I LOVE MY SENIOR

I LOVE MY SENIOR
Kamu Nanya?



"Kak Dem Apakah benar isi pesan dari Jeremy yang menceritakan bahwa dia tidak pernah memiliki kekasih lain selain aku dan ternyata dia tidak selingkuh selama ini?"


Demian tidak menjawab apa-apa tetapi Demian menganggukkan kepalanya seraya membenarkan pertanyaan dari Kimberly tentang kecurigaannya selama ini yang tidak berdasar dan belum tentu seperti itu kebenarannya.


"Tapi kenapa Gadis itu sangat mesra kepadanya sampai Jeremy harus mamangkunya lalu tangan Gadis itu pun mencubit mesra kedua pipi Jeremy. Tolong Kakak jelaskan kenapa harus ada adegan seperti itu Kak?" Kimberly masih melakukan pembelaan diri karena menurut Kimberly tindakannya yang tiba-tiba menghilang dari apartemen Jeremy itu merupakan tindakan yang sangat benar saat seseorang yang sangat dicintainya tiba-tiba bermesraan dengan gadis lain di depan teman-temannya.


Kimberly masih saja tidak percaya dengan keterangan dari Demian tadi seolah mencari pembenaran atas tindakannya yang menurut Demian adalah salah besar. ibaratnya seseorang dengan modal yang cukup besar pergi ke negeri orang lalu tiba-tiba harus memutuskan secara sepihak dan kembali ke negeri asalnya dengan biaya yang juga tidak sedikit tanpa mendapatkan jawaban apapun dari rasa penasarannya tadi.


Betapa bodohnya seseorang yang melakukