
"Ma,mama mau kemana?"tanya Benz melihat Gretta yang berjalan terburu buru keluar rumah dengan memakai masker.
"Mama,ada urusan sebentar,kak titip Benz ya"ucap Gretta langsung berlari keluar.
***
"Selamat datang"sapa pegawai restoran itu dengan penuh hormat.
Gretta sedikit membungkuk tersenyum pada kedua pegawai restoran.
Para pegawai itu sedikit heran,melihat Gretta yang memakai masker.
****
"Ling,apa yang ingin kau sampaikan?"tanya Gretta duduk di kursi yang sudah di pesan Ling.
"Nona,maaf saya meminta anda,datang kemari,Grup King sedang mencari keberadaan tuan Benz, siapa yang bisa menemukan Tuan Benz akan di berikan kompesasi yang sangat besar,Foto tuan Benz sudah terpajang di seluruh kota"jelas Ling.
"Jadi,secepat nya kita harus pergi dari negara ini"ucap Gretta.
"Benar nona,tapi untuk sementara waktu,jangan sampai Tuan Benz keluar rumah"ucap Ling dengan mimik wajah yang serius.
"Aku tau"ucap Gretta,rasa khawatir berkecamuk di hati nya.
"Nona,semua akan baik baik saja,tuan Benz akan selalu bersama Nona"ucap Ling,mengetahui Gretta sedang khawatir.
"Terima kasih"ucap Gretta tersenyum,membuat Pipi Ling memerah.
"Ling,aku tidak ingin berlama lama di sini,kita pulang saja"ucap Gretta melihat ke sekitar.
"Baik nona,mari"ucap Ling,mempersilah kan jalan.
****
Saat akan keluar,dari restoran,Gretta terkejut melihat Vian yang baru saja masuk restoran.
Ia berusaha tenang,dan memperbaiki masker nya.
Saat kedua nya berpapasan,jantung mereka saling bersahutan,Gretta langsung berhenti dan memegangi dada nya yang terus berdetak kencang.
Begitupun Vian ia berhenti merasakan sesuatu yang akrab sehingga membuat jantung nya,langsung berdetak kencang begitu saja.
Kedua nya berhenti dengan saling membelakangi.
Gretta dengan cepat keluar dari restoran itu,di ikuti Ling yang sedikit merasa aneh.
Sedang kan Vian,langsung menoleh ke belakang nya,tapi sudah tak ada siapa siapa lagi,selain pegawai restoran.
"Aku merasakan kau berada di sini"gumam Vian,ia tiba tiba memikirkan Gretta.
****
"Apa kamu mau,ke perusahan bersama paman?"tanya Fico pada Benz.
"Iya"jawab Benz langsung menatap Fico.
"Baik lah,ayo"ajak Fico ingin menggendong Benz,tapi Benz langsung menolak nya.
"Aku bisa jalan sendiri paman"ucap Benz menatap datar ke arah Fico,membuat Fico linglung.
"Haish..orang orang ini,selalu ingin memperlakukan ku layak nya anak kecil"gumam Benz.
***
"Benz!!!"
"Benz!!!"panggil Gretta mulai panik,pasal nya ia sudah mencari ke kamar,ke taman,ruang tengah,tapi ia tidak menemukan Benz sama sekali.
"Gretta ada apa?"tanya mama,mendengar Gtetta berteriak memanggil Benz.dari balkon kamar nya.
"Benz,mana ma?"tanya Gretta dengan wajah khawatir.
"Mama kira apa,Benz di bawa sama kakak kamu ke perusahaan"jawab mama datar,karna ia sedang maskeran.
"Ke perusahaaan!!!"teriak Gretta karna terkejut.
Lia tak kalah terkejut nya,dengan teriakan putri nya itu.
Gretta dengan panik nya langsung berlari keluar rumah.
"Gretta!!!!masker mama jadi rusaaak!!!!"teriak mama memegangi wajah nya.
****
"Ya tuhan,apa itu anak tuan muda Fico,tampan sekaliiii!!!"
"Tuan muda Fico belum menikah!!"
"Oh imuuuut nya!!!!"
"Aku ingin memeluk nya,anak yang benar benar tampan!! Lucu!!! Dan imuuut!!"
"Eh bukan kah anak tampan itu,yang ada di poster poster kota"
"Kenapa aku merasa wajah anak itu,sangat mirip dengan seseorang ya"
"Benar aku juga merasa mirip dengan seorang CEO"
Bisik bisik karyawan.
****
Setengah jam kemudian mobil Gretta berhenti di perusahaan ALL,ia langsung keluar dari mobil nya,dan berlari masuk ke dalam perusahaan.
Kedua Satpam,berusaha menghalangi Gretta masuk,tapi Gretta terus memohon mohon,dan mengatakan alasan yang cukup masuk akal,sehingga mereka mengijin kan Gretta masuk.
****
Brak....
Pintu terbuka lebar,membuat 4 mata langsung menoleh.
"Benz,di mana?"tanya Gretta.
"Akh dia sedang berjalan jalan keluar bersama asisten papa"jawab Candra.
"Kemana?"tanya Gretta dengan nafas ngos-ngossan.
"Di taman,balkon"jawab papa lagi.
Gretta bernfas lega,dan menghampiri Benz yang berada di balkon.
"Mama!! Kenapa di sini"tanya Benz.
"Kita pulang yuk"ajak Gretta berjongkok dan mengusap rambut benz.
"Baik ma"ucap Benz
***
"Pa,kita pulang dulu ya"pamit Gretta pada papa nya.
"Baik lah,hati hati di jalan"ucap papa.
"Biar aku saja yang mengantar kalian"ucap Fico.
"Tidak usah kak"tolak Gretta.
****
"Ma,mobil di belakang terus mengikuti kita"ucap Benz yang duduk di samping kemudi.
Gretta melihat dari spion,ia langsung menancap gas mobil nya.
"Benz kencang kan sabuk pengaman mu!!!"teriak Gretta.
"Sudah ma"jawab Benz berteriak.
Mobil yang mengikuti mereka,juga semakin balap,dan semakin mendekat.
Brak....
Mobil itu menabrak nabrak kan mobil nya,dengan mobil Gretta.
"Sial!!"geram Gretta rem mendadak membuat salah satu mobil hitam itu,naik ke atas mobil Gretta.
"Benz,ingat jangan keluar"ucap Gretta pada Benz.
"Ia ma,hati hati"ucap Benz,Gretta mengangguk dan segera Gretta keluar dari mobil.