I LOVE MY SENIOR

I LOVE MY SENIOR
Curhat Natalie..



Keduanya pun takjub tak percaya saat mendengar pengakuan dari Jeremy yang mengiyakan bahwa Jeremy dan Kimberly memang merencanakan untuk menikah secepatnya di usia mereka yang masih terbilang sangat mudah dengan Jeremy yang berusia 25 tahun dan Kimberly yang berusia 22 tahun.


"Iya mah benar sekali Kimberly dan aku merencanakan untuk menikah secepatnya."


"Wow Selamat ya untuk kalian berdua apa nggak sebaiknya kita tunggu kakak-kakakmu datang dulu untuk memikirkan tanggal pernikahan kalian? Ya sudah mulai sekarang jangan lagi memanggil Mama tante panggil mamah ya." tanya Natali untuk memastikan.


"Iya mah kalau untuk soal tanggal kita tunggu ke Alona dan Kak Ronald datang terlebih dahulu sih cuman memang kita ingin segera memberitahukan mama dan papa atas keputusan kita untuk menikah secepatnya karena aku juga udah melamar Kimberly walau tidak secara resmi sih."


"Ehem ehem lalu Bagaimana nasib Bianca Jer Apa kamu sudah memutuskannya? jangan sampai Kimberly menjadi pelakor di sini ya papa nggak mau kalian terlibat hal-hal yang tidak diinginkan nanti ke depannya oke, walau kamu memang tidak memiliki perasaan apapun kepada bianka namun semuanya harus diselesaikan dengan baik-baik, bukankah begitu mah?"


"Oh iya besok kan tanggal merah Mama lupa jadi Kimberly bisa Mama culik dong untuk mencurahkan segala isi hatinya menjadi calon istri bapak Jeremy yang terhormat si io muda dan sukses lalu tampan paripurna yang menyilaukan mata ini."


"Ahahaha dengan senang hati mah aku juga nggak tahu ternyata besok tanggalnya merah ya nggak Pak CEO jadi aku nggak perlu lagi dong izin bolos?"


"Iya ini kamu bebas untuk curhat bersama mamah sok sana Aku juga mau ngobrol dulu dengan papa ini jam


"Ayo Sayang kita ceritakan tentang bagaimana Kamu akhirnya kembali lagi dengan Jeremy."


"Dengan senang hati mah Tapi sebelum itu ceritain dong tentang asal mula pertemuan mama dan papa kan aku juga penasaran gimana sih akhirnya papa bisa menemukan wanita cantik lalu memilik fisik bule seperti ini." Kimberly yang menanyakan tentang bagaimana awal mula pertemuan papa mertuanya dengan mama mertuanya itu yang sejak dari dulu ingin sekali dia tanyakan namun tidak memiliki waktu untuk bersua kembali.


"Malu ah mama mau cerita panjang banget tuh nggak cukup sehari deh untuk nyeritainnya."


"Nggak papa dong mah please please please ya ya ya soalnya aku ingin sekali mendengar cerita yang bertema seperti di novel-novel, kisah pertemuan pak camat dengan bule cantik yang mempesona hahaha."


Setelah Natalie berganti baju santai kedua wanita cantik berbeda generasi itu pun akhirnya berkumpul di kamar yang ditempati oleh Kimberly tadi untuk memulai sesi curhatannya di dini hari itu yang membuat keduanya tetap terjaga karena kerinduan Setelah lama tidak bertemu sejak 6 tahun yang lalu.


"Mama akan bercerita dari pertemuan pertama ya.."


...🏬Kantor Kecamatan XXX...


"Pak Ardana Apakah bapak sudah berencana untuk menikah lagi Pak? para gadis di sini sudah menunggu jawaban bapak apakah sudah dibuka lowongan untuk mendaftar sebagai Ibu camat Pak?" tanya salah satu wartawan media online kepada bapak camat yang super tampan yang menjadi bulan-bulanan para remaja dan juga para janda-janda yang sudah penasaran dengan status Ayah Alona itu.


