Little Princess and Childish Mafia

Little Princess and Childish Mafia
Part 07



...⚠️ Warning ⚠️...


...Awas berhati-hati akibat typo bertebaran, kata kasar, vulgar atau hot...


...Berusaha menutupi dengan kata lain, tetapi kalo lupa maaf khilaf πŸ™πŸ€«πŸ€­...


...Jangan lupakan di akhir cerita ada saja bikin gantung dan penasaran πŸ˜ŒπŸ€—...


...πŸ“½πŸ“½πŸ“½πŸ“½πŸ“½πŸ“½...


Anton Pov On


Saat ini aku dan Ratih berada di kamar hotel AG lantai 20. Aku dan Ratih sedang melakukan olahraga ranjang bahkan hampir 3 jam aku terus menggempur Ratih tanpa lelah.


"Mas Anton, aku mau keluar !!!" Jerit Ratih dengan suara merdu.


"Bersama sayang !!!" Jeritku dengan suara merdu.


Akhirnya boyku mengeluarkan air cukup banyak di rumah Ratih. Akupun perlahan-lahan mengeluarkan boy dari rumah Ratih dan berbaring kelelahan di samping tubuh polos Ratih.


Hosh hosh hosh hosh


Aku dan Ratih menarik napas rakus.


"Kamu sungguh luar biasa perkasa mas." Ratih memelukku manja.


Aku memeluk tubuhnya sambil mengelus punggung polos Ratih. "Lelah?" Dia menganggukkan kepalanya sambil menyembunyikan kepalanya di dada bidangku.


"Tidurlah." Dia mendongakkan kepalanya sambil menggelengkan kepala.


"Kenapa?"


"Lapar mas. Tenagaku terkuras karena ulahmu."


Aku terkekeh dan mencubit hidung Ratih gemas.


"Tunggu sebentar." Aku melepaskan pelukan dari tubuh Ratih dan mengambil telepon hotel untuk memesan makanan.


"Mandilah. Sekitar 20 menit lagi makanan kita akan diantar oleh pegawai hotel."


Ratih mengangguk senang dan bangkit dari ranjang kingsize menuju kamar mandi dengan tubuh polos. Setelah tubuh Ratih berada di dalam kamar mandi, aku bersandar dikepala ranjang dengan selimut menutupi boyku.


"Kamu sungguh hebat dalam urusan memuaskan kebutuhan biologisku, Ratih. Semoga saja kamu cepat mengandung anakku agar aku bisa menceraikanmu. Lalu aku dan Neira akan menjadi keluarga lengkap dan bahagia." Gumamku bersmirk.


20 menit kemudian, suara bel kamar berbunyi. Aku mengambil jubah lalu memakainya dan bergegas ke pintu.


"Ini makanannya tuan." Ramah pegawai hotel sambil membawa troli makanan pesanan aku dan Ratih.


"Terima kasih. Ini tips dari kami." Aku memberikan uang merah 5 lembar untuk pegawai hotel.


"Terima kasih tuan." Sopannya berlalu.


Aku menutup pintu lalu mendorong troli makanan. Aku terbelalak kaget saat Ratih menggunakan pakaian jaring laba-laba membuat boyku tiba-tiba siap tempur.


"Mas Anton, bagaimana?" godanya sambil memutar tubuhnya.


"Sungguh cantik dan seksi sayang." Serakku meneguk saliva kasar.


Dia berjalan kearahku dengan tubuhnya berlenggak lenggok. Dia mengambil troli makanan dan mendorongnya sampai dekat ranjang kingsize.


"Kita makan dulu mas. Lalu kita lanjutkan beberapa ronde lagi." Godanya mengerlingkan sebelah matanya.


Aku terkekeh dan duduk disebelahnya. Kami makan dengan lahap sambil bercanda ria. Tidak sampai 15 menit makanan kami sudah habis tak tersisa.


Aku dan Ratih melanjutkan olahraga ranjang kembali bahkan diberbagai sudut kamar hotel. Ratih terus saja mengeluarkan suara merdu membuatku terbakar semangat untuk terus menggempurnya.


Anton Pov Off


...🎞🎞🎞🎞🎞...


Darel Pov On


Setelah mengantar calon istriku dengan selamat sampai rumah sederhana. Mobilku baru saja tiba di mansion pribadiku. Abyan membukaan pintu mobil untukku, tubuhku keluar dengan wajah dingin dan datar khasku.


Aku memasuki mansion dengan langkah tegap dan sikap dingin tak tersentuh dibelakangku Abyan mengikuti, membuat para pelayan dan pengawal menunduk hormat.


Aku langsung memasuki lift mansion dan menekan tombol angka 3 berarti area pribadiku, hanya Abyan dan kedua orang tuaku yang bisa memiliki akses ke lantai 3.


Ting


Pintu lift terbuka, aku berjalan lurus dan melihat pintu berwarna hitam. Aku menekan tombol merah di pintu warna hitam dan terbuka pintu tersebut secara otomatis.


Aku memasuki kamarku yang bernuansa kartun Doraemon. Aku pencinta kartun Doraemon sampai orangtuaku dan Abyan mendekorasi kamar pribadiku. Aku pun langsung menuju kamar mandi dan melepaskan pakaianku.


30 menit kemudian, aku keluar dari kamar mandi dengan jubah mandi melekat ditubuhku bahkan rambutku masih dalam keadaan basah sambil menuju walk in closet.


Setelah berpakaian santai, aku menuju balkon kamar sambil membawa kalung mahkota king berwarna pemberian dari Anne (ibu dalam bahasa Turki) saat usiaku 15 tahun.Β 


Ruang keluarga mansion utama Evangelion di negara H, Darel bersama kedua orangtuanya sedang duduk santai sampai menikmati cemilan bahkan ada 10 botol bayi besar dengan aneka rasa.


