
''apa aku begitu tampan?''tanya vian tiba tiba tanpa membuka mata nya.
seketika Gretta menutup mata pura pura tertidur.
''dasar gadis kecil yang nakal''
Gretta merasakan pipi nya di cubit,dan membuka mata sekecil mungkin,ia terbelalak melihat Vian yang akan mencium nya.
''aaaakh''Gretta mendorong Vian dan segera bangkit,lagi lagi vian kecewa akan hal itu.
''kau om om mesum''kesal Gretta keluar dari kamar mewah itu.
''pfffffft gadis kecil ku,mungkin belum saat nya''ucap vian tertawa.
....
di meja makan
''mau keseoklah?''tanya vian melihat Gretta berpakaian seragam.
''udah tau pakek nanyak''ketus Gretta.
''aku yang akan mengantar mu''ucap vian membuat Gretta tersedak.
''uhuk...uhuk....tidak perlu perlu''tolak Gretta meminum air.
''aku yang menentukan bukan kamu''ucap Vian dingin.
''pokok nya aku tidak mau''bantah Gretta menolak dengan keras.
tiba tiba vian bangkit dari duduk nya dan mengangkat tubuh Gretta.
''hei!!!!! apa yang kau lakukan!!! lepas kan aku!!!!''teriak Gretta memukul mukul punggung Vian.
buk...tubuh nya di lempar masuk ke dalam mobil.
''jika kau tidak membiar kan berangkat sendiri ke sekolah aku bakal nekat lompat dari sini''ancam Gretta setelah mobil melaju.
tap....
ia terkejut merasakan sebuah benda berpeluru di kepala nya,ia menelan ludah nya dengan susah payah.
''hei om apa kau ingin menembak ku?''ucap Gretta mengatur nafas nya.
''jika kau macam macam aku tidak segan segan menembak mu''ucap Vian dingin.
''dasar om psikopat''gumam Gretta tak bergerak.
....
setelah sampai di gerbang sekolah vian berhenti.
"nanti siang aku yang akan menjemput mu,jadi jangan macam macam dengan berbuat ulah,dan ingat kau tidak boleh bolos dan balapan lagi mengerti"ancam Vian menurun kan pistol nya.
"a..a..aku janji"ucap Gretta dan segera keluar dari dalam mobil,sedang kan Vian tersenyum sinis.
....
"Gretta!!!!"teriak teman teman nya tiba tiba.
"hay brooo"sapa Gretta.
"Gret geng ikan lele nantangin balapan dan taruhan nya 6 M grett!!!!"teriak Rio histeris senang.
"6 M!!!!!"teriak Gretta tak kalah histeris.
"ia nanti malam Gret pukul 8 malam"tambah dion lagi
"capcus hayok"ucap Gretta tak sabar.
"tapi Gret ini masih jam 7 pagi balapan nya jam 8 malam"ucap leo.
"terus lhu semua bakal nunggu sampe jam 8?"tanya Gretta dengan wajah malas.
"ya enggak lah"ucap mereka serentak,dan menaiki motor masing masing selain Gretta ia naik motor rio.
....
"Grett emang suami lhu gak bakal marah!!!!"tanya rio sambil membawa motor.
"peduli amat!!!"teriak Gretta.
....
sebuah mobil mewah berhenti di depan SMA Swasta Bercahaya yang tak lain adalah Vian yang menunggu Gretta.
setengah jam berlalu tapi orang yang di tunggu nya tak muncul sama sekali.
"gadis ini,sama sekali tidak penurut"geram Vian.
"halo tuan"sapa seseorang dari balik telfon.
"cari keberadaan nona muda"ucap Vian menjawab seseorang dari balik telfon itu dan langsung memutus kan nya.
....
jam 07.45
"Gawat!!!!!!! pasukan tentara !!!! kabur!!!"teriak seseorang membuat semua anak motor yang ada di arena balap liar kabur.
"dasar pecundang!!! kalau tidak mau balapan ya jangan ngaduin kesuami dong,malu maluin huuu!!!"
"tau pakek acara ngundang tentara lagi!!!!"teriak orang orang pada Gretta,mereka semua tau kalau gretta sudah menikah dengan seorang tentara.
"Gret ayo,jangan dengar kan mereka"ajak semua teman teman Gretta.
"kalian pergi lah aku akan baik baik saja"ucap Gretta memaksa mereka pergi mau tidak mau mereka meninggal kan Gretta sendiri.
Gretta berdiri menundukkan kepala nya mengepal tangan nya dengan penuh emosi dan amarah.
"kenapa kau tidak kabur?"tanya seorang pria dengan nada dingin nya dari arah belakang Gretta,tapi Gretta terus berdiri tanpa merespon pria itu.
"kenapa kau diam?"tanya pria itu lagi sebenar nya ia juga emosi dan marah.
"puas!? puas!!!!!!"teriakan Gretta yang menggema berbalik melihat pria itu yang tak lain adalah suami nya sendiri.
"puas udah buat gue di permaluiiin di depan banyak orang haaa!!!!?"teriak Gretta bulir bulir bening menetes dari pelupuk mata nya.
Alvian dengan cepat memopong tubuh Gretta masuk kedalam mobil,meski Gretta yang terus meronta ronta.
pasukan tentara yang melihat hal itu hanya diam mereka menyaksika semua bak seoarang patung.
....
setelah mobil masuk ke dalam gerang Gretta dengan cepat membuka pintu mobil dan berlari masuk kedalam rumah,di ikuti vian yang berjalan sedikit cepat.
saat tiba di kamar vian tak melihat Gretta sama sekali hanya mendengar isakan tangis dari dalam kamar mandi.
"kau tidak berhak mengurusi urusan pribadi ku!!!!"
"kau membuat ku malu di depan orang banyak!!!!"
"kau bajingan,aku baru berusia 17 tahun aku hanya ingin bebas"
"aku membenci mu!!!!!"
"aku ingin bercerai!!!!"teriak Gretta dari dalam kamar mandi dengan isakan tangis.
"gadis yang merepot kan sekali"sinis Vian tanpa menanggapi perkataan Gretta,dan segera keluar dari kamar itu.
1 jam Gretta dalam kamar mandi terus terisak merasa lelah ia keluar menghapus air mata nya tanpa mencuci wajah nya dan mengganti pakaian nya,ia tertidur di atas sofa sesekali dengan sesegukan karna terlalu lama menangis.
krek....
pintu kamar terbuka memperlihat kan pria tampan dengan kimono tidur berwarna biru dan berjalan ke arah Gretta yang terlelap di atas sofa.
ia berjongkok memperhatikan wajah Gretta yang kusam basah dan lengket karna menangis dari tadi siang.
"aku tidak tau cara menghadapi mu gadis kecil ku"ucap Vian mengusap rambut Gretta dan mengangkat tubuh gretta ke kasur.