
Foto kencan terbaru Jennie Kim kembali diperbincangkan setelah outlet media Dispetch mengunggahnya di laman instapad.
Foto yang menunjukkan wajah Jinu yang diblur itu diberi caption 'Jennie Kim berpacaran dengan malaikat'. Sesaat setelah berita itu dirilis, para netizen pun ramai membicarakannya di situs Fann dan N4ver.
[1] Kami ingin tahu wajahnya!
[2] Jadi Jennie memacari malaikat? Apa Dispetch bercanda?
[3] Aku tak percaya, tapi wajahnya memang sudah terlihat tampan meski diblur.
[4] Kalau diblur berarti dia nonceleb, aku ingin tahu seberapa tampan dia?
[5] Jennie adalah panutanku, makanya aku tak percaya saat dia diberitakan selingkuh dengan CEO tua..
Komentar-komentar positif mulai bertebaran. Hal ini bisa menjadi angin segar bagi Jennie untuk bisa memulai kembali karirnya sebagai aktris.
Miyeon menampakkan raut kesalnya, padahal baru saja ia menyelesaikan take pertama dengan adegan gembira. Gadis cantik itu berselancar di ponselnya dan langsung saja mendapati berita yang menyebalkan. Apa lagi kalau bukan berita tentang Jennie Kim.
"Manajer Kim, berita macam apa ini?" Protesnya pada si manajer. Padahal berita itu 'kan bukan salah manajernya.
"Jennie Kim?" Tanyanya. Miyeon mengangguk, "Laporkan pada CEO Park, dia harus mengurus berita ini!" Pinta Miyeon yang langsung saja dikerjakan oleh si manajer. Gadis itu tahu siapakah pria yang berada di foto ini, tentu ia adalah Kim Jinu.
"Apa mereka benar-benar serius menjalin hubungan?" Miyeon bertanya-tanya.
"Siapa yang kau maksud?" Miyeon menoleh ketika mendapati Jisoo sudah di belakangnya dan bertanya. Gadis bertubuh ramping itu berdiri, "Sejak kapan kau di situ?" Tanya Miyeon.
Jisoo melipat kedua tangannya, "Sejak tadi, dan aku mendengar manajermu menyebut nama Jennie Kim,"
"Kau salah dengar, aku menyebut Jinu Kim bukan Jennie Kim!" Tegas Miyeon. Jisoo memiringkan kepalanya, "Jinu Kim?" Tanyanya. Jisoo cukup terkejut ketika Miyeon menyebutkan nama Jinu, apakah mereka saling mengenal?
"Ya! Apa kurang jelas?" Miyeon melirik sinis. Jujur, Jisoo menjadi mendadak khawatir pada Jennie dan mulai mencurigai Jinu.
Aku tak bisa tinggal diam! Besit Jisoo dalam hati.
...♡♡♡...
Sementara itu, Jinu sedang berada di pameran dan berkeliling untuk melihat-lihat karya dari seniman lain. Yuqi menghampirinya, gadis itu membawa sebuah bungkusan lukisan yang siap ia berikan pada Jinu.
"Ini untuk sunbae," ujarnya. Jinu menerima bungkusan itu dan tersenyum, "Terima kasih, boleh kubuka disini?" Tanya Jinu yang langsung saja dijawab anggukan oleh Yuqi.
"Apa ini aku?" Tanya Jinu setelah membuka lukisan itu, Yuqi mengangguk, "Iya, itu hadiah untuk sunbae,"
"Hadiah? Tapi aku tak berulang tahun," jawab Jinu.
"Apa harus menunggu ulang tahun dulu, baru boleh memberi hadiah?" Tanya Yuqi, Jinu tersenyum, "Terima kasih, ya!" Ucapnya.
"Iya sunbae, sama-sama," jawab Yuqi.
...♡♡♡...
Jinu pulang dari pameran cukup larut malam, pria itu berjalan pelan dan mencoba tak membuat suara gaduh karna tak ingin membangunkan Jennie yang pasti sudah tidur. Pria itu langsung saja bergegas ke dapur untuk memakan kudapan sebelum tidur. Jinu mendadak diam di depan dapur karna mendapati Jennie sedang terlelap di meja makan. Pelan ia melangkah menghampiri, didapatinya dua porsi bulgogi yang sudah dingin.
Jinu tersenyum simpul, "Apa kau tertidur karna menungguku pulang?" Tanyanya sembari menyingkirkan rambut Jennie yang menutupi wajah.
Deg deg deg!
Jinu berdebar-debar. Jennie nampak seperti bayi saat ini. Wajahnya terlihat manis dan rapuh secera bersamaan. Seolah senang dengan rambut Jennie, Jinu mulai memainkannya dengan jemari.
Kenapa aku merasa sangat nyaman dengan —Kattie menyebalkan— ini? Tanya Jinu dalam hati.
...♡♡♡...