Arlo, ayah kandung Darel memberikan sebuah Kalung berbentuk mahkota king khas keluarga Evangelion di atas meja membuat Darel mengernyitkan dahi.


"Baba, kalung apa ini?" Tanya Darel mengambil kalung berbentuk mahkota raja berwarna hitam.


"Ini kalung turun temurun dari keluarga kita, Kai." Balas Arlo sambil meminum air putih di botol dot bayi besar. (Nah ketauankan dari mana berasal si Darel 🀣)


Kai adalah panggilan kesayangan dari orangtua Darel dan kakek nenek Darel selebihnya dipanggil Darel.


"Kalung turun temurun?" Beo Darel tidak mengerti maksud dari perkataan Arlo.


"Iya, waktu baba seusiamu, baba diberikan oleh nenekmu."


"Apa kalung ini memiliki pasangan?"


"Iya, kai. Anne memberikan kalung itu kepada anak perempuan kecil yang menyelamatkanmu."


"Anak perempuan kecil?"


"Iya, dulu waktu kamu masih berusia 8 tahun, kamu dan Anne sedang bermain ditaman tidak jauh dari mansion. Kamu hampir saja celaka tetapi anak perempuan kecil berusia 4 tahun menyelamatkanmu sehingga kalian hanya terluka ringan saja. Anne dan ibu anak perempuan itu panik lalu membawa kalian ke rumah sakit terdekat padahal ibu anak perempuan itu sedang menggendong seorang bayi laki-laki. Setelah kamu dan anak perempuan itu dinyatakan sehat dan tidak dirawat inap, Anne memberikan kalung berbentuk mahkota queen kepada ibu anak perempuan itu. Anne dan baba sepakat bahwa anak perempuan itu adalah calon istrimu dimasa depan." Jelas embun lembut dengan panjang dan lebar.


Darel mendengar penjelasan Embun dengan seksama dan menyimpulkan dengan menebak : "Jadi maksud anne dan baba, kai berhutang nyawa kepada anak perempuan yang menyelamatkan nyawa kai dengan cara menjodohkan kai dengan anak perempuan itu?"


"Bisa dikatakan iya, bisa dikatakan tidak kai. Anne dan babamu melihat sesuatu yang tidak biasa dari keluarga anak perempuan itu, lalu anne memfoto anak perempuan itu diam-diam dan mengirimkan ke salah satu tetua dari keluarga Evangelion. Setelah 3 hari, anne mendapat kabar kalo anak perempuan itu memiliki takdir yang sangat luar biasa bersamamu. Bersyukur Anne menyerahkan pasangan kalung tersebut jika Kamu dan anak perempuan itu akan bersanding saat dewasa."


"Anne, bagaimana bisa kai menemukannya? Anne, perempuan di dunia ini berjumlah milyaran." Ucap Darel menggelengkan kepalanya.


"Ya Anne tau. Tapi takdirmu dan anak perempuan itu terikat kai." Ucap Embun.


Darel terdiam saat mendengar ucapan takdir yang terikat kepada anak perempuan yang telah menyelamatkannya. Embun dan Arlo hanya menatap Darel dengan berbeda pandangan.


Flashback OFF


Aku hanya menatap kalung mahkota king yang berada digenggamanku saat ini.


"Sudah 9 tahun aku mencarimu gadis kecil tetapi kamu berada dimana, kamu berasal dari keluarga mana, kenapa identitasmu sangat rahasia saat anne dan baba mencari tau. Ya Allah, bantu aku menemukan gadis kecil yang sudah menyelamatkan nyawaku sekaligus takdir yang terikat kepadaku dan gadis kecil itu." Monologku berdoa.


Tok tok tok


"Tuan muda, apakah saya boleh masuk." Ucap Abyan dibalik pintu.


"Masuklah." Titahku.


Pintu kamarku terbuka otomatis. Tubuhku berbalik menghadap Abyan.


"Ada apa?"


"Tuan muda. Suami dari nona muda Neira ternyata sudah menikah dengan sahabat nona Neira bernama nona Ratih sebulan lalu."


Aku membulatkan mata saat mendengar ucapan Abyan. "Kamu tidak berbohong?"


Abyan menggelengkan kepala.


"Apa ada lagi?"


"Pernikahan nona Neira dan suaminya ternyata tidak direstui oleh kedua orang tua suaminya."


"Kenapa?"


"Karena nona Neira tidak jelas asal usulnya tuan muda."


"Hahahaha .... ini akan menjadi sangat menarik Abyan. Hahahaha ..." pecah sudah tawaku.


"Menarik?"


"Ya. Dengan ini gadis itu akan menjadi milikku Abyan. Siapa nama suami calon istriku?"


"Antonio Ricardo Mahadewa, ceo dari perusahaan MD com."


"Cuman perusahaan kecil." Cibirku. "Abyan, suruh mata-mata memasuki mansion calon istriku agar melihat situasi kondisi di mansion itu sekaligus menjaga dan melindungi calon istriku." Mutlakku memberi perintah.


"Baik, tuan muda." Angguk Abyan hormat.


Abyan keluar dari kamarku karena sudah waktunya makan malam akupun keluar dari kamarku menuju ruang makan.


Darel Pov OFF


...πŸ”œπŸ”œπŸ”œπŸ”œπŸ”œπŸ”œ...


...Darel-Neira apa Anton-Neira ??? 🀭...


...Jangan lupa tekan Rate, Favorit dan Follow, terus tinggalkan jejak dengan tekan vote ❀❀, like πŸ‘πŸ‘ dan komentar πŸ’¬πŸ’¬...