I MERRIED A MERMAID

I MERRIED A MERMAID
(Selingkuh)



Ica dan vino pergi keluar untuk membeli beberapa keperluan ica yang sudah habis, itu pun ica yang memaksa vino menemaninya. entah kenapa dia sangat ingin lengket dengan vino. dan di perjalanan ica tidak sengaja melihat seseorang yang dia kenal tanpa permisi ica turun dari mobil dan berlari kearah seseorang itu.


vino ikut keluar karena ica berlari begitu kencang vino kehilangan jejak ica di keramaian taman di sore hari itu.


"ck,, kemana perginya" saat sedang mencari cari vino akhirnya menemukan ica,, vino lari kecil ke arah ica dengan rasa lega, tapi langkahnya berhenti saat melihat ica dipeluk oleh seorang laki laki bahkan ica membalas pelukan itu.


vino mengeraskan rahangnya,, berjalan kearah ica dan menariknya secara paksa, langkah mereka berhenti saat pria itu ikut mencekal tangan satunya itu membuat ica bagai boneka yang direbut dua orang anak.


"lepaskan dia" ucap pria itu.


"lepaskan tangan mu itu atau akan aku patahkan sekarang juga" ancam vino dengan aura membunuh.


ica yang sudah pernah melihat kemarahan vino langsung menengahi pertengkaran itu meminta pria yang memeluknya tadi itu untuk pergi dan membiarkannya bersama vino.


pria itu mengerti saat melihat tatapan ica lalu meninggalkan ica dan vino, setelah kepergian pria itu vino kembali menarik tangan ica secara kasar dan mendorong paksa ica masuk ke mobil.


Tindakannya itu menarik perhatian pengunjung taman saat ini, tapi vino tidak menghiraukan nya.


"masuk!!" ucap vino dingin langsung mendorong ica masuk, kepala ica sempat terantuk tapi vino tidak peduli dan langsung melajukan mobilnya.


Sesampainya di mansion....


vino langsung masuk ke dalam mansion nya meninggalkan ica yang sedang bengong dan takut untuk masuk.


Dengan ragu ica berjalan menuju pintu, ternyata vino sedang duduk dengan tenangnya di kursi sofa seperti menunggu seseorang.


karena peka ica langsung masuk dan duduk di hadapan vino.


"kau berselingkuh?" ucap vino dingin, kata itu menyambar ica bak petir di siang bolong, vino bisa berfikir begitu saat ica sudah memberikan semuanya kepadanya.


"kau menuduhku?" tanya balik ica.


"jawab saja pertanyaan ku" kini vino sudah menatap tajam ica.


"dia,, d-dia emmm,,, "


"kau terbata bata,, itu membuktikan bahwa perkataan ku benar" ucap vino sambil menunjukkan senyum mematikan.


"bukan itu vin, kau,, "


"apa huh,,, kau tidak bisa berkilah dari kebenaran" ucap vino lagi tapi sekarang sudah berdiri dari duduknya.


"tidak bisakah kau mendengar penjelasan ku dulu?" tanya ica mulai kesal dan berkaca kaca.


tanpa bertanya lagi ica masuk ke kamar dan membersihkan dirinya.


πŸ•ŠπŸ•ŠπŸ•ŠπŸ•Š


Bandara,,,,


varo dan freya sudah berada di bandara, mereka akan berangkat, kehadiran mereka menyita perhatian setiap orang di bandara.


setelah varo yang menggunakan jas kerja berwarna navy dan kaca mata hitam yang tidak pernah lepas darinya.


sedangkan kaum pria tercengang dengan kecantikan freya menggunakan setelan kerja dan tidak lupa juga kaca mata hitamnya dangan rambut yang di kuncir kuda sedikit berantakan.



...(setelan varo + kaca mata) ...



...(Setelan freya + kaca mata) ...


varo yang menyadari itu langsung menggandeng pinggul freya lalu menuntunnya ke dalam pesawat.


freya tidak mengeluh karena sudah terbiasa, bahkan dia merasa sudah menjadi sugar baby varo sekarang.


pesawat sudah lepas landas,, varo sengaja tidak memberi taukan tentang kepulangannya kepada keluarga agar mereka terkejut dan terharu.


πŸ›¬πŸ›¬πŸ›¬


Varo dan freya telah Sampai, freya terus menatap sekeliling bendara lalu menghirup udara segar.


saat mereka sampai sudah ada mobil yang menjemput mereka,, dan tempat tujuan pertamanya adalah kediaman vino karena itu tempat terdekat untuk sementara mereka beristirahat.


🌺🌺🌺


Plakkk


Niat varo ingin membuat kejutan malah dirinya yang dibuat terkejut.


"VINO!!"