
Setelah sampai ditempat tujuan vino memarkirkan mobilnya dan masuk ke sebuah Club tempat biasa dia berkumpul dengan teman temannya, seperti sudah berencana vino bisa melihat teman temannya yang asik dengan wanita kecuali miko.
Rian dan faro sudah terlena dan cukup mabuk untuk bisa mengontrol diri takut takut mereka khilaf untung ada miko yang menjaga dan mencoba untuk membuat mereka sadar.
"Vino?" panggil miko yang sudah lama tidak melihat temannya ini, entah hilang kemana.
"mik,,lo juga disini?" tanya vino datar dan melirik sekilas rian dan faro.
"emmm,, kita sering kesini,, biasa mereka butuh hiburan karena kelamaan menjomblo" ucap miko sedikit menyindir ke arah kedua beas friend nya itu.
"lo juga jomlo kali" ucap vino dan mendapat gelengan kepala dari miko.
"gw udh beristri" jawab miko.
"sejak kapan? lo gk kasih tau gw" tanya vino terkejut dan melupakan masalahnya yg baru saja dihadapinya.
"lo sih ngilang,, lo sibuk banget dan gw juga gak buat pesta, gw dijodohkan" jawab miko meneguk minumannya.
"gimana rasanya,,, apa lo udh jebol dia?" tanya vino terus terang.
"tentu!" jawab miko antusias.
"adik gw gk bisa nahan,, lihat lekuk tubuh istri gw itu" ucap miko sedikit melirik dimana adiknya berada.
"hahaha,, parah lu mik" ucap vino dan seketika dia teringan dimana dia menjebol ica, senyumannya seketika memudar dan kembali menjadi datar.
"gw butuh hiburan,,, bawakan minuman seperti biasa buat gw" ucap vino kepada pelayan.
Rian dan faro sudah tertidur di sofa karena terlalu lelah,, miko pun pamit kepada vino untuk mengantar ke dua teman mereka.
"gw duluan ya" pamit miko.
"hmmmm" jawab vino singkat.
๐บ๐บ๐บ๐บ
Di mansion,,,,
Ica sedang asik melihat album yang ditemuinya saat sedang membersihkan lemari lama di gudang,, ica iseng iseng mau lihat lihat apa yang bisa dia temuin atau yang menarik dimatanya,,,(kalau orang hamil memang ngidam macam macam) sesat sedang melihat susunan buku buku di sebuah lemari ica tidak sengaja melihat sebuah album yang ternyata album vino kecil,, "menggemaskan" ucap ica saat melihat satu persatu foto di album itu.
memang saat beberapa saat yang lalu varo dan freya meninggalkan mansion nya ica merasa bosan dan bingung mau melakukan apa akhirnya dia memilih mengelilingi sekitaran rumah hingga dia menemukan sebuah ruangan penyimpanan barang lama (gudang).
๐น๐น๐น๐น
Hari sudah mulai gelap,, ica baru saja selesai membersihkan diri dan perutnya keroncongan minta di isi,, mendengar suara mobil vino ica tidak langsung terun dia memilih mengendap endap melihat apa yang dilakukan vino.
Deg
Ica melihat vino di bopong seorang wanita,, siapa lagi kalau bukan tara, wanita itu memopong vino ke dalam kamar tamu karena vino memintanya untuk membawanya ke situ.
tara menyadari ica melihat mereka tara sengaja memperlihatkan kemesraan mereka vino terus menerus mengigau mengatai ica dengan buruk , dan yang lebih parahnya saat tara terus menggodanya dan menghasut vino untuk menceraikan ica.
ica yang sudah tidak sanggup pun masuk ke dalam kamarnya, dia mengeluarkan semua bukti yang sudah dia kumpulkan selama ini dan ica menulis sebuah surat, surat itu diletakkan di sebelah bukti bukti yang ada di atas lemari rias.
setelah itu ica ke kamar mandi untuk cuci muka dan sikat gigi, selesai melakukan kegiatannya ica menuju ke ranjang nya dan vino biasa tiduri.
Sebelumnya ica menyempatkan diri untuk chat abangnya (rio) hari ulang tahunnya ke 20 thn yang tidak lama lagi tinggal menunggu hari.
ica mulai memejamkan matanya tapi seketika kembali terbuka saat tiba tiba terdengar suara belenggu yang sama sekali tidak ingin didengar olehnya.
perlahan ica kembali memejamkan matanya dengan air mata yang terus mengalir hingga membawanya ke alam mimpi.
Keesokan harinya,,,,