Lovely Stranger

Lovely Stranger
Bantuan CEO Agensi Baru



"Umhhh.. Umhhh.. Smooachhhhhh.."


Bunyi mesum itu berasal dari ruangan tengah. Sudah sekian lama atau tepatnya hampir 2 bulan ini, pasangan itu tak sempat menghabiskan waktu bersama.


Plak!


Segera Jisoo menampik tangan Mino ketika pria itu mencoba meraba dada nya. Gadis itu menghentikan ciumannya sejenak.


"Yakk.. Oppa, mau ku cincang ya!?"


Gertaknya, sedangkan sang pria hanya cengengesan.


"Ayolah, sudah hampir 2 tahun kita pacaran.. Tak bisakah Kim Jisoo memberikan Mino-oppa sesuatu?."


Pria yang garang di panggung itu menampilkan aegyo nya.


Bagaimana bisa ia semanis ini.. Aegyo nya berbahaya, ini harus dihentikan..


Besit Jisoo dalam hati.


"Oppa lamar aku dulu, baru aku akan memberikannya.."


Jawab Jisoo sembari mencubit pipi kekasihnya.


"Benarkah?"


Tanya Mino memastikan.


"Um!"


Gadis itu mengangguk.


Tink


Lengkingan bel apartment Jisoo seolah merusak suasana. Mino menghembuskan nafas kesalnya.


"Bukankah kau sudah menyuruh manajer mu untuk pergi yang jauh?"


"Entahlah, mungkin ada sesuatu yang tertinggal.. aku akan bukakan pintu dulu.."


Jisoo beranjak dari sofa dan menuju pintu keluar. Gadis itu membukanya dan terkejut ketika tahu siapa yang datang.


"JENNIE-YAAA.."


Pekiknya yang kemudian melompat ke arah sahabatnya itu sembari memeluk tubuh Jennie.


"Aku merindukanmu.."


Rengek Jisoo. Namun, ia menghentikan sikap kekanakannya ketika sadar bahwa Jennie tak datang sendirian.


"Eung- si-siapa dia? Pacarmu kan?" tanya Jisoo sembari melirik pada sosok tampan yang berdiri di samping Jennie.


Jawab Jennie.


...♡♡♡...


Miyeon masih berselancar di ponselnya, kerjaannya seharian ini hanyalah stalking akun instapad milik Kim Jinu.


"Dia tampan sekali, nampaknya dia orang kaya.."


Miyeon menerawang jauh dan teringat pada perkataan Park Jinyoung tempo hari.


Dia putra Kim Seunghyun, teman masa SMA ku dulu.


Ucapan itu terngiang. Miyeon mencoba mengetik nama itu di mesin pencarian online milik nya, gadis itu membulatkan mata ketika hasil pencarian telah muncul di layar ponselnya.


"A-apa? Kim Seunghyun, seorang seniman dan memiliki bisnis properti sampai ke Eropa.. Dan ibunya, Park Sandara, desainer yang pernah bertemu dengan ibu waktu itu?"


Miyeon menggelengkan kepala nya karna heran, mengapa dunia begitu sempit?


"Aku punya ide"


Gumamnya sembari menampakkan seringaiannya yang tetap nampak imut.


...♡♡♡...


Apa kau bisa membantu ku mencari tahu siapakah CEO X dan Nyonya A yang mereka maksud? Aku tak pernah tahu siapa orang orang itu.. Aku harus meluruskannya.


Ucapan Jennie kembali terngiang di telinga Jisoo, gadis itu sedang dalam perjalanan ke gedung agensi The South, bersama dengan Mino.


"Apa Nam-CEO akan mengabulkan permintaan ku? Mengingat Jennie bukanlah artis binaan di agensi ini.."


Tanya Jisoo.


"Entahlah, Taehyun pernah menyukai Jennie.. Harusnya dia mau membantu.."


Jawab Mino sambil fokus mengemudi. Jisoo pun masih ingat dengan kejadian 5 tahun yang lalu, dimana Jennie pernah menolak cinta Taehyun.


Eumhh.. Agensi tak mengijinkan kami para trainer untuk berpacaran.. Aku tak mau melanggat aturan.


Berkat perkataan itu juga, Taehyun jadi memiliki tekat untuk mendirikan agensi yang membebaskan para artisnya untuk berpacaran. Oleh sebab itu, Mino dan Jisoo tak pernah mendapatkan kendala atas hubungannya.


"Kira kira, apa Nam-CEO akan mengerti?"


Jisoo ragu.


"Kau tak akan tahu hasilnya, jika belum kita coba.."


Jawab Mino. Keduanya turun dari mobil dan berjalan menuju ruangan CEO.


...♡♡♡...