
"Kenapa kita tidak menahan perempuan itu?"tanya seseorang dari mereka.
"Apa kau tidak tau siapa dia?"tanya pengawal lain nya.
"Ternyata orang yang sudah mati,bisa hidup kembali"
Mereka berbicara seperti patung,hanya mulut saja yang berbicara.
***
"Tuan sama sekali tidak ada kabar"ucap Zack.
Vian terdiam mendengar kan Zack seketaris nya itu menjelas kan.
"Mungkin tuan Benz sudah di bawa ke Thailand"ucap Zack menebak.
"Tidak,mereka masih ada di negara ini"ucap Vian yakin.
Braaak....
Pintu terbuka dengan keras,membuat mereka menoleh bersamaan,dan sangat terkejut.
Vian terdiam,bak patung,tidak percaya akan apa yang ia lihat saat ini.
Begitupun Zack,ia benar benar terkejut.
"Tuan"ucap Zack.
"Tolong selamat kan putra ku"ucap Gretta yang berdiri di ambang pintu,yang memakai tantop putih di lumuri darah.
"Gretta!!"ucap Vian berlari ke ambang pintu langsung memeluk Perempuan yang sangat ia cintai.
"Gretta"lirih nya,terus memeluk Gretta,hingga pakaian yang ia pakai terkena darah.
"Apa yang terjadi?"tanya nya tak terasa air mata nya terjatuh.
"T..o..long sel..am..at kan pu..tra ku"ucap Gretta dan tak sadar kan diri di pelukan Vian.
"Zack!!!siap kan mobiiil kita ke ruma sakit sekarang!!!!!"teriak Vian pada Zack yang sedari tadi masih terdiam.
"Baik tuan"ucap Zack berlari keluar.
Vian membuka jas nya,dan memakai kan di tubuh Gretta,dan langsung mengangkat tubuh Gretta yang sudah basah karna darah.
Semua pengawal memberikan jalan dan membuka kan pintu pada tuan nya.
Zack yang sudah menyiap kan mobil langsung membuka nya.
"Ku mohon bertahan lah,jangan tinggal kan aku lagi"gumam Vian yang berada dalam mobil dengan Gretta di pangkuan nya.
"Zack!!!bisa kau kah cepat sedikiiit!!!!"teriak Vian,ia sangat khawatir melihat darah yang berada di tubuh istri nya.
Zack semakin menancap gas nya,hingga tak sampai 5 menit,mereka sampai di rumah sakit.
Membuat dokter dokter dan para perawat buru buru menyiap kan bad hospital.
Semua kaum hawa malah terpesona dengan Vian,yang seperti pahlawan,meski pakaian nya berdarah dan berantakan,malah menambah kan ketampanan nya di mata kaum hawa.
Vian dan Zack ikut mendorong bad hospital,sampai di depan ruang operasi.
****
"Ku mohon,bertahan lah,aku akan membayar semua nya kesalahan ku dulu,jangan tinggal kan aku"gumam Vian terus bolak balik.
"Tuan tenang lah,nona pasti baik baik saja"ucap Zack mencoba menenang kan tuan nya itu.
"Keluar!!!cari tau siapa yang sudah menyebab kan istri ku seperti ini!!!bunuh semua mereka tanpa tersisa"ucap Vian dengan sorot mata penuh kemarahan.
"Baik tuan"ucap Zack segera meninggal kan tuan nya.
****
Sementara di dalam ruang operasi.
Lampu operasi di hidup kan, alat alat bedah sudah di siap kan,suster suster melap keringat kedua dokter itu.
Pakaian Gretta di gunting,dada nya sedikit di koyak,sampai peluru nya dapat,setelah peluru di dalam dada sudah dapat,dada Gretta kembali di jait sebaik mungkin,dokter dan suster itu sedikir bernafas lega.
Kemudian berpindah ke bahu Gretta yang juga terkena pistol,mereka sangat kagum dengan perempuan yang mereka tangani saat ini.
Benar benar wanita kuat,ucap mereka dalam hati.
***
Saat lampu operasi mati,yang mempertandakan operasi selesai,jantung Vian semakin berdetak kencang.
"Bagaimana?"tanya Vian menatap tajam dokter yang baru saja keluar.
"Syukur lah tuan,operasi nya lancar,nona benar benar orang yang kuat,sebentar lagi mungkin akan sadar,dan sudah bisa di pindah kan ke ruang rawat"ucap dokter itu merasa tertekan dengan tatapan Vian barusan.
Vian bernafas lega,ia benar benar bahagia,kehidupan nya kembali lagi.
****
"Gadis kecil"ucap Vian memegang tangan pucat Gretta yang berabring lemah tak sadar kan diri,di tempat tidur.
Vian mencium tangan Gretta dengan waktu yang lama.
"Kemana saja kau selama ini?kenapa kau tidak kembali,kalau kau ternyata masih hidup"tanya Vian air mata nya menetes di tangan Putih Gretta.
''lalu di mana anak kita sekarang?''tanya Vian pada Gtretta yang masih tak sadar kan diri.
Rasa bahagia Vian tak tergambar kan,kala mengetahui wanita yang di cintai nya,yang selama ini di kira sudah meninggal dunia,tiba tiba muncul di hadapan nya.
****
"Kalian manusiaaa iblis!!!! Kalau mama ku kenapa napa kalian akan tau akibat nya!!!"teriak Benz pada seorang pria dan seorang wanita di depan nya sekarang.
"Mulut mu tajam sekali sayang"ucap wanita yang berpakain setengah jadi itu.
"Cuih,jangan sentuh akuu"teriak Benz meludahi tangan wanita yang baru saja menyentuh nya itu.
"Kau!!!anak kurang ajar!!!"teriak wania itu itu ingin memukul Benz,tapi sebuah tangan menghentikan nya.
"Viana,jangan coba melukai anak ini,dia adalah tambang emas ku,kalau kau menyentuh nya sedikit saja,kau akan merasakan akibat nya dari ku"ucap pria yang tak lain adalah pemimpin grup Lion.
bab selanjut nya beberapa menit lagi ya😁