"Hah?! apa? No komen ya kalian ini apa saja kalian dilihat warga sekitar lihat wargaku sedang berbondong-bondong untuk mengurus KTP mengurus segala keperluan rumah tangga mereka sedangkan kalian masih saja di sini menghalangi proses pengurusan data-data mereka sehingga pekerjaan para karyawanku menjadi terbengkalai Tolong jangan sekarang kalau mau wawancara karena aku pun bukan seorang artis jadi bisakah kalian menanyakan hal ini lain kali saja kalau memang aku ada waktu di lain kesempatan."


"Tidak pak camat kami menunggu juga jawaban dari bapak." teriak para warga yang mayoritas adalah ibu-ibu rumah tangga sekaligus karyawan dari Ardana yang mayoritas adalah para gadis dan juga janda yang juga penasaran akan jawaban apa yang akan di berikan kepada wartawan tersebut.


"Bagus ibu-ibu dan mbak-mbak terima kasih atas dukungannya karena pertanyaan dari kami pastinya mewakili rasa penasaran anda semua iya kan?" wartawan itu pun kemudian sekali lagi memastikan kepada para wanita di sana agar Surya segera memberikan jawaban yang konkret dengan tidak lagi membuat penasaran semua orang.


"Ya meskipun aku sudah lama sendiri mengapa aku tidak juga memiliki pasangan karena di hatiku masih ada mendiang mantan istriku yang menguasai seluruh perasaanku Jadi mungkin aku belum bisa move on untuk sekarang tidak tahu di lain waktu dan di lain kesempatan oke apakah kalian sudah puas dengan jawabanku?"


"Huhu penonton kecewa kenapa nggak sekarang aja sih move on-nya Pak?" wartawan itu pun lagi-lagi memberikan pertanyaan yang semakin memprovokasi para wanita yang ada di sana hingga mereka berseru histeris dan bertepuk tangan seakan bersorak-sorai menyemangati pak camat mereka agar segera move on dari perasaannya terhadap mantan istrinya yang bahkan sebelum kematiannya pun mereka juga tidak menikah kembali status mereka sudah jelas-jelas sudah sebagai mantan suami istri.


"saya kira sudah cukup jawaban dari saya kita harus melanjutkan aktivitas kita karena para warga sudah buru-buru agar data-datanya segera diperbaiki di sini jadi saya mohon mas para wartawan silakan kembali lagi saat saya sudah mengizinkan oke nanti bisa berkoordinasi dengan sekretaris camat untuk menentukan jadwal kunjungan berikutnya Oke mas saya juga harus segera mengadakan rapat di kantor gubernuran terima kasih selamat siang." pamit Ardana Surya Wijaya kepada para wartawan yang sudah berjubel di kantor kecamatan itu hingga membuat laju para warga yang akan mengurus pendataan menjadi terhalang.


Sang sopir langsung membukakan pintu mobil operasi operasional kantor camat itu yaitu Toyota Innova reborn warna hitam dengan nopolnya berwarna merah siap mengantar bapak camat mereka menuju ke kantor gubernur untuk mengadakan rapat bulanan.


🚘


🚘


🚘


Lalu sepertinya ada kendala di perjalanan sehingga membuat mobil tersebut sedikit mengalami masalah teknis sehingga harus terparkir di gedung kedutaan Belanda yang terdapat di jarak 10 km dari kantor gubernur yang akan dituju oleh karena dorongan untuk segera membuang air kecil ke toilet Surya pun akhirnya turun ke kantor kedutaan besar Belanda itu dengan maksud untuk membuang hajatnya ke toilet di sana.


Selang beberapa waktu karena air kecilnya sudah tidak tertahankan lagi Surya pun tidak melihat kalau ada wanita yang sedang keluar dari toilet itu dengan membenarkan kancing kemejanya yang masih sedikit terbuka dan menundukkan wajahnya lalu rambut panjang ikalnya menutupi sebagian wajahnya sehingga tubuh surya yang sedang lewat pun tidak terlihat olehnya dan alhasil mereka berdua pun bertabrakan..


Brugggg!!


