sekolah nona terus mengurung diri di kamar dan tidak mau makan''jawab pelayan itu.


''baik lah jaga dia baik baik jangan biar kan dia pergi''ucap vian dari balik telfon dan langsung memutus kan nya.


....


sore hari


krek....


vian masuk ke dalam kamar,yang begitu gelap bahkan lampu meja tidak di hidup kan.


Vian yang tak ingin mengganggu tidur istri nya ia berjalan perlahan tanpa menghidup kan lampu.


ia duduk perlahan di atas kasur,dan menghidup kan lampu meja memperhatikan wajah cantik Gretta yang basah karna menangis.


"lagi lagi gadis kecil ku ini menangis"ucap Vian pelan seperti orang berbisik agar tidak membangun kan Gretta.


Tiba tiba Gretta membuka mata nya melihat Vian yang duduk di samping nya.


entah kenapa Gretta kembali menangis Vian yang melihat hal itu merasa iba dan ikut berbaring sambil menghapus air mata Gretta.


Tiba tiba Gretta memeluk nya dengan erat Gretta membenam kan wajah nya di dada bidang Vian meluap kan tangis nya.


Vian memeluk Gretta lembut mengusap rambut Panjang Gretta membiar kan Gretta menangis di pelukan nya.


Di ruangan besar yang gelap itu, hanya dengan lampu meja yang sedikit redup dengan suasana hening hanya suara isakan kecil Gretta.


isakan Gretta sedikit demi sedikit menghilang ,vian sedikit bergeser dan melihat istri kecil nya tertidur lelap bagaikan bayi kecil.


"maaf karna perjodohan ini membuat mu mengalami semua yang terjadi hari ini"gumam Vian mencium rambut Gretta yang begitu wangi,ia sudah mencari tau apa yang terjadi hari ini.


Saat akan bangun dari tempat tidur,ternyata Gretta masih memeluk nya begitu erat bahkan sudah tertidur pun.


dengan berhati hati Vian bangun dari tempat tidur dan keluar dari kamar.


....


"tuan biar saya yang memasak"ucap seoarang pelayan yang melihat Vian memasak.


"tidak perlu bi ina"ucap Vian serius memasak.


pelayan yang bernama bi ina itu tersenyum


"seperti nya tuan sangat mencintai nona muda,semoga nona muda juga mencintai tuan"gumam bi ina.


....


10 menit kemudian Vian kembali ke kamar membawa nampan yang berisi semangkok bubur dan menghidup kan lampu.


ia meletakkan bubur itu di atas meja samping tempat tidur.


Gretta duduk dengan wajah yang tidak semangat.


"makan lah,nanti kau bisa sakit hari ini kau sudah membuang air mata mu sekitar 1,26 liter"ucap Vian dengan wajah serius sambil menyendokkan bubur ke dalam mulut gretta.


tanpa melawa sedikit pun Gretta menerima suapan bubur itu sambil memperhatikan wajah vian yang begitu serius dan khawatir.


" ternyata dia sangat perhatian,dia juga sangat tampan,dan sekarang dia suami ku" gumam gretta tanpa sadar.


"aku suda kenyang"ketus nya saat vian akan menyuapi nya lagi.


"sudah kenyang melihat wajah ku"ucap vian membuat pipi Gretta memerah memang benar yang di katakan Vian.


"ma..ma..mana ada"ucap Gretta dan segera berlari ke kamar mandi meninggal kan vian yang tertawa terbahak bahak melihat tingkah nya


....


selesai mandi ia memaki kimono tidur karna sudah larut malam,dan duduk di sofa sambil menonton Tv suasana hati nya sudah sangat baik sekarang.


iya menonton Tv dengan serius sampai tidak sadar seoarng pria tampan berdiri di belakang nya.


"kau begitu serius pada tv sampai tidak memperdulikan suami mu"kesal Vian duduk di samping Gretta.


"kenapa harus memperdulikan mu"ucap Gretta malas.


"kau mengatakan apa"ucap Vian menarik tubuh Gretta duduk di pangkuan nya.


Gretta yang duduk di pangkuan suami nya itu sedikit mendongak melihat wajah sang suami,tiba tiba Vian mencium bibir kecil nya,membuat Gretta tambah kaget apa lagi Vian ******* bibir nya dengan lembut.


Gretta mengigit bibir pria itu sampai berdarah dan langsung mendorong nya.


''kau om om mesum!!!!''teriak Gretta lompat ke kasur menutupi seluruh tubuh nya dengan selimut.


pffft....


Vian tertawa melihat tingkah istri kecil nya itu


"manis sekali" gumam vian masih merasakan bibir kecil istri nya,dan berjalan ke arah kasur dan tidur di samping Gretta yang masih setia membalut tubuh nya dengan selimut.


Gretta merasakan Vian memeluk tubuh nya dengan lembut dan merasakan tubuh nya di tarik lebih dekat dengan nya.


Gretta membuka sedikit selimut nya melihat Vian yang memejam kan mata.


"benar benar tampan"gumam Gretta,namun ia teringat dengan hal di sekolah tadi siang.


"mmmm...apa benar umur om 38 tahun?"tanya Gretta.


"apa kau merasa kalau umur ku sudah 38 tahun?"tanya vian balik yang masih setia memeluk tubuh istri nya itu sambil memejam kan mata.


"sama sekali tidak,bahkan aku merasa umur om masih 21 tahunan"ucap Gretta antusias.


mendengar Gretta yang antusias, Vian membuka mata nya dan mendekat kan wajah nya dengan istri kecil nya itu dan menoel hidung Gretta dengan sangat gemas.


"apa aku terlihat begitu muda di mata mu gadis kecil ku,padahal aku sudah berumur 27 tahun dan kau mengatakan kalau aku masih berumur 21 tahun"goda rian semakin memeluk Gretta dengan erat.


"26 tahun! ternyata masih muda"ucap Gretta.