I LOVE MY SENIOR

I LOVE MY SENIOR
Teka-Teki



...Pasadena Cafe.....


"Hmm jadi begitu ya kak? lalu apa kak Lona yang emang nggak pernah setuju dengan hubungan kami dari awal kan?"


"Ya sepertinya emang begitu, tapi kita juga tidak boleh berasumsi yang tidak-tidak, kak Alona memang melarang agar Jeremy tidak sedikit sedikit kembali ke Indonesia, Jeremy diminta untuk fokus pada pendidikannya.." Lalu Demian pun menghentikan percakapannya dengan Kimberly saat mang Ujang sudah masuk ke dalam cafe milik Demian dan membuat keduanya pun mengakhiri perbincangan yang penuh dengan teka-teki tersebut.


"Lo den Demian to yang punya Cafe ini?" Ujang yang terkejut melihat pemilik Pasadena Cafe yang mewah tersebut ternyata adalah teman dari Kimberly dan sahabat dari Jeremy yang sudah mendulang sukses di usia muda.


"Bukan mang, ini cafe milik tante saya? karena tante tidak mau saya menghabiskan masa muda saya dengan nongkrong di club club malam dan suka menghamburkan uang seenak jidat saya, akhirnya saya di serahi tugas untuk mengelola cafe ini."


"Baguslah kalo begitu den, sambil kuliah Aden bisa menabung dan menambah penghasilan dengan membantu Tante Aden ya kan?" sambil berbincang mang Ujang pun tak sengaja menyenggol sebuah pigura yang bertahtakan foto kecil disana.


...BRAKK...


"Ohh nggak apa-apa mang biarin aja nanti anak-anak biar yang bereskan." Demian pun menunjuk salah satu pegawainya untuk membereskan foto keluarga yang salah satunya terdapat foto seorang wanita cantik yang tercecer dari pigura yang pecah tadi.


"Tunggu Den, Aden kenal wanita ini?" tanya Mang Ujang saat foto yang tercecer tadi ternyata adalah foto dari seseorang yang dia kenal dan yang pernah ada dalam hatinya.


"Ya itu si boss besar mang, tante saya yang saya ceritakan tadi, pemilik tempat ini?!"


...DEG...


"Alina kamu bilang kamu belum menikah tapi mengapa kamu berfoto dengan seorang pria di dalam foto keluargamu, yang kesemuanya berpasang pasangan termasuk kamu." Gerutu Ujang dalam hatinya saat dilihatnya didalam foto keluarga Prasojo. Alina sedang menggandeng mesra seorang pria yang sepertinya adalah suaminya.


Alina apalagi ini? masih lekat rasanya penjelasanmu waktu itu kalo kamu nggak bisa move on dari aku, tapi apa yang kulihat sekarang dengan mata kepalaku sendiri, apakah dia suamimu? tapi itu bukan urusanku lagi. Aku sudah tidak peduli lagi Alina, aku sudah muak dengan semua wanita di dunia ini! tapi aku nggak mau sekedar berprasangka lebih baik aku tanya saja kejelasannya pada Demian." Gerutu mang Ujang dalam hatinya.


"Den mamang mau nanya sedikit kalo boleh tau itu di foto itu tantenya dan suaminya ya?"


"Ohh itu om yang paling bontot, adiknya Tante."


"Ahh ya ya ya." Ujang pun menjawab dengan menganggukkan kepalanya saat mendengar jawaban dari Demian tersebut. Hati Ujang pun terasa lega dan lapang karena ternyata pikiran buruknya tadi tentang cinta pertamanya itu adalah salah besar. Ujang pun tersenyum penuh arti saat prasangka buruknya tentang Alina tadi tidaklah benar.


"Kenapa mang? mamang kenal dengan Tante Lina?" Demian pun penasaran dengan perubahan raut wajah Ujang yang tadinya muram dan murung seketika ceria kembali dan tersenyum penuh arti setelah mendapat jawaban atas pertanyaan apakah tantenya itu sudah bersuami. Karena tidak banyak yang mengenal Tante Linanya di negeri ini.


Sebab masa muda tantenya banyak dihabiskan di luar negeri tempatnya menimba ilmu yakni di Australia.


"Ehmm majikan saya den yang sepertinya memiliki mantan kekasih yang mirip dengan Tante Aden, syukurlah kalo tantenya memang belum menikah. Sepertinya mantan majikan saya dulu akan sangat senang mendengar kabar ini den."


