LOVE AND REVENGE (SPIN OFF)

LOVE AND REVENGE (SPIN OFF)
ARC THE WHITE VS SHADOW 3



(Persimpangan Jalan, Pusat Kota)


Aku bergegas pulang dengan menggunakan jubah transparan dan pakaian The White, berada di jalan yang cukup sepi aku sedikit merasakan sebuah kehadiran kuat. Aura membunuh yang tidak biasa, meski diriku memakai perlengkapan yang cukup kuat.


“Siapa disana? Keluarlah”


Aku berusaha memancingnya keluar dan menonaktifkan jubah transparan, menunjukan diri dan berharap dia muncul.


“M, master?”


“Eh?”


Suara yang aku kenal, orang dengan perlengkapan yang sama denganku. Ia muncul dengan menonaktifkan jubah transparan, orang dengan jubah hitam seperti assassin, pembunuh bayaran.


“Shadow?”


...***...


Aku cukup terkejut melihat Shadow sudah kembali ke kota ini, kupikir dia akan sedikit lebih lama di luar negeri. Sebelumnya aku meminta dia untuk mengurus anggota Black Pyhton yang lain di Timur Tengah.


“Kau sudah kembali?”


“Ya, master. Saya sudah kembali, lalu apakah ada misi lain yang bisa lakukan?”


Lagi, kebiasaan orang ini untuk diperintah, berbeda dengan Ari dan Fadil yang menanyakan alasan untuk melakukan sesuatu.


“Kau bisa beristirah sebentar Shadow, tidak, lebih tepatnya beristirahatlah mulai sekarang. Aku yang seharusnya meminta maaf padamu, padahal aku sudah mengatakan untuk dirimu dan diriku berubah menjadi lebih baik”


“Tidak, Master. Memang inilah yang harus saya lakukan, saya tidak bisa menjadi orang baik, saya juga tidak memiliki tujuan hidup sekarang, untuk itu saya ingin melayani master”


“Hahaha, itu sedikit sulit untukku”


Aku ingat bahwa dia adalah orang yang cukup kuat, bahkan bisa mengatasi Ari dan Fadil dulu. Dulu musuh sekarang menjadi sekutu, ia adalah orang dengan kemampuan membunuh no 1 menurutku.


“Bagaimana jika kita bicara di tempat lain? Kurasa sudah waktunya untuk kau tahu”


Saat bertempur melawan Raiden dan Pasukan The Khingt, Shadow menjadi bayangan bagi UNIVERS 7 untuk menghalau musuh, bahkan sampai sekarang dia sudah sering membantu. Aku menganggapnya sebagai sekutu pertama kali, namun sudah ku putuskan saat dia berguna di medan perang.


“Baik Master”


...***...


Kami berdua sampai di rumah pohon, menonaktifkan jubah transparan dan langsung masuk ke dalam. Shadow pertama kali aku ajak kemari, dan untuk berhati-hati aku sudah mengecek dirinya.


“Ini?”


“Benar, ini adalah markas rahasia UNIVERS 7, kurasa sudah saat nya merekrut mu masuk kemari. Yah, walau sebenarnya UNIVERS 7 sudah kububarkan, tapi yang terpenting adalah…kita bisa bersama sebagai keluarga”


“Ah…”


Shadow tampak menunjukan sebuah emosi, perjalanannya selama satu tahun ternyata membuah hasil. Aku tidak akan membiarkan mereka masuk ke dalam neraka lagi, itu sudah keputusan sejak lama, namun jika ada yang berusaha menganggu keluargaku tentu saja tidak akan kubiarkan.


“Sebenarnya kau sudah aku terima sejak kita melawan Raiden, saat kau memutuskan untuk bergabung bersama kami setelah mengetahui kebenaran yang telah Raiden sembunyikan”


“Jika aku disini, apakah aku bisa merasakan kebahagiaan sebagai orang biasa?”


“Hahaha, benar juga. Kurasa kita bisa belajar bersama-sama”


Bagi kami yang sudah memasuki lingkaran berdarah ini, sangat sulit untuk menjadi orang biasa selanjutnya. Shadow mungkin memiliki trauma di masa lalu yang tidak bisa hilang, sementara diriku masih berada di saat itu dengan sebuah penyesalan dan beban.


“Terima kasih master”


“Ya, jika sesuatu atau terjadi masalah datanglah kemari. Aku yakin semua akan kembali kesini, dan jika kau butuh tempat atau masalah datanglah kemari”


“Baik master”


Aku ingat seharusnya menyembunyikan keberadaan Shadow, dia bilang ingin menjadi bayangan bagiku. Seharusnya memberikan bonus pribadi untuk dirinya tidak masalah.


“Apa kau memiliki tempat tinggal disini?”


“Tidak, Master. Saya hidup berpindah-pindah, hutan dan tempat kosong saya tinggali”


“Sudah kuduga baiklah kalau begitu kau besok temui aku sepulang sekolah”


“Baik Master”


BERSAMBUNG....