Mafia King VS Badgirl

Mafia King VS Badgirl
KANDAS



''keluar kalian!!!!''teriak Gretta menggema di dalam ruangan itu.


''ekhem hai''ucap seorang pria tersenyum ke arah Gretta.


''siapa kau? dan kenapa kau menculik ku?''tanya Gretta menatap tajam pria itu.


''tatapan mu tajam sekali ya,dan wajah mu juga sangat cantik dan imut,kulit yang mulus,membuat ku tidak rela membunuh mu ahahahaa!!!!''tawa pria itu menyentuh dagu Gretta yang lembut.


''cih,,,,,''decih Gretta menghindar dari tangan pria itu.


''Tunggu saja tuan ku datang,dan saat itu dunia mu akan hancur dan kau akan segera matii ahahahaha''tawa pria itu lagi.


''Jika kau berani menyentuh ku,suami ku akan memotong motong tangan muuu''ucap Gretta teguh.


''pfffft suami mu? dia bahkan tidak peduli pada mu,kalau dia peduli pada mu pasti sekarang dia akan mencari mu,mungkin dia akan membiar kan mu dan menikahi wanita lain''ucap pria itu sinis.


''itu tidak mungkin,dia bilang hanya ingin punya 1 istri,dan dia sangat mencintai kuuu!!!!''ucap Gretta tak kuasa menahan tangis nya.


''cih,kau tau siapa itu Viana? dia adalah tunangan Suami mu itu sejak kecil hingga mereka kuliah sampai sampai mereka hampir saja menikah,tapi karna sesuatu membuat mereka berpisah namun tak di sangka sangka Suami mu itu ternyata menanam benih di perut Viana''jelas Pria itu dengan suara lantang.


''dan sampai sekarang,hanya Viana lah di hati suami mu itu''ucap pria itu tersenyum senang.


''tidak,tidak mungkiiiin!!!''teriak Gretta menolak untuk percaya.


''kau tidak percaya? kau bisa menelfon nya sekarang''Ucap nya menyerah kan telfon nya.


tut...tut....


panggilan masuk


''siapa?''tanya Vian dari balik telfon.


''halo,jika tidak ada urusan lain,aku akan mematikan telfon nya,aku sedang sibuk''sinis Vian lagi


''sibuk?'' tanya Gretta pada diri sendiri,dan langsung memutus kan sambungan telfon.


"sibuk mengurus pernikahan baru mu dengan wanita itu?"sinis Gretta.


"kenapa? apa sekarang kau percaya?"tanya pria itu lagi merampas hp nya dari tangan Gretta.


"kalau mau membunuh ku,lakukan sekarang"ucap Gretta membuat pria itu terkejut.


"wanita ini,kasihan juga dan seperti nya dia orang baik,bukti nya saat viana meminta tolong pada nya,dia bahkan datang dengan cepat?" gumam pria itu jadi tidak tega.


"bukan kah kalian ingin membunuh ku? bunuh aku sekaraaaang!!!!"teriak Gretta membuat pria itu spontan menutup mulut nya dengan tangan.


"diam,tuan datang kau bisa di bunuh dengan sadis jika kau macam macam"bisik pria itu.


"Tuan"ucap pria itu pada seorang pria yang baru saja masuk ke ruangan itu,dan langsung duduk di kursi kebesaran nya tepat nya di depan Gretta.


."hei perempuan,angkat kepala mu,aku ingin melihat wajah mu!!!"sinis orang itu dengan aura yang mematikan.


Gretta tanpa rasa takut langsung mengangkat kepala nya.


"Gretta!!!"ucap orang itu.


"kenapa? apa anda mengenali saya?"tanya Gretta jadi bingung.


"bunuh dia sekarang"ucap orang itu.


"tunggu!!!!"ucap seorang wanita membuat mereka menoleh.


"hai Gretta,sebelum kau mati aku ingin membuat mu menderita dulu,kau tau kau hanya alat untuk Vian,sebagai alat untuk semakin meninggikan kekuasan nya"sinis Viana.


''dan kau tau,kami akan menikah karna kami sudah mempunyai putra,dan semua keluarga sudah setuju bahkan Alvian pun sudah setuju"ucap Viana mencengkram wajah Gretta dan langsung menghempas kan nya.


''kau hanya punya pilihan mati untuk selama nya"ucap Viana dan melayang kan tangan nya.


plak.....


"ini adalah tamparan saat kau menampar ku masakan pertama mu yang buruk itu"sinis Viana.


plak...plak...


"kedua tamparan ini adalah tamparan karna kau berani merebut Alvian dari ku"


bruk....


Viana dengan sadis nya menendang perut Gretta dengan keras membuat ia yang di ikat di kursi terjatuh.


"dan itu adalah,karna kau pantas mati!!!"ucap viana menggores kecil leher Gretta membuat darah segar keluar.


kedua pria itu yang ada di sana terkejut dan tidak percaya dengan kelakukan Viana.


"ternyata dia benar benar bukan orang biasa,dia benar benar orang jahat" gumam Gretta tersenyum sinis dengan darah yang mengotori pakaian nya,dan darah keluar dari mulut nya karna tendangan Viana di perut nya.


"kakak hentikan"ucap pria yang di sebut tuan itu,melihat Viana yang akan menggores wajah Gretta.


"apa yang kau lakukan justin"ucap Viana menatap tajam pria itu.


"justin"ucap Gretta pelan.


"tutup mulut mu kak"ucap pria itu langsung menutup mulut Viana.


"kau tidak apa apa?''tanya pria itu membantu menaikan kursi Gretta.


''apa kau justin?''tanya Gretta menatap lekat wajah pria itu.


''ya saya justin,apa kau mengenali ku?''tanya pria itu sinis.


''lupakan,mungkin aku salah orang,tidak perlu membantu ku''ucap Gretta.


''cih dasar wanita ja**ng"ucap Viana meludahi wajah Gretta.


"kak hentikan,aku tidak akan membunuh nya,tapi aku akan mengirim kan nya ke negara lain"ucap Pria itu yang tak lain memang benar benar justin sahabat kecil Gretta.


"apa???? tidak bisa''ucap Viana.


''itu bukan urusan kakak,aku sudah memenuhi permintaan mu,sekarang keluar lah,ini urusan ku''ucap justin tegas,membuat Viana dengan marah nya langsung keluar.


''sekarang kau akan menikah dengan Alvian itu,apa kurang cukup?''tanya justin menatap tajam Viana,membuat Viana dengan marah nya langsung keluar.


mendengar semua itu Gretta tak kuasa menahan tangis nya.


"aku akan pergi,semua kenangan bersama mu akan selalu ku kenang di hati yang paling dalam,hubungan kita akan kandas sampai di sini,semoga kau bahagia bersama wanita itu,dan semoga kita tidak akan pernah bertemu,mama papa semoga kalian bahagia,kakek aku tidak bisa memenuhi permintaan terakhir mu,aku membenci mu Vian selama nya" ucap Gretta bergumam untuk terakhir kali nya.


''Gretta bangun lah''ucap Justin mencoba membangun kan Gretta yang tak sadar kan diri.


''Gretta ku mohon jangan tinggal kan aku!!! aku minta maaf!!!''tangis justin memeluk tubuh Gretta yang tak berdaya lagi.


''Grettaaaaaaa!!!!!''teriak Justin histeris