"Wow apakah mantan majikan mamang itu cinta pertamanya Tante Lina yang masing diingatnya sampai sekarang hingga Tante saya tidak bisa move on


"Ayo mang tunggu apa lagi sekarang malah mamang yang ngobrol ma kak Dem." Kimberly pun akhirnya mengajak Ujang yang sudah termenung begitu lama dengan mengerutkan kedua alisnya yang menduga-duga bahwa perkataan Alina satu setengah tahun yang lalu saat bertemu dengannya adalah bohong belaka. Lamunan Ujang pun di buyarkan oleh ajakan Kimberly yang tidak memberinya waktu juga untuk berpikir jernih.


"Hmm ba baik non mari den, cepat kita harus segera pulang ke mansion."


"Iya silakan mang, Ily semangat pantang mundur kejarlah cintamu setinggi langit kalau perlu susulah Jeremy lagi ke Amerika dan jangan lagi berpikir yang negatif oke? oh ya mang boleh saya minta no ponsel mamang," nasehat Demian itu agaknya sedikit mencubit relung hati Kimberly yang selama ini tidak pernah terlintas sedikitpun untuk berpikir positif sejak hubungannya dengan Jeremy harus terpisah jarak dan waktu.


"Oh ini den nomer mamang."


Lalu Demian pun mengantar kepergian Ujang dan Kimberly sampai mobil Kimberly hilang dari pandangan matanya.


****


🚘


🚘


🚘


"Ehem ehem sepertinya ada yang jatuh cinta lagi nih gimana non Apa yang sebenarnya terjadi tadi di cafe den Demian? Lalu bagaimana dengan nasib den Marvelo, dan aden-aden yang lain yang sudah menjadi korban pelampiasan non karena tidak bisa meluruskan persoalan dan kesalahpahaman dengan dan Jeremy, apakah Jeremy terbukti selingkuh dari non?" ucap Ujang panjang lebar sambil mengemudi mobil sport milik Kimberly yang duduk di kursi penumpang bagian belakang.


"Iya mang, mamang bener Jeremy ternyata nggak selingkuh dari Ily. lalu apa yang harus Ilu lakukan Mang? apa ily harus mendatanginya lagi ke Amerika, Karena dia juga dilarang keras oleh kakaknya untuk kembali lagi ke Indonesia Kalau tidak menyelesaikan S2 nya di sana."


"Non Kalau saran mamang mah sekarang kan non sudah kelas XII SMA dan sudah berusia hampir 18 tahun, usia yang cukup untuk memutuskan mana yang buruk dan mana yang baik menurut non kalau memang jauh di lubuk hati non masih ingin kembali bersama den Jeremy sebaiknya non meluruskan semua permasalahan yang non sendiri perbuat. sebaliknya kalau non memang tidak mau lagi berurusan dengan aden, ya sudah sampai di sini saja buka lembaran baru."


"Serius dengan sekolah non yang tinggal setahun lagi, fokuslah. Kalau memang jodoh pasti tidak akan ke mana non walau jauh dia akan terus didekatkan ama non, dan jangan khawatir, Dia nggak akan kemana-mana karena Tuhan sudah menakdirkan setiap manusia itu untuk berpasang-pasangan non."


...New Message Just Now...


081256xxx


Apa benar ini nomer mang Ujang?


Me


Ya benar dengan siapa ya?


081256xxx


Ini Demian mang..


Me


Oh ya den mamang simpan nomornya


Demian (Ponakan Alina)


Maaf Mang jangan bilang mamanglah selama ini cinta pertama Tante Lina?


DEG


To be continued


...Hai hai zeyeng ippiiee yang ippiiee kasihi yuk beri vote coment kopi dan bunganya untuk Jeremy dan Kimberly ditunggu zakat dan dukungannya untuk novel ini. Jangan hanya like ayo coment yang banyak kalo perlu hujat deh karya otor yang banyak kurangnya ini. Hampir karya otor sebelumnya selalu ramai pembaca sekarang makin redup dan tak ada nyawa didalamnya. Semoga kita semua di beri kesehatan dan kelancaran rejeki. Para Readers kesayangan ippiiieee yang makin hilang di telan bumi ippiee yakin dengan mengungkap isi hati kalian yanh kritis mengenai karya ippie. Ippie yakin kedepannya bisa dijadikan perbaikan untuk next karya ippie yang lain. Semangat terus untuk ippiiieee untuk membuat karya yang semakin hari makin ditinggalkan hiks, ippie tidak perlu hadiah dan segala macamnya, Koment aja sok yang banyak, apa aja deh mau lanjut, mau semangat mau bubar terserah deh asal masih menunjukkan kalo karya ippie ini masih ada yang baca dan masih ada makhluk hidup disana. Dengan saran kritik dari Readers semua ippiiieee harap ippiiieee bisa mempersembahkan cerita mengenai kisah hidup sesuai yang Readers mau sehingga tidak terjadi kekosongan seperti ini. Ippie mohon sekali lagi koment, koment dan koment. Mmuaaahhh😘😘😘...