LOVE AND REVENGE (SPIN OFF)

LOVE AND REVENGE (SPIN OFF)
ARC PERTEMPURAN ALIANSI BAB 11



[“Sudah kubilang bukan, bukk!...kalian yang membuat masalah, bukk!...kalian memukul adik keponakanku, bukk! Beraninya kalian menyakiti keluargaku, Bukk!"]


...***...


(Belakang Markas Aliansi Hooligan)


“Buk..buak…buk” suara pukulan dari tawuran kedua pihak terdengar hingga belakang gedung


Ferdi yang menjemput Gina sadar jika pertempuran keduanya terjadi, namun ia tidak khawatir karena ada Fadil disana.


Melewati pintu belakang gedung, ia menghindari pertempuran itu untuk menjemput Gina di atas gedung.


“Kriieett” suara pintu yang di buka Ferdi


Suara itu cukup keras hingga membuat orang yang berjaga di dalam mendengar.


“Woi siapa kau?!” tanya salah anggota aliansi hooligan


“Ah maaf, aku kesini cuma ingin menjemput adik keponakanku”


“Kau pikir aku bodoh hah? Kau pasti dari pihak musuh kan”


Barisan di bentuk mengepung Ferdi,


“Ada apa ini?” Dio datang dari atas tangga


“Kak, dia ini dari pihak musuh”


Dio yang melihat Ferdi sadar bahwa dia adalah salah satu anggota Joko, Ferdi The Dragon.


Sebuah kesempatan untuk membuang rasa bosan sebelum teman-temannya masuk.


“Kau adalah Ferdi bukan? Kenapa kau kemari? Menyelinap apa kau pikir itu adalah rencana yang bagus?”


“Aku kesini hanya ingin mencari adik keponakan ku, tidak ingin mencari masalah”


“Dasar bajingan kecil ini, kau pikir bisa berbohong hah”


“Buak!”


Dio memukul wajah Ferdi hingga terjatuh,


“Apa kau sudah takut karena ketahuan? Dasar bodoh”


“Aku kesini hanya ingin mencari adik perempuanku yang bermain dengan teman-teman dari sekolahmu”


Dio pun teringat dengan gadis yang di bawa oleh pacarnya ke atas atap,


“Ohh, jadi dia adik keponakanmu? Hahaha cantik juga ya, tapi sekarang wajahnya pasti sudah hancur oleh pacarku. Dia di siksa sih, dihajar habis-habisan”


Aku hanya diam, tidak membalas, aku tahu mereka hanyalah anak-anak yang belum matang pemikirannya.


Aku harus sabar karena belum tahu keadaan Gina, jika aku gegabah Gina akan dalam bahaya.


“Hahh, di atas ya”


Aku berjalan menaiki tangga meninggalkan mereka tanpa membalas,


“Apa-apaan ini? Kau meremehkan aku ya”


“Buak!” sekali lagi pukulan telak di wajah Ferdi


Amarahku memuncak, kunci dari penghalang emosiku telah terlepas bebas. Aku adalah diriku yang dulu, bergabung dengan diriku yang sekarang.


“Kalau kau mau melihatnya boleh saja, sekalian juga kau ikut dihajar bersama-sama. Hei kalian seret dia ke atas, biar dia diberi pelajaran sama seperti adiknya”


Aku dipaksa menaiki tangga, seperti seorang tahanan aku mengikuti mereka.


“Krett” pintu atap terbuka


Aku melihat Gina babak belur duduk di lantai, di sampingnya terdapat 2 orang wanita lain yang aku pikir mereka yang memukulnya.


Lalu ada 2 orang lagi yang pertama duduk di kursi seperti singgasana, dan yang lain berdiri di samping nya. Orang berjas kantor, seperti pengawal.


Aku sudah tidak tahan, tanganku gemetar tidak karuan, pikiran ku melayang karena marah.


Diriku yang melihat keadaan Gina membuat aku emosi dan ingin menangis.


“Siapa dia Dio?” tanya Kevin sambil berdiri dari duduknya


“Dia adalah salah satu anggota dari kelompok nya Joko. Ferdi The Dragon”


“Ohh, kelihatannya tidak kuat”


“Tentu saja, saat aku membawa nya kemari dia sudah ketakutan. Dia kesini ingin menjemput adik keponakannya”


“Adik keponakan? Maksudmu wanita itu? Hahaha, apa dia tidak tahu disini sedang ada perang?”


“Kurasa dia juga ingin dihajar”


“Hahahaha” tawa dari semua orang disana


Gina yang melihat ke arahku menangis, saat itulah aku kembali sadar.


“Gina, ayo pulang” ajak ku


“Hei-hei, apa-apaan ini? Kau pikir dia bisa pulang begitu saja?” ujar pacar Dio


“Bukan kah sudah aku bilang, jangan pulang lewat dari jam 9 malam. Sekarang kau lihatkan”


“Bajinga* ini, dia tidak mendengar”


“Buak!”


Pukulan ketiga di wajah Ferdi hingga membuatnya tersungkur ke lantai,


“Hei bocah, ada apa denganmu hah, kami disini bicara”


“Tiga…”


“Hah? Apa katamu?”


“Bisik-bisik apa kau?”


“Sudah tiga kali aku menahan, sekarang giliran kalian”


Amarah memuncak, sang naga mulai menghembuskan nafas api.


PERTEMPURAN ALIANSI....BERSAMBUNG