Mafia King VS Badgirl

Mafia King VS Badgirl
Ceraikan aku nikahi dia



Gretta membuka mata nya dengan tubuh nya yang sangat sakit.


Ia kembali marah melihat wajah Vian yang 1 cm dari wajah nya.


''pria ini benar benar tidak bisa mengontrol emosi nya''' Gumam Gretta ingin memukul pria itu.


''maaf''ucap Vian tetap memejam kan mata nya tetapi memeluk Gretta.


Gretta kembali menangis mengingat semua kenyataan.


''lepas kan aku,ceraikan aku''tangis Gretta menahan dada nya yang terasa sakit.


''Tapi itu tidak akan pernah terjadi''ucap Vian menahan emosi nya,bangun dari tempat tidur nya.


Braaak...


Vian membanting pintu keluar dari kamar,mengunci Gretta,yang terus terisak.


****


''Dasar bagaiamana mungkin,pria itu lepas tanggung jawab,aku akan menghabisi nya sekarang kak!!!''


''jangan dik,ku mohon bagaimana pun Vian adalah papa Yeon''tangis Viana.


''kak,bagaimana bisa aku melihat mu seperti ini terus''


''Dia hanya ingin punya istri 1,dan kakak punya 1 permintaan pada mu''ucap Viana berharap.


''katakan lah kak''ucap pria itu.


''kakak ingin kamu menyingkir kan Istri nya''ucap Viana.


''kak,apa kau menyuruh ku untuk melakukan kejahatan''tanya pria itu tidak percaya dengan permintaan kakak nya.


''kakak mohon,kakak ingin Yeon punya keluarga utuh''ucap Viana lagi memohon dengan air mata nya yang terus menetes


''kakak mohon''ucap Viana melihat adik nya diam.


''baik lah kak''ucap pria itu.


****


"non,makan dulu''ucap bi asih yang masuk ke kamar.


''aku tidak lapar bik''ucap Gretta.


''jika nona tidak makan,takut nya tuan marah lagi''ucap bi asih.


''apa dia ada di sini?''tanya Gretta menatap bi asih.


''Tuan tidak ada di rumah,mungkin tuan sedang ada urusan kantor non''ucap bi asih.


''apa dia mencari wanita itu,dan memikir kan kembali'' Gumam Gretta tersedu sedu.


"non,nona kenapa?"tanya Bi asih melihat Gretta yang tiba tiba menangis tersedu sedu.


"bik,apa dia menemui anak dan wanita itu?"tanya Gretta memeluk bi asih.


"non,jangan berfikir begitu,lebih baik nona makan dulu jaga kesehatan"ucap bi asih membujuk Gretta.


****


"mama hiks"Tangis Gretta menelfon mama nya.


''untuk pertama kali nya,aku merindukan pelukan mama''gumam Gretta menutup mulut nya agar suara tangis nya tidak terdengar.


"Gretta sayang,apa kau merindukan mama?"tanya mama senang.


"sayang,apa kau mendengar mama,Gretta halo"ucap mama karna Gretta sama sekali tidak berbicara.


"mendengar suara mama hati ku jadi tenang"gumam Gretta langsung mematikan telfon.


***


"pa,kita harus bertemu Gretta sekarang,seperti nya putri kita dalam masalah"ucap mama.


"emang ada apa ma?"tanya papa.


"tadi Gretta nelfon mama,tapi gak bicara sama sekali"jelas mama terburu buru.


"baik lah"ucap papa ikut khawatir.


"tunggu,papa ikut kalian,papa juga ingin melihat cucu kesayang ku"ucap kakek mendorong kursi roda nya terburu buru.


"ya udah pa"ucap mama Gretta mendorong kursi roda mertua nya itu.


****


Gretta di kejut kan dengan keluarga Vian yang berada di ruang tamu dengan aura yang mencengkam,yang membuat nya lebih terkejut Viana dan putra nya ada di sana.


"ada apa ini"gumam Gretta melihat kakek yang marah meluap luap.


"sekarang bagaimana!!!! kau sudah punya putra dari wanita lain!!!"teriak kakek pada Vian.


"kakek tidak mau tau kau harus bertanggung jawab pada anak ini"ucap tambah papa Vian.


Gretta memegangi dada nya yang sesak,karna rasa sakit atas semua kenyataan.


air mata nya terus menetes,ia sembunyi di balik dinding mendengar semua nya yang di katakan kakek.


"aku akan bertanggung jawab tapi aku tidak akan menikahi nya"tegas Vian menunjuk Viana.


"Jika kau tidak menikahi ku,maaf aku juga tidak akan menyerah kan putra ku,dan aku akan mengumum kan ke publik kalau keluarga FU tidak bertanggung jawab"ucap Viana tegas.


Kakek terlihat menahan emosi nya,begitupun papa pram dan mama Cetrin,apa lagi Vian.


"ternyata begini keadaan yang di alami putri ku di sini"ucap seseorang membuat semua orang menoleh.


"Keluarga ALL"ucap mereka serempak


"dimana putri ku"ucap Lia mama Gretta menyapu semua ruangan itu dengan pandangan nya.


"mama"ucap Gretta yang mendengar suara mama nya,dan langsung berlari ke arah lia,dan langsung memeluk nya seerat erat nya dengan air mata yang sudah membasahi pipi nya sampai lengket.


''Gretta sayang''ucap lia menangis mengetahui keadaan putri nya.


''ma aku ingin pulang''tangis Gretta membenam kan wajah nya di bahu sang mama,karna ia sedikit lebih tinggi dari lia sang mama.


"maaf kan kami tuan besar All kami juga tidak tau kejadian nya akan seperti ini"ucap kakek Raden FU merasa bersalah dan malu.


"jika tau begini,kami juga tidak akan pernah mengijin kan putri kami menikah dengan putra keluarga FU''ucap papa terlihat tidak terima.


''maaf tuan candra,putri anda sudah jadi menantu kami dan kalian tidak mempunyai hak untul membawa nya sembarangan''ucap Pram.


''Gretta kemari lah,jangan meninggal kan masalah begitu,mari kita hadapi bersama''ucap Vian memohon.


''tidak,menikah lah dengan nya kasihani lah putra mu dan ceraikan aku''ucap Gretta membuat semua orang yang ada di sana terkejut dengan pernyataan Gretta.


''Gretta cu...cu...ku''ucap kakek FU mencengkram kuat dada nya menahan rasa sakit.


''ayah kenapa?''tanya Candra panik dan berjongkok.


''Gre...tta Alv...ian kalian harus tetap ber....sa...tu''ucap kakek terbata bata dan langsung tak sadar kan diri,membuat semua orang menjadi panik.


''Zack!!!!! siap kan mobil bawa kakek ALL sekarang juga ke rumah sakit!!!"perintah Vian pada Zack dan para pengawa lain nya.


UP pukul 22.24


LIKE KOMEN DONG


MAAF TELAT UP 🙏🙏🙏