
...β οΈ Warning β οΈ...
...Awas berhati-hati akibat typo bertebaran, kata kasar, vulgar atau hot...
...Berusaha menutupi dengan kata lain, tetapi kalo lupa maaf khilaf ππ€«π€...
...Jangan lupakan di akhir cerita ada saja bikin gantung dan penasaran ππ€...
...π½π½π½π½π½π½...
Selamat malam π atau tengah malam ya π€£
Sehari gak update sekali update berapa ketikan ya ?? maklum 5 hari aja author update π€
Kamar Ratih Mansion Utama MD
Di dalam kamar mandi, tubuh Ratih bersandar dan berendam di bathup dengan aroma terapi bunga mawar. Tubuhnya remuk redam akibat pergulatan panas antara Ratih dan Anton di ruang keluarga.
"Cepatlah hadir sayang agar mommy bisa merebut daddymu dari wanita mandul itu." gumam Ratih sambil mengelus perut datarku.
"Neira, jika gue hamil. Bersiap-siaplah menangis darah bahkan keluar dari rumah ini agar gue menjadi nyonya muda satu-satunya di mansion ini." Ucap Ratih tersenyum smirk.
Hampir 20 menit berendam, Ratih bangkit dan keluar dari bathup dengan keadaan tubuh polos. Dia menyalakan shower untuk membersihkan dirinya dari busa aroma terapi itu. Setelah dari shower, dia berdiri lagi disebuah alat untuk mengeringkan tubuh dan rambut.
10 menit kemudian, Ratih keluar dari kamar mandi dengan tubuh polos sambil berjalan kearah cermin besar sambil melihat tubuh polosnya dengan senyum mengembang.
"Tubuh gue seksi juga, apalagi gunung kembar gue makin besar karena sering dimainin oleh mas Anton." pede Ratih sombong.
Ratih pun mengambil ponselnya dan memfoto tubuh polos melalui cermin seukuran tubuh manusia lalu mengirimkannya ke Anton bahkan memberikan kata-kata vulgar untuk Anton seperti mengundang.
Ratihpun berjalan di walk in closet dan berpakaian seksi tanpa pakaian dalam lalu keluar dari kamarnya untuk menyambut Neira.
...πππππππ...
Kamar Utama Neira dan Anton
Neira masih duduk di ranjang kingsize menunggu Anton yang sedang mandi. Saat sedang menunggu suara notifikasi ponsel Anton membuat Neira mengambil ponsel tersebut.
Saat membuka kunci ponsel Anton, mata Neira terbelalak karena Ratih mengirimkan foto tubuh polosnya dibalik cermin bahkan ada sebuah kata :
"Mas Anton, liat tubuhku seksi bukan. Nanti malam kita main lagi ya di ruang kerja kamu, mas π."
"Ckckck ... dasar pasangan maniak ***." Ucap Neira dengan wajah jijik dan pengen muntah. "Gue kok jadi penasaran ya isi ponsel mas Anton. Mas maafin kelancangan Neira ya, soalnya aku ingin melihat seberapa jauh mas Anton bermain dibelakangku." lanjutnya membuka lebih jauh ponsel Anton.
Saat membuka galeri, Neira melihat ada sebuah folder yang aneh karena penasaran Neira membuka folder tersebut dan terbelalak kaget saat isinya ada puluhan video dewasa yang sedang berolahraga diatas ranjang bahkan Anton dan Ratih juga memnuat video dewasa itu.
"Dasar pasangan tidak waras, ngapain aktivitas panas dan hot di videoin. Gue pindah deh biar ada bukti." Neira memasang wajah menjijikan dan mengambil minibooknya untuk memindahkan puluhan video panas dan hot antara Ratih dan Anton.
Hampir 10 menit, video itu sudah dipindahkan semua ke minibook Neira. Neira menyimpan video ini jika suatu saat nanti akan berguna karena Neira ingin cepat-cepat cerai dengan Anton.
