Mafia King VS Badgirl

Mafia King VS Badgirl
part 78



''sini sayang duduk sama oma''ajak Cetrin pada Benz.


''sini sama oppa aja''ajak pram tersenyum ke arah cucu nya itu.


Benz tersenyum kecil dan berjalan ke arah oppa nya dan duduk di tengah tengah Pram dan Candra membuat lia dan Cetrin cemberut.


Vian dan Gretta tertawa menyaksikan hal itu.


setelah perbincangan panjang,ke empat orang tua itu pamit pulang,dengan Benz yang ikut bersama Pram dan Cetrin.


****


Gretta yang bersiap siap tidur merapikan tempat tidur,tapi tiba tiba saja seseorang memeluk nya dari belakang,dan langsung saja ia berbalik.


''hai sayang''ucap Vian tersenyum lebar.


''kau membuat ku terkejut''kesal Gretta langsung mendorong Vian.


''ck''decak Vian kesal dengan sikap Gretta,ia kembali menarik tangan Gretta dan mememluk nya dengan erat.


''Ck,lepas kan aku,aku sudah sangat mengantuk''ucap Gretta dengan nada malas nya.


Bukan nya melepas kan Vian malah menarik Gretta untuk menghadap nya,saat mereka sudah saling berhadapan Vian langsung mencium bibir Gretta dengan waktu yang lama.


ia ******* nya dengan lembut.


Grettta membulat kan mata nya terkejut mendapat kan serangan mendadak dark Vian,ia berusaha mendorong Vian,namun Vian memeluk nya dengan erat,sampai tidak bisa bergerak.


Vian semakin menarik kepala Gretta memperdalam ciuman nya,ia ******* nya dengan sangat lembut,itu benar benar manis menurut nya,sampai sampai ia tidak ingin melepas kan nya.


Gretta mulai kehabisan nafas,dengan cepat ia menggigit bibie Vian sampai mengeluar kan darah.


''brengek''kesal Gretta ingin memukul dada bidang Vian,namun dengan cepat Vian menangkap nya,dan menjatuh kan tubuh nya dan Gretta ke tempat tidur dengan satu tangan nya memegang kedua tangan Gretta dan tangan yang satu nya memegang dagu Gretta.


jantung kedua nya saling berdetak dan bersahutan.


''aku merindukan mu''ucap Vian dengan nafas yang terasa hangat di wajah Gretta.


Jantung Gretta semakin tak bisa di kontrol,ia menelan salvina nya kala merasakan tubuh Vian juga terasa hangat.


''aku mengingin kan nya''ucap Vian dengan wajah meminta persetujuan, namun dengan nafas yang memburu,


Gretta semakin tak karuan tubuh nya juga ikutan hangat begitu pun nafas nya.


melihat Gretta terdiam,menurut Vian itu arti nya setuju,ia kembali ******* Bibir mungil Gretta dengan buas nya.


membuat Gretta tak bisa bernafas,merasakan hal itu Vian melepas kan nya dan menatap wajah Gretta dengan lembut.


''boleh kan,aku akan melakukan nya dengan lembut''ucap Vian dengan nafas yang terengah engah begitupun Gretta,mereka sudah di landai asmara.


Melihat wajah Gretta yang malu,Vian semakin tak tahan,ia menarik wajah Gretta dan kembali menyatukan bibir mereka,kali ini Gretta ikut menikmati nya,mengetahui hal itu Vian tersenyum senang.


satu tangan Vian sudah mulai menjalar membuka kancing pakaian tidur Gretta,karna begitu lama ia menarik pakaian tidur itu sampai robek dan membuang nya ke segala arah.


Gretta benar benar tak bisa mengontrol diri nya sendiri,ia langsung memeluk leher Vian dengan erat,menyembunyikan wajah nya di dada bidang Vian.


''jangan takut''ucap Vian dengan lembut nafas nya yang hangat menerpa kulit wajah Gretta,tangan nya sibuk membuka pengait bra Gretta.


Gretta yang merasakan hangat nafas Vian,langsung mencium bibir pink suami nya dengan sedikit ******* nya,dengan tangan nya yang memeluk leher Vian.


Vian tersenyum senang,dan setelah berhasil membuka pengait bra Gretta ia membuang nya ke segala arah,terlihat gundukan yang tetap ketat.


Vian mencium Bibir mungil Gretta dan berpindah ke leher dan dada nya hingga ke gundukan itu,ia bermain cukup lama di sana,membuat Gretta tak tahan hingga suara desahan keluar dari kamar itu.


Vian membuka pakaian nya menampakkan tubuh sispak nya.


malam itu menjadi malam yang panjang untuk mereka berdua๐Ÿ™ˆ๐Ÿ™ˆ๐Ÿ™ˆ.


****


pagi hari Gretta membuka mata nya terasa berat,dan merasakan sesuatu menindih perut nya,ia membuka mata nya dan terkejut melihat mata Vian yang ternyata menatap nya dari tadi.


ia langsung menutup wajah nya dengan selimut,namun ia juga terkejut melihat banyak ****** di leher dan gundukan nya.


Vian tertawa melihat hal itu,ia membuka selimut yang menutupi kepala Gretta.


"kenapa wajah mu merah begitu?"tanya Vian dengan cekikan.


"jangan menggoda ku"kesal Gretta mendorong Vian.


Gretta menggulung selimut di tubuh nya,dan ingin berjalan ke arah kamar mandi,namun ia merasakan sakit di bagian intim nya,membuat nya susah untuk berjalan.


melihat hal itu,Vian langsung menggendong Gretta yang di baluti selimut,berjalan ke arah kamar mandi.


"apa yang ingin kau lakukan? lepas kan aku"tanya Gretta dengan suara meninggi.


"tentu saja ingin mandi bersama dengan istri ku"ucap Vian dengan wajah polos nya.


"kau berani"kesal Gretta wajah nya sudah sangat merah bak tomat.


"apa yang salah,kita sudah halal!!,sudah sah"ucap Vian lagi dan membuka pintu kamar mandi dengan terus menggendong Gretta masuk kedalam.


Vian menutup pintu kamar mandi,dan melettakan Gretta di bathup,melepas kan Selimut yang membaluti tubuh Gretta.


jangan lupa like komen Vote rate ya sekedar memberi author semangat.


jangan lupa share ya membantu orang lain menemukan cerita ini,atas perhatian nya terima kasih.