
Vino mengepalkan tangannya dan,,,
Prangggg
pil pil yang ada di dalam botol kapsul obat KB itu berserakan kemana mana, ica terkejut dan menatap yang dilakukan vino.
Vino melangkah maju dan menyudutkan ica di sudut meja rias, wajahnya terus mendekat hingga membuat jarak di antara mereka tidak ada lagi, nafas vino yang memburu membuktikan kalau dirinya benar benar sangat marah.
"kau ingat ini baik baik ok,, aku VINO ALEXANDER masih berstatus sebagai SUAMI MU dan aku punya HAK penuh terhadap mu" ucap vino sambil mengelus pipi ica lembut tapi tatapannya sangat tajam + mengerikan.
"dan untuk ini, akan selalu terisi karena aku menginginkannya, kau tidak bisa membantah ku, aku ingin beberapa adik untuk celi" ucap vino lagi sambil mengelus perut ica yang berlapis dress yang digunakannya.
"kau mengerti sayang?" ucap vino sambil mengecup bibir ica sekilas, lalu menjauhkan wajahnya dari ica.
Jujur saja selama beberapa detik terakhir ica sama sekali tidak bernapas, bahkan bibirnya takut untuk mengeluarkan kata kata, vino benar benar menakutkan.
Ica masih mematung hingga suara vino kembali terdengar menyadarkannya dari lamunannya itu.
"turunlah kebawah sudah ada makanan aku akan membersihkan diri dulu" ucapnya tanpa menoleh ke arah ica lalu pergi ke kamar mandi.
π¦π¦π¦π¦
Ceklek
Pintu kamar dimana celi dikurung terbuka, celi yang tadinya terduduk disudut ruangan dengan kepala yang menunduk sontak mendongak dan mendapati vero sedang mendekatinya dengan sebuah nampan di tangannya.
"makan lah" ucapnya lalu pergi begitu saja.
"aku rindu mommy" gumam celi.
ππππ
Setelah kepergian ica kerajaan pegasus dipegang oleh Amyra semua berjalan baik hingga ada seorang mermaid pria mendatangi istana pegasus dengan keadaan kacau, bisa dikatakan terlihat seperti pedagang wilayah kerajaan.
mermaid pria itu pergi ke dalam istana berniat ingin bertemu dengan Amyra, tapi ditahan oleh pengawal mermaid itu memberontak membuat para pengawal harus bertindak kasar.
mendengar keributan itu Amyra keluar dan melihat kericuhan itu.
"ada apa ini?" tanya Amyra.
"maaf putri,, dia memaksa ingin masuk bertemu dengan anda" jawab pengawal itu.
dilihat mermaid itu sedikit berantakan dan untuk wajahnya tidak terlihat karena mermaid itu menunduk.
"biarkan dia masuk"perintah Amyra.
Lalu pengawal itu membawa mermaid pria itu ke ruangan Amyra.
β¨β¨β¨β¨
Di meja makan hening tidak ada pembicaraan bahkan vino terlihat cuek cuek saja, setelah makan dia langsung menuju ke ruangan tamu dan menyalakan TV.
ica menyusul vino setelah membereskan sisa makanan mereka tadi.
ica duduk dengan santai di kursi single di sebelah vino dengan tatapan datarnya.
"kau sudah tau tentang kehilangan putri kita?" tanya ica tanpa melihat vino.
"hemmmm" jawab vino singkat dia sedikit senang mendengar ica menyebut kata PUTRI KITA.
"kenapa kau santai sekali jika sudah mengetahuinya?" ucap kesal ica.
"aku sudah mengerahkan orang orang kepercayaan ku untuk mencari keberadaan putri kita" jawabnya sambil kini menatap ica.
ica menunjukkan wajah kesalnya lalu bangkit dari sana menuju ke kamar tamu, tapi saat ingin keluar dari kamar vino masuk dan melihat ica membawa beberapa baju keluar.
"mau kemana?" tanya vino.
"kamar tamu" jawab ica singkat.
"siapa yang mengizinkan mu?" tanya vino sudah mulai dingin.
ica menghadap ke arah vino dan menatapnya datar lalu memutar tubuhnya lagi ingin melanjutkan langkahnya.
"masuk sekarang atau mau aku hukum" perintah vino tidak ingin di bantah.
"ck,, pemaksa, gak ada ancaman lain apa selain hukuman?" kesal ica kembali masuk ke kamar vino dan menaruh sembarang baju baju tadi.
vino tersenyum dan menghampiri ica yang sudah berbaring membelakangi nya, vino ikut berbaring dan menarik ica kedalam pelukannya, bukan pelukan biasa ini bagaikan pelukan posesif takut kehilangan, ica malah menjadi bantal guling karena terlalu erat di peluk. apa daya ica hanya bisa pasrah dari pada di hukum kan bisa begadang malam ini.
setelah mendengar dengkuran halus dari vino ica melepaskan diri dari pelukan itu lalu balik membelakangi vino, tiba tiba ica kepikiran celi.
"dimana kamu sayang, mommy khawatir, semoga kamu baik baik saja di mana pun berada"
**BERSAMBUNG,,,,