Sebuah pesan masuk ke ponsel Neira, Neira membukanya kemudian tertera nama 'Jiya'
Jiya βοΈ
Nona muda, apa nona muda tau kalo perusahaan EV com dan perusahaan MD baru saja bekerja sama 2 hari yang lalu.
Mendengar kabar mengejutkan itu, Neira tidak pikir panjang bangkit dari ranjang kingsize menuju balkon kamar sambil menelpon Jiya.
"Jiya, kamu mendapat kabar dari mana?" tanya Neira tanpa basa-basi.
"Tuan Alfa, nona muda."
"Buat apa perusahaan EV com bekerja sama dengan perusahaan MD com?! Bukannya seleksi kerja sama perusahaan EV sangat KETAT?!"
"Saya juga kurang tau, nona muda. Sebaiknya anda tanyakan langsung ke tuan muda Darel agar lebih jelas."
"O.G.A.H." malas Neira menanyakan langsung ke Darel.
Ceklik
Pintu kamar mandi terbuka, membuat Neira mematikan ponselnya secara sepihak.
"Yang, kamu ngapain di balkon?" tanya Anton keluar dari kamar mandi dengan pakaian lengkap sambil menggosok rambut basahnya.
"Gak apa-apa mas. Hanya menikmati pemandangan saja." alibi Neira berbohong dengan senyum dipaksakan. "Mas, aku mandi ya. Soalnya gerah." lanjutnya berjalan ke walk in closet lalu berjalan ke arah kamar mandi.
Anton yang tidak kuat langsung saja berjalan ke arah pintu kamar mandi.
Tok tok tok
"Ada apa mas Anton?"
"Mas kebawah ya, yang. Mau nanya ke kepala maid apa sudah selesai makanan kesukaanmu."
"Iya mas."
Antonpun bergegas keluar dari kamar, menuju kamar Ratih tetapi tidak ada orang. "Kemana dia? Apa mungkin dia ke ruang keluarga?" pikir Anton.
Anton keluar dari kamar Ratih, Sementara di kamar utama Neira dan Anton. Neira keluar dari kamar mandi dengan pakaian yang tadi pula. Wajah Neira yang datar dan dingin berjalan ke arah ranjang kingsize dan mengambil minibooknya. (Minibook ini seperti buku tulis biasa jadi tidak ada yang tau kalo itu alat elektronik π€)
Neira mengetik dan menekan sesuatu kemudian tersambung dengan CCTV tidak terlihat dan alat penyadap di ruang kerja Anton. Neira melihat sesuatu yang sangat menjijik karena Anton dan Ratih malah asyik bermadu kasih.
"Benar-benar pasangan yang menjijikkan. Gue datang bukannya nanti aja malah asyik bermadu kasih." gumam Neira geleng-geleng kepala.
3 jam Neira melihat tontonan Live antara Ratih dan Anton membuat dirinya bertepuk tangan takjub dan berkomentar: "Wow ,,, sungguh pasangan luar biasa dan sama-sama kuat ... Baru tadi siang main sekitar hampir 2 jam lalu bermain kembali 3 jam ... apa tidak longgar."
Kkkrrruuuyyyuuukkk
"Perut gue jadi laper jadinya." Ucap Neira mengelus perut ramping dan datar.
Neira meletakkan minibooknya di dalam tas kecil lalu bangkit dari ranjang kingsize dan keluar dari kamar utama.
...ππππππ...
Sebulan kemudian, 7 bulan sudah pernikahan yang dijalani oleh pasangan Neira dan Anton, 6 bulan pernikahan Ratih dan Anton.
Perusahaan MD Com berkembang pesat karena banyak sekali tawaran kerja sama dari perusahaan lain karena perusahaan EV Com. Anton selaku ceo perusahaan MD Com merasa senang dan gembira. Darel malah tertawa puas dan mengejek karena perusahaan MD com sudah masuk ke daftar hitam perusahaan EV Com, Ramos Com, Rajendra Com dan AG com, jangan lupakan MaLec Com, Everson Com, Sanjaya Com dan Oliver Com.
