
"Aghkkk,, AKU MEMBENCI MU VINO ALEXANDER" teriak ica di sepanjang jalan.
"Tapi aku MENCINTAIMU ICA ROSARYA" sahut seseorang di belakang ica.
Ica berbalik dan betapa terkejutnya dia saat melihat vino berada di belakangnya.
"Vino?"
Grep
"kenapa pergi? kenapa tidak langsung masuk aja yank?"
"bagaimana aku mau masuk vin,, si centil itu sigap di depan pintu, dan dengan mudah dia bilang kalau presdir nya belum berISTRI" jawab ica dengan menekan kata istri.
Vino hanya terkekeh pelan lalu kembali menarik ica ke dalam pelukannya.
"apa perlu aku pecat wanita centil itu?" tanya vino dengan mesin memeluk ica sayang dan sesekali mengecup pucuk kepala ica lembut.
Ica hanya mengangguk pertanda kalau wanita centil itu harus di pecat.
"hmm,, baiklah,, ayo ikut aku" ucap vino lepas dan menggenggam tangan ica lalu membawanya ke mobil yang tidak jauh terpakir tadi.
"kita mau kemana?" tanya ica.
"lihat saja nanti" setelah mendengar jawaban vino ica memilih diam dan melihat apa yang akan terjadi.
Sampai di perusahaan....
"kenapa kembali ke sini lagi?" protes ica.
"ayok!" ujar vino tidak terima penolakan.
Sampai di pintu utama sudah di sambut oleh curut curut vino yang terus menggoda vino, sedangkan karyawan lain hanya menunduk tidak berani bicara.
Tanpa mempedulikan godaan teman temannya Vino membawa ica ke sebelahnya lalu menggandeng nya.
"ekhmmm,,, saya disini ingin mengumumkan sesuatu dan memperjelas sesuatu supaya kejadian seperti tadi tidak terulang lagi" jeda Vino sebentar menatap ica lalu melanjutkan kembali.
"SAYA VINO ALEXANDER MENGUMUMKAN KALAU ICA ROSARYA SEBAGAI ISTRI SAYA, WANITA YANG BERDIRI DI SEBELAH SAYA YANG TADI KALIAN USIR ADALAH NYONYA ICA ALEXANDER" umum Vino dengan bangga dan terus menatap ica saat mengatakannya begitu juga dengan ica yang menatapnya kagum.
"Dengan begitu sudah jelas bukan kalau status saya bukan lagi singel? dan juga saya sudah memiliki seorang putri" ucapan terakhir Vino sontak membuat seluruh karyawan mendongak dan ternganga.
Berbeda dengan curut curut Vino yang sudah mengetahuinya.
resepsionis itu juga sangat terkejut tetapi wajar soalnya mereka memang tidak mengetahui kalau presdir mereka sudah memiliki istri dan anak.
"nona bianca,, anda di pecat mulai hari ini, karena telah tidak sopan mengusir istri saya!" ucap Vino vinal tanpa bantahan.
Terlihat ica tersenyum mengejek melihat kearah wanita itu yang bernama Bianca.
'Bukankah sudah aku katakan kalau aku akan meminta suamiku memecat mu? hahaha sekarang rasakan lah,, ini sungguh menarik' batin ica tertawa.
Resepsionis itu tidak membantah karena sudah tau kesalahannya dan kesalahan ini adalah sangat fatal jadi mustahil di maafkan, setidaknya kalau dia tidak tau diam diam aja, siapa tau orang yang bertamu itu berkata benar.
"soal yang penasaran dengan wajah putri saya,, nanti lain kali saya tunjukkan yang pasti dia cantik seperti daddy nya" mendengar itu ica menatap kesal kearah Vino tapi sebuah kejadian membuat para karyawan histeris melihat adegan romantis presdir mereka yang mengecup bibir ica terus terang di hadapan mereka.
bukan cuma para karyawan tapi ica juga sama terkejutnya, bahkan lebih terkejut dari mereka.
ica memegang bibirnya tidak menyangka Vino akan melakukan itu di depan umum seperti ini.
"sudah dulu nanti kita lanjut di atas" ujar Vino kembali tanpa merasa bersalah, ica mempelototi Vino sedangkan yang dipelototi malah nyengir kuda.
BERSAMBUNG....
Jangan lupa like, komen & vote ya beb😘✨🥰