"Aww kamu nggak punya mata ya nggak lihat apa ada orang keluar dari kamar mandi masih sibuk membenarkan kemejanya?" sarkas wanita itu yang tak lain dan tak bukan adalah Natalia Van Helsing salah satu staf di kedutaan Belanda itu. tubuh Natalia pun sedikit terpelanting dan alhasil Surya harus memeganginya sehingga wajah keduanya pun tampak berdekatan sedikit lagi berciuman.


DEG


Surya sedikit heran ternyata ada bule yang berbicara bahasa Indonesia sefasih itu di kantor kedutaan Belanda pula.


"Oh maafkan aku apa anda baik-baik saja? Maaf aku terburu-buru ke toilet permisi sebentar Aku akan kembali Tolong jangan marah-marah dulu please." ucap surya yang menenangkan Natalie agar tidak meledak-ledak dan memakinya karena Surya akan menuntaskan hajatnya dulu di dalam toilet.


Natalie yang melihatnya dengan terpesona karena ketampanan pria yang sepertinya usianya di bawah Natalia itu.


"Aduh kenapa jantungku berdegup kencang melihatnya Apakah ini yang dinamakan cinta pada pandang pertama Apakah akhirnya aku bisa move on dari Johan? pria ini sepertinya asli dari Indonesia tapi dia sangat tampan dan kulitnya yang putih bersih dan hidungnya pun mancung seperti masih ada keturunan bangsa asing?" gumam Natali pelan namun tidak terdengar oleh siapapun yang ada di sana.


Natalie pun masih menunggu Surya yang sedang buang air kecil di dalam toilet itu untuk meminta maaf dengan benar kepadanya. beberapa saat kemudian Surya pun kembali keluar dari toilet itu dengan Natalie yang sudah merapikan kemejanya yang sudah berantakan karena ditabrak oleh oleh Surya 5 menit yang lalu.


"Oh maafkan aku Nona aku tidak sengaja karena aku terburu-buru ini kartu namaku kalau memang aku perlu gandurugi kamu bisa menghubungiku di nomor itu baiklah aku harus kembali karena aku sudah ada rapat setelah ini. sekali lagi aku minta maaf karena sudah tidak sengaja menabrakmu."


"Ah iya iya." Natalie pun masih tertegun 5 menit kemudian baru sadar kalau Surya sudah tidak ada di depan matanya namun Natalie sudah menerima kartu nama di telapak tangannya yang bisa dia hubungi nanti.


Natalie pun agak menyesal kenapa tadi dia harus tertegun dan tidak sadar akan ucapan Maaf dari surya yang dilontarkannya dengan keadaan yang terburu-buru ingin segera pergi dari kantor kedutaan besar Belanda tersebut.


To be continued


...Berharap Readers ippiiieee mau komen di bab ini, Ayoo kritik deh cerita ippiiieee sampe menjurus gpapa kok, ippiiieee harap bisa komunikasi 2 arah dengan readers ippiiieee semua, untuk cerita ippiiieee di masa yang akan datang agar tidak monoton dan ngebosenin juga. Kalian suka nggak suka atau benci, boleh juga deh request mau dibikinin cerita yang kaya gimana, sok Kaka semua silahkan request, asal ceritanya lagi viral dan ramai di mana-mana yang genrenya kaya gitu. Berharap Readers semua selalu suka dengan alur yang ippie buat. Kedepannya ippiie pengen Kaka semua lebih kritis lagi dengan cerita yang ippie buat Lo. Ippi ikhlas di caci dan di maki demi kemajuan cerita ippiiieee ke depannya....


...Ini semua bukan untuk ippiiieee untuk kalian para Readers yang selalu setia ngikutin cerita ippiiieee dari awal sampai akhir, jangan segan segan untuk memberi koment yang pedas juga silakan. Ippie buka lebar pintu koment di setiap Novel yang ippi buat atau kirim pesan pribadi silahkan aja ippi malah makin bersemangat untuk berkarya jika kalian semakin mengkoreksi karya yang ippiiieee buat hati kalian berbunga-bunga karena seolah-olah masuk ke dalam ceritanya ke kehidupan kalian sehari-hari. For last but not least i hope u guys can stay put in my story forever mmmuuahh 😘😘😘...