
"kita tidak bisa mendengar apa yang mereka katakan, dan sepertinya anak kecil itu dekat dengan ica,, apa mungkin dia,,,,
"Anak gw" ucap vino cepat.
π³π³π³π³
"mom,,,celi mau main ya" ujar anak itu.
"ia,, tapi jangan jauh jauh dan jangan pulang terlalu lama ya sayang" balas ica.
"siap mom" anak itu berlalu pergi dan ica melanjutkan tugasnya memantau rakyat.
Setelah marissa mengatakan kepadanya bahwa dia akan menjadi seorang ratu, marissa memberi beberapa ujian dan tugas kepada ica supaya ica nantinya akan terbiasa.
Di perpus kerajaan pegasus,,,,
Bugkkkk
"ehh,, maaf saya tidak sengaja" ujar amyra cepat.
"hmmm" jawab seseorang itu dingin.
"dingin amat tu anak" gumam amyra kesal.
Amyra melanjutkan langkahnya untuk membaca beberapa buku tentang elemen kekuatan, amyra baru mendapatkan satu kekuatan yaitu elemen kehidupan amyra hanya bisa menghidupkan alam sekitarnya tidak untuk manusia dan sesama jenisnya.
Sedangkan ica baru dalam tahapan mendapatkan elemen kekuatannya.
ππππ
*π·πππ πΏπππππππππ ππππ*
"Pengumuman! hari ini kita akan menyaksikan pelantikan ratu baru di istana, ratu marissa memerintahkan supaya kalian semua datang dan menyaksikan pelantikan ini" sebuah pengumuman yang berkumandang menyusuri wilayah kerajaan pegasus.
"wah sepertinya hari ini hari yang membahagiakan"
"aku tidak sabar ingin melihat kecantikan ratu baru kita"
"kalau begitu ayo kita pergi bersiap siap ke istana"
"ayo"
Kita kira begitu lah pembicaraan orang yang mendengar kabar itu, ada yang senang ada yang iri dan ada juga yang senang tapi iri. gimana konsepnya itu?π€
ππππ
Di sebuah ruangan terlihat seorang mermaid wanita yang sangat cantik setelah di poles dengan make up yang sederhana dan atas yang sama dengan warna siripnya.
"aku sangat gugup bibik" ucap ica gugup sambil menggenggam tangan bibik nya erat.
"tenang lah,, kau tinggal tersenyum saja nanti kepada mereka" ucap marissa sambil tersenyum.
"emm,, baik bibik" jawab ica pasrah.
"mommy!!!" panggil celi ke arah ica.
"aa,,,
"kak alica memang selalu cantik" ucap seseorang yang baru masuk, siapa lagi kalau bukan Amyra.
"kau juga cantik amyra" balas ica tersenyum.
"itu sih pasti" ucap amyra bangga.
"udah udah,, sekarang sudah saatnya kita ke aula pertemuan dan melantik mu sebagai ratu" potong marissa yang melihat sudah saatnya pelantikan.
"yeeyyy" girang celi dan menarik amyra ke luar duduk di kursi khusus mereka.
ππππ
Riuh piuh terdengar di aula mereka menantikan kedatangan ratu baru mereka.
"Perhatian! Ratu dan tuan putri Mahkota telah tiba" ucap si penjaga pintu gerbang melihat kedatangan pemimpinnya.
Semua yang hadir disitu terkagum kagum dengan kecantikan ica dengan senyum yang mengembang ica berjalan menuju kursi di sebelah singgasana marissa.
Dengan anggun ica dan marissa berjalan di atas red karpet dengan sorakan dari putri kecil ica, bisa dilihat amyra yang berusaha menghentikan celi yang sangat aktif itu.
"MOMMY!!!" teriak celi.
"Celi, udh duduk gk,, sini,, aghkk" ucap amyra dan hampir saja jatuh dari kursi gara gara kehebohan celi.
"buna jangan ganggu celi ihh" kesal celi dan menggeser arah duduknya.
marissa hanya menggelengkan kepalanya sedangkan ica sudah cekikikan membuat cantiknya bertambah.
β¨β¨β¨β¨
"Buset,, anak lo aktif banget" ujar rian.
"hahaha benar lo rian" timpal faro.
"anak gw gitu lohπ" jawab vino bangga.
"ponakan gw" balas freya yg tiba tiba berada di sebelah vino.
Agkhhhh
"sejak kapan lo di sini curut" kesal vino yang kaget dengan kehadiran freya.
"sejak tadi" balas freya santai.
Sedangkan faro sudah mengelus ngelus dadanya karena kaget dan rian sudah jungkir balik dari kursi yang ia duduki, sungguh sial nasib rian hari ini.
"udah di usir bini,, sekarang malah jatuh dari kursi" ujar rian yang masih tergeletak sambil menahan sakit di pinggangnya.
Mereka semua hanya bisa tertawa melihat sahabatnya yang satu ini.