LOVE AND REVENGE (SPIN OFF)

LOVE AND REVENGE (SPIN OFF)
ARC THE WHITE VS SHADOW 2



(Rumah Gubernur, Pusat Kota)


Malam sunyi seperti biasa, rumah gubernur tampak sepi dan kurang penjagaan. Ia pasti tidur lelap di kamar bersama keluarganya, namun sedikit gangguan tidak masalah. Orang itu sudah berutang budi padaku, membalas sedikit sudah cukup.


“Kriett”


Aku menggunakan jubah transparan seperti yang digunakan Shadow, membuat aku tidak terlihat dan kedap suara. Sebuah penemuan dari Fadil yang sangat luar biasa, seperti film Star Wars.


“Kurasa sebentar lagi dia akan datang”


Aku duduk di ruang kerja gubernur, pesan sudah aku kirim sebelum aku datang kemari. Ia pasti terkejut menerima pesan aneh hari ini.


“Huu, sebenarnya ada apa ini? Siapa orang yang mengirim pesan? Atau mungkin White?”


Gubernur datang menggunakan baju tidur, memegang handphone di tangan kanan, saat masuk ke dalam ruangan ia sedikit berisik. Walau begitu dia cukup percaya diri karena sebuah pesan tidak berdasar, tidak ada penjagaan seperti yang ku pinta.


“Halo, Pak Gubernur”


Suara tanpa orang mengejutkan gubernur Heru, ia sampai terjatuh ke lantai, menjatuhkan handphone hingga masuk ke kolong meja.


“S..siapa itu? Keluar kau”


Aku menunjukan diri dari persembunyian, menonaktifkan jubah transparan, dilihat oleh Gubernur Heru aku yang berpakaian The White duduk di kursi kerja miliknya.


“Sepertinya anda sudah melupakan saya ya?”


“O..oh, Tuan White? Ternyata benar anda, maaf sebelumnya saat tidak mengira ini anda”


“Ya, terserah. Aku kesini hanya ingin membicarakan sesuatu padamu”


Gubernur Heru adalah pemimpin di Kota ini, orang dengan tubuh berisi dan memakai kcamata bulat, untuk kerja bagi kota ini dia sudah cukup baik. Namun sepertinya ia sedikit terlena sekarang dan mulai di manipulasi orang lain.


Awal kami bertemu adalah ia berusaha menangkap diriku sebagai The White, namun tidak berhasil dan aku menemuinya sama seperti saat ini. Waktu itu kejahatan di jalanan cukup banyak di kota, jadi dia membuat kesepakatan agar aku membersihkan jalanan sementara dia akan memerintahkan semua orang untuk diam.


Begitu mengetahui tugas yang kulakukan selesai satu malam, ia mengerti bahwa aku adalah orang yang berada di pihak baik namun juga berbahaya. Ia cukup menikmati hasil kerja yang aku lakukan, sekarang waktunya untuk menagih janji miliknya.


“Kuharap kau masih ingat kesepakatan yang kita buat, tentang keberadaan diriku”


“Aku rasa kau tahu tentang kejadian di dalam kota, orang-orang itu adalah penjahat yang berusaha merusak kota ini. Aku ingin kau mengurus semua, dan menyembunyikan identitas diriku”


“B, baik Tuan White akan saya lakukan. Tuan White tidak perlu khawatir, karena tuan adalah pahlawan kota ini, tidak akan saya biarkan satu orang pun menganggu kehidupan tuan”


“Bagus, kau cepat mengerti. Untuk itu aku akan memberikan bukti ini padamu, lalu selesaikan semuanya”


Aku meletakan dokumen bukti berisi rencana dan serangan penjahat Black Phyton ke kota, dengan begitu akan memudahkan jalan untuk membuat alasan.


“Aku akan pergi sekarang, ingatlah tujuanmu…”


“B, baik Tuan”


Aku pergi melewati jendela, terbang dan mengaktifkan jubah transparan. Pak Gubernur yang melihat ke luar jendela untuk mencari keberadaan diriku tidak menemukan apapun. Kini ketakutan akan kewajiban dirinya atas kota kembali seperti semula.


...***...


(Persimpangan Jalan)


Aku bergegas pulang dengan menggunakan jubah transparan dan pakaian The White, berada di jalan yang cukup sepi aku sedikit merasakan sebuah kehadiran kuat. Aura membunuh yang tidak biasa, meski diriku memakai perlengkapan yang cukup kuat.


“Siapa disana? Keluarlah”


Aku berusaha memancingnya keluar dan menonaktifkan jubah transparan, menunjukan diri dan berharap dia muncul.


“M, master?”


“Eh?”


Suara yang aku kenal, orang dengan perlengkapan yang sama denganku. Ia muncul dengan menonaktifkan jubah transparan, orang dengan jubah hitam seperti assassin, pembunuh bayaran.


“Shadow?”


BERSAMBUNG....