I MERRIED A MERMAID

I MERRIED A MERMAID
(Sebenarnya)



"hem,, itu,,, " ica gelagapan mau menjawab apa sampai seseorang memanggilnya.


"syg!?"


Semua siswa/siswi di kelas ica melihat ke asal suara itu.


"Riko!?" ketiga teman ica berteriak serentak.


"Riko?" ucap ica pelan.


"hah,,, sayang?" bingung sekaligus terkejut satu kelas.


...[btw,,, ini di kelas ica ya]...


Riko datang dan memeluk ica,,, sontak semua menutup mulut mereka,, tanpa mereka sadari vino juga melihat kejadian itu.


"apa kau sudah makan syg?" tanya Riko.


"hemm,,, sudah,, rik, gimana kalau kita bicara di tempat lain" ajak ica.


"baiklah,, kita berdua,, hanya berdua" ucap Riko sambil melirik ke tiga teman ica lalu menggandeng tangan ica menuju taman kampus.


(ouh,, ia yg perpisahan kemarin itu yg S3 y,,, jadi abangnya vino yang baru lulus,, mereka baru naik S3)


******


di Taman....


Riko terus menempel kepada ica,, bahkan tidak mengizinkan ica pergi walau senti pun, ica sampai kesal dengan perubahan dari dalam Riko.


"kemana sih sifat swangmu,,, kenapa kau tiba2 sangat manja dan keras kepala,, huh,,," batin ica kesal dan mencoba mencari akal supaya bisa pergi dari situ,, dia sudah benar benar jengah dengan perlakuan Riko kepadanya.


Sampai akhirnya dia memiliki ide,,,


"rik,,, aku ke kelas dulu ya sebentar lagi aku akan ulangan,, kau tidak mau kan aku sampai dimarahi dosen?" bujuknya dengan trik yg paling ampuh yaitu membuat ekspresi nya seimut mungkin.


"ck,,, padahal aku masih ingin bersama dengan mu" ucap Riko dengan memajukan bibirnya.


"haduh,,, rik,, dimana sifat swangmu" pekik ica dalam hati,, yaialah mana berani ica berkata begitu,, bisa bertambah rumit peluang dia pergi dari situ.


"jelaskan!?" ucap melda.


"huh,, baiklah tapi nanti saat istirahat saja aku jelaskan" pasrah ica.


lima menit kemudian dosen pun datang dan memberi mereka kertas ulangan dan beberapa penjelasan sebelum ulangan.


__________


Sekarang ke tiga teman ica duduk mengelilingi


ica bersamaan juga ica tanpa sengaja melihat ke arah vino yang baru masuk ke kantin,, mereka saling tatap beberapa detik setelah itu vino langsung melihat ke arah lain begitu juga dengan ica di kejutkan dengan pertanyaan dari lisa.


"ayo sekarang jelaskan ke kami" ucap lisa dan di angguki oleh melda dan Mia.


"hemm,, jadi gini,,aku sama riko itu awalnya bertemu di belakang panggung dan aku bareng vino,, tiba tiba riko narik tangan aku dan membawa aku ke sebuah taman,,, disitulah dia mengutarakan perasaannya dan kami jadian di malam itu juga,, " jelas ica.


"jadi,, tanda itu?" ucap melda sambil menunjuk ke arah leher ica.


"apa itu,, apa kau melakukan,,, " ucap Mia gantung dengan cepat Ica menggeleng.


"bu,,, bukan,, ini,, ini,,, " jawab ica gugup.


"jadi?" melda mengangkat sebelah alisnya dan menatap lekat ica.


"itu aku,, hemm,, gimana ya,,"jawab ica gugup,, dia tidak tau harus memulai dari mana.


karena kegugupan nya ica mencoba menghilangkan kegugupan nya dengan cara melihat lihat tanpa arah ke setiap sudut kantin,, hingga tatapannya jatuh pada satu meja dan sekarang malah jantungnya yg meraton,, matanya terkunci ke arah meja itu,, antara marah dan kecewa,,, ica terus menatap dan seseorang yg dia tatap tersenyum sambil menaikan alisnya.


" ica,,ica,,"panggil lisa beberapa kali karena ica tak kunjung menjawab.


"hah,,, i, ia,, tapi kalian harus janji jangan kasih tau ke siapapun,, ok" ica mengangkat jari kelingkingnya.


********


flashback*


Ica sudah pulang dan di dalam sangat gelap