Di ruangan ceo Perusahaan Robot RR terdapat lima orang bernama Neira, Jiya, Karim, Alfa, Darel dan Abyan sedang mengerjakan beberapa pekerjaan.
Neira memasang wajah kesal dan cemberut pasalnya meja diruangan ceo ini bertambah 3 lagi karena berkas perusahaan EV com yang selalu saja dikerjakan oleh Darel dan Abyan berakhir di ruangan ini.
"Bayi besar, loe kan ada perusahaan?! ngapain ngerjain berkas di ruangan gue?! ganggu gue penelitian tau gak?!" protes Neira sambil berkacak pinggang didepan meja Darel.
Darel hanya mendongak kemudian tersenyum manis lalu mengerjakan kembali berkas perusahaannya membuat Neira menghentakkan kedua kakinya dan berbalik karena di kacangin oleh Darel.
"Dasar bayi besar penguntit. Gue udah ngomong panjang lebar, dia cuman dongakkan kepalanya lalu tersenyum aja." gumam Neira tetapi masih didengar oleh Alfa, Karim, Jiya, Abyan dan Darel.
Abyan dan jiya hanya terkikik berbeda dengan Alfa dan Karim hanya tersenyum tipis. (Darel dan Neira selama sebulan semakin dekat ya, nanti emak bapak Darel akan datang, gak tau part berapa π€)
Darel hanya mengedikkan bahu acuh saja lalu menoleh ke arah Abyan.
"Apa sudah selesai berkasnya?" tanya Darel memberi kode ke Abyan.
"Sudah dari kemaren, tuan muda. Kapan anda akan melakukannya, karena hanya tinggal 5 bulan lagi. Apalagi anda harus menunggu 3 bulan?"
"Besok. Aku akan bergerak besok."
"Baik, tuan muda."
Percakapan antara Abyan dan Darel membuat Alfa, Neira, karim dan Jiya menatap mereka.
"Berkas apa?" tanya Neira penasaran.
"Surat ceraimu sugar." balas Darel lembut dan santai.
"Ooo .... eeeee .... APA?!" awalnya Neira mengangguk kemudian berteriak. "Kapan loe buatnya bayi besar?!" lanjutnya lagi berjalan ke arah Darel melewati meja.
"Beberapa hari yang lalu Sugar. Kamu sebentar lagi akan cerai lalu setelah 3 bulan masa iddahmu, aku akan menikahimu."
Neira mendengar hal itu hanya menganggukkan kepala, toh dia merasa marah dan kesal saat Anton menghianati cinta tulusnya dan Ratih, mantan sahabat. Alfa hanya diam karena dia tidak mungkin untuk berkomentar apa.
Keesokan harinya, Darel dan Abyan sedang berada di perusahaan MD com untuk melihat hasil kerjasama mereka. Abyan menyelipkan sebuah berkas cerai antara Neira dan Anton tanpa sepengetahuan Anton dan Pablo.
Setelah berkas perusahaan itu di tanda tangani, Abyan dan Darel keluar dari perusahan MD com. Di dalam mobil Darel memeriksa berkas cerai yang sudah ditanda tangani Anton membuatnya tersenyum puas bahkan Darel menggunakan pengacara keluarganya agar perceraian Anton dan Neira dipercepat, akhirnya hanya waktu 4 hari saja Neira dan Anton bercerai secara SAH baik hukum dan agama. Neira yang mendapat kabar itu sangat senang dan gembira, dia hanya menjalankan peran sebagai mantan istri yang baik selama 5 bulan yang akan datang agar bisa memberi kejutan ke Anton, Ratih, Juwita dan Omar.
...ππππππ...
...Jangan lupa tekan Rate, Favorit dan Follow, terus tinggalkan jejak dengan tekan vote β€β€, like ππ dan komentar π¬π¬...