Mafia King VS Badgirl

Mafia King VS Badgirl
melakukan segala nya



''Pindah ke depan,sekarang"ucap Vian,dengan hati hati Justin pindah ke samping pilot.


"ke singapure''ucap Vian duduk di samping Gretta yang tak sadar kan diri sekarang.


Vian memeluk Gretta dengan hati hati,bahagia campur sedih begemuruh di hati nya.


*****


''ternyata cinta begitu kuat,sampai sampai tuan ku melakukan segala nya untuk menyelamat kan nona bahkan membahayakan nyawa nya sendiri'' gumam Zack terharu bercampur bahagia.


****


"operasi berjalan dengan lancar,dan syukur lah keadaan nona dan bayi nya baik baik saja"jelas dokter yang menangani operasi Gretta,berbicara dengan bahasa inggris.


"bayi!!?"tanya Vian tak percaya,dan merasa salah dengar,menggunakan bahasa inggris.


"benar tuan,selamat Istri anda sedang mengandung,dan usia kandungan nya masih sangat muda tuan,mohon lebih di perhatikan dan di jaga dengan baik baik"ucap dokter itu tersenyum.


"baiklah"ucap Vian berseri saat ini ia sangat bahagia,ia benar benar sangat bersyukur.


"baik lah tuan saya permisi dulu,sebentar lagi pasien akan sadar"ucap dokter itu lembut,ia ikut bahagia sebagai dokter.


"terima kasih dokter"ucap Vian


****


"Istri ku"ucap Vian saat Gretta membuka mata nya perlahan.


"hiks" Gretta menangis melihat wajah pria yang sekarang di benci nya.


Vian menghapus air mata Gretta yang mengalir di wajah nya.


"kenapa kau menangis?"tanya Vian lembut.


Tapi Gretta sama sekali tak menjawab,ia terus menangis.


"jangan menangis lagi,tidak baik untuk calon bayi kita"ucap Vian mengelus perut rata Gretta.


"calon bayi?"tanya Gretta menatap Vian


"iya kita akan segera mempunyai bayi kecil"ucap Vian mengusap lembut perut rata Gretta.


seperti di sambar petir perasaan Gretta.


"kenapa? kenapa di keadaan kacau balau seperti ini,aku harus mempunyai anak"gumam Gretta semakin menangis.


"kenapa? apa kau tidak bahagia kita akan memiliki seorang anak?"tanya Vian khawatir.


"hiks...aku tidak mengingin kan anak ini...aku tidak mengingin kan nya!!!"teriak Gretta ingin memukul mukul perut nya tapi Vian menahan tangan nya.


"lepas kan,lebih baik ia tidak lahir ke dunia iniiii!!! dia akan menderitaaa"tangis Gretta tersedu sedu.


"apa yang kau katakan!!"ucap Vian dengan nada tinggi menahan emosi nya.


"kau sudah mempunyai seorang putra dari wanita yang kau cintai sejak kecil bahkan sampai sekarang!!! apa kau masih mengingin kan anak dari ku!!!"teriak Gretta terus menangis tersedu sedu.


"omong kosong,kau adalah perempuan yang paling ku cintai,kenapa aku tidak mengingin kan anak dari mu!!"tanya Vian menatap tajam Gretta.


"bukan kah yang ku katakan benar,kau akan menikah dengan nya!!!!!! lalu bagaimana dengan ku dan calon anak ku nanti!!!"teriak Gretta,namun tiba tiba perut nya terasa keram.


"akh...perut ku"ringis Gretta memegangi perut nya.


"kenapa?"tanya Vian berubah jadi panik dan langsung memanggil dokter.


"sakiit"ringis Gretta memegangi perut nya.


***


"jangan biar kan,istri tuan depresi atau banyak pikiran dan tekanan itu bisa berakibat dengan kandungan nya tuan"jelas dokter itu.


"saya mengerti"ucap Vian,segera dokter itu keluar dari ruangan itu.


Gretta memaling kan wajah nya saat Vian akan menatap nya.


"keluar lah,aku sangat membenci mu,aku tidak ingin melihat wajah mu yang membuat ku marah"ketus Gretta berbicara tanpa melihat wajah Vian.


Vian berusaha menahan emosi nya menghembus kan nafas kasar.


"baik lah"ucap Vian keluar dari ruangan itu.


****


Vian duduk di depan ruangan itu dengan pikiran yang kacau.


"kenapa? hari semakin hari aku merasa kamu semakin membenci ku dan menjauhi ku gadis kecil?'"gumam Vian memberantaki rambut nya.


"Tuan,saya sudah mendapat kan informasi tentang orang yang mencoba menculik nona"ucap Zack berdiri di depan Vian.


"katakan lah"ucap Vian dengan nada dingin.


"Justin Diaz pemimpin perusahan Keluarga Diaz,dan dia adalah kakak laki laki Viana Diaz"jelas Zack tidak mempunyai informasi banyak.


"hehe,ternyata saudara ya"sinis Vian tertawa bak iblis.


"wanita itu,berani nya mencoba menyakiti Gadis kecil ku,lihat saja apa yang akan ku lakukan pada mu"ucap Vian tersenyum sinis.


****


"kenapa aku tidak mati saja?"tangis Gretta meremas perut nya.


"apa yang kau lakukan!!!"ucap Vian terkejut saat masuk melihat Gretta meremas perut nya dengan erat.


Vian langsung menangkap tangan nya,


"kenapa kau,tidak mempunyai rasa kasihan pun pada seorang bayi yang belum lahir"jengkel Vian.


"aku justru menghalangi nya untuk tidak merasakan sedih dan kejam nya dunia,mempunyai ayah yang mempunyai anak dari wanita lain,bahkan tidak memperdulikan perasaan ku,dan diam diam menemui wanita itu"ucap Gretta dengan isakan tangis .


Vian terkejut dan terdiam mendengar ucapan Gretta.


****


1 minggu kemudian


Vian mendorong kursi roda Gretta masuk ke rumah.


Gretta merasa aneh melihat Suasana rumah yang berbeda seperti biasa nya,Vian mendorong masuk kursi roda Gretta ke dalam lift menuju kamar mereka.


....


Gretta terkejut saat lift terbuka.


"akh kalian!!"ucap Viana terkejut melihat Gretta dan Vian keluar dari lift.


"kenapa kalian tidur di sini?!!!"tanya Vian menatap tajam Viana.


"maaf,Yeon tadi hanya mau tudur di sini,aku bahkan mengajak nya tidur di kamar lain tapi dia tidak mau"ucap Viana dengan wajah sendu.


Vian menoleh ke tempat tidur dan melihat Yeon sedang tertidur pulas di tempat tidur mereka.


"baik lah,biar kan dia tidur,dan kau keluar lah"ucap Vian menyuruh Viana keluar.


"benar benar ingin merebut posisi ku ya,silah kan saja,aku akan memberikan nya dengan ikhlas"ucap Gretta dan mendorong kursi roda nya sendiri dan keluar dari kamar itu.