I MERRIED A MERMAID

I MERRIED A MERMAID
(Apa kau akan mempercayai ku?)



Pukul 17:00


"dari mana aja kamu hmmm" suara itu menyambut kepulangan ica.


"Vino" gumam ica gugup, seketika mimpi buruknya kembali menghantuinya.


("hiks,,, VINO,,, KAU AKAN MENYESAL JIKA MELAKUKAN ITU,, DAN KAU TERLALU PERCAYA KEPADA PACARMU ITU,, DIA TELAH MEMBUTAKAN MU DENGAN CINTA PALSUNYA" teriak ica sekeras kerasnya.)


Ica meneguk saliva nya karena mentalnya kembali menciut.


"ck,,, mental gw mudah banget ciut,, gimana mau nunjukin ini ke Vino kalau ni kaki gak mau gerak + mulut gak mau bicara😬" batin Ica kesal.


"a-aku baru pulang sama teman,, ya sama teman" ucap ica gugup.


"hmmm,,, ayo" ucap Vino menarik ica ke atas.


"mau kemana?" tanya ica.


"seperti biasa,, kau harus melakukan kewajiban mu" jawab Vino dengan terus menarik ica.


"mulai lagi dah" batin ica kesal.


🌼🌼🌼🌼


Setelah melakukan itu mereka beristirahat di atas ranjang dengan Vino yang memeluk ica sambil menenggelamkan wajahnya.


"jika suatu hari aku pergi apa kau akan mencari ku?" tanya ica tiba tiba sambil menatap langit langit atap kamar.


"tentu saja tidak,, aku akan mencari wanita lain" jawab Vino dengan nada meledek tapi ica menanggapi itu serius dan jawaban Vino membuatnya kecewa.


"kalau aku mengatakan sesuatu pada mu apa kau akan mempercayaiku?" tanya ica lagi dengan mata yang sudah mulai berembun.


"kalau ada bukti aku akan mempercayaimu"jawab Vino masih dengan setia di tengkuk leher ica.


"bagaimana kalau aku tiada apa yang akan kau rasakan?" tanya ica lagi tapi sekarang sudah berhadapan dengan Vino.


"apa yang kau tanyakan,,, sudah tidur lah kau pasti lelah" ucap Vino sambil kembali memejamkan matanya yang sempat terbuka karena terkejut dengan pertanyaan ica.


"aku takut untuk tidur,, aku takut kalau sudah tidur tidak bisa bangun lagi" ucap ica menghela nafas.


"apa yang kau katakan,,, tidurlah kalau kau tidak bangun lagi akan aku bangunkan sampai mau terbangun, jika kau tidak bangun juga jangan salahkan aku kalau besoknya saat kau bangun badan mu patah" ucap Vino sambil membaringkan ica di dada bidangnya.


Cup,,,,


"tidurlah,,, aku sangat lelah" ucap Vino setelah mengecup dahi ica.


"sebenarnya ada yang ingin aku sampaikan,, tapi mataku sudah berat,,aku akan mengatakannya besok saja" ucap ica lalu terlelap.


🌻🌻🌻🌻


Keesokan harinya,,,,


"aku berangkat dulu" ucap Vino sambil mengelus rambut ica.


"hmmm,, hati hatilah" ucap ica mengangguk.


saat ingin melangkah keluar Vino berhenti dan menanyakan sesuatu.


"semalam kau ingin mengatakan sesuatu,,apa itu"ucap Vino.


"baiklah,, kau harus tetap dirumah sampek aku pulang,, jika kau tidak ada dirumah saat aku pulang jangan salahkan aku saat kau aku larang keluar rumah selamanya" ucap Vino.


"jangan kan keluar rumah keluar kamar aja tidak aku izin kan" ucap Vino sambil berjalan keluar.


Glekkkk,,,,


Ica meneguk saliva bergidik ngeri mendengar perkataan Vino.


"nasib punya suami mesumπŸ˜‘" batin Ica.


🍁🍁🍁🍁


pukul 15:00


(mansion utama Agus)


"pa,, ma aku merindukan Vino,, aku mau menemuinya sekarang" ucap varo abangnya Vino.


"ia,, sampaikan salam mama kepada Ica" jawab era (mama Vino)


"oky" jawab varo.


🌸🌸🌸🌸


Di mansion Vino,,,,


"kira kira apa yang adik dan adik ipar lakukan ya,, bagaimana ekspresi mereka saat tau aku datang" ucap girang varo saat hampir dekat dengan pintu utama.


plakkkk,,,,,


"CK,, MUAK,, MUAK AKU MELIHAT MU,, PERGI KAU DARI HADAPAN KU SEKARANG!!!"Teriak Vino.


" hiks,,, Vino bukan kah sudah aku katakan saat itu kalau,,, "ucap ica terpotong oleh Vino.


" KALAU APA HUHHH,, KALAU TARA SELINGKUH GITU,,, KASIH BUKTI SUPAYA AKU PERCAYA!" Teriak Vino lagi sambil memegang dagu ica keras.


"Vino ini beneran aku gak bohong hiks,,, dan,, a-aku ada buktinya" ucap ica sambil ingin memberikan ponselnya tapi Vino menepis nya. dan ponsel itu jatuh tepat di depan Varo yang kaget melihat pertengkaran adik dan adik iparnya ini.


"APA APAAN INI?" teriak varo yang baru masuk sambil memegang ponsel ica yang layarnya sudah retak mungkin tidak bisa di hidupkan lagi karena terbentur keras terkena lantai.


"Varo!?" ucap Vino dan ica sekalian.


Vino pun naik ke lantai atas dan meninggal ica dan Varo sendirian, ica kembali menangis tersedu sedu Varo pun menunduk dan bertanya kepada ica yang terduduk di lantai.


"apa yang terjadi?" tanya Varo.


"sebenar nya,,,,


.


.


.


.


[jangan lupa like, komen&voteπŸ‘πŸ»]