Mafia King VS Badgirl

Mafia King VS Badgirl
part 63



Benz melihat ke arah yang,di lihat oleh Lion,ia terkejut melihat seseorang yang seperti kehilangan akal,yang terbang di udara bak seorang peri.


"Papa"ucap nya tak masih tercengang.


"Cih,belok mendadak!!!"ucap Lion pada pilot helikopter nya.


"Tapi itu bisa menyebab kan kecelakan tuan"ucap pilot itu khawatir.


"Jangan coba membantah ku!!!"teriak Lion tak suka.


Pilot itu menarik nafas panjang,dan memutar setir helikopter itu dengan mendadak.


Membuat Vian yang berayun di udara seolah olah terbuang jauh jauh di udara,namun Vian tetap memegang erat tali yang sudah di tembbak kan nya di helikopter Lion.


"Papa!!!!!!"teriak Benz karna melihat Vian yang semakin berayun tinggi ke udara melewati tinggi heli kopter mereka.


"Ahahahaha!!!"tawa Lion senang.


"Kamu iblissss!!!"teriak benz pada pria jahat di samping nya itu.


"Nak,jangan macam macam dengan ku,cukup diam saja,dan kau akan selamat phffft ahahahaha"tawa Lion semakin keras.


"Orang ini benar benar kejam,dia ingin menyakiti papa dan mama"gumam Benz menatap Lion dengan tak suka.


Gdbrak.....


Tiba tiba saja,helikopter itu bergoyang seolah ada yang menabrak,membuat mereka yang berada di dalam ketakutan.


***


"Aku sudah 2 kali melihat Tuan melakukan hal yang seekstrime ini,mempertaruh kan nyawa nya di udara ini,semoga Kali ini tuan juga baik baik saja"doa Zack yang melihat Tuan nya sudah berada di atas Helikopter Yang di naiki Benz.


*****


Seseorang yang berada di atas helikopter yang tak lain adalah Vian,di terpa angin dengan sangat kencang hingga kulit wajah nya terasa ingin ikut terbang.


Vian menempel di atas helikopter layak nya seorang supidermen.


entah bagaimana cara nya,ia semakin mendekat ke arah kaca helikopter,dan memecahakan kaca itu dengan besi yang sengaja di bawa nya.


''sialan kauu!!!"teriak Lion merasa kesakitan di wajah dan tangan nya,karna terkena pecahan pecahan kaca helikopter itu.


Vian dengan cepat masuk melangkahi Lion,dan langsung memeluk Benz yang memang berada di samping Lion.


'"papa"ucap Benz lirih memeluk Vian dengan sangat erat,Tetapi Vian belum sempat melihat wajah Benz,karna langsung memeluk nya.


"dia sangat berani,mempertaruh kan nyawa nya sendiri" gumam Benz.


"kau tidak apa apa kan"ucap Vian terus memeluk Benz.


"mendarat sekarang juga"ancam Vian dengan satu tangan nya menyodor kan pistol di kepala pilot itu.


"ba...ba..baik tuan"ucap pilot itu gemetar ketakutan.


"lebih baik mati bersama saja"teriak Lion ingin merebut stir helikopter itu,tapi sang pilot langsung menepis nya.


"Tuan,saya belum ingin mati,saya masih mempunyai istri dan anak"ucap pilot itu fokus mengemudi.


Vian tersenyum sinis pada Lion,yang sekarang sangat menyedih kan.


"aaaaaaakhhhhh!!!!"teriak Lion kesakitan.


sedang kan Benz masih setia memeluk Vian.


"ternyata aku mempunyai papa superhiro"gumam Benz membenam kan wajah nya di dada bidang sang papa.


Vian yang khawatir putra nya ketakutan,mengusap rambut nya dengan lembut.


"jangan khawatir,papa ada di sini nak"ucap Vian dengan suara lembut.


"dia adalah putra kandung ku dan gadis kecil,papa akan selalu melindungi kalian"ucap Vian bergumam terus mengusap rambut Coklat Benz.


****


helikopter yang di tumpangi Vian dan Benz mendarat dengan selamat,begitupun helikopter yang di kendalikan Zack.


"Tuaaan!!!"teriak para pengawal berlarian ke arah Vian dengan badhospital dan oksigen.


Vian terus memeluk Benz bahkan di Badhospital sekalipun.


"papa"ucap Benz mengangkat sedikit wajah nya agar bisa melihat wajah Vian yang sedang memakai alat oksigen.


Vian yang mendengar suara itu,peralahan membuka mata nya,dan benar benar terkejut.


"Benz!!"ucap nya dengan sangat tertegun.


"ya"ucap Benz.


Zack yang juga melihat wajah Benz sedikit tertegun,meski sebelum nya dia juga sangat yakin kalau Benz memang putra kandung nya.


Vian melepas kan alat oksigen nya dan mencium setiap inci wajah Benz.


"ternyata putra ku sudah berada di sisi ku,tapi aku sendiri tidak sadar,ya tuhan rencana mu sungguh indah"gumam Vian memejam kan mata nya tak terasa air mata nya mengalir.


Benz yang melihat hal itu,langsung menghapus nya,dan mencium kedua mata sang papa yang terpejam.


Zack yang khawatir,melihat Vian yang berbaring dengan keadaan yang tidak sehat dengan memeluk Benz,mengangkat Benz.


"Tuan,biar kan saya yang menggendong Tuan muda"ucap Zack.


"Baik lah"ucap Vian memakai kembali alat oksigen nya.


"Tuan muda,anda tidak apa apa kan"tanya Zack dengan suara datar.


"ya"jawab Benz singkat dan tak kalah datar dari Zack.


****


"ke rumah sakit xxxx di ruang VIP no1"ucap Vian yang sudah duduk karna sudah baik baik saja.


"silah kan tuan"ucap Pengawal itu membukakan pintu mobil mempersilah kan tuan nya.


"berikan putra ku"ucap Vian berdiri dan meminta Benz dari Zack.


author


dukung author dengan like komen rate dan vote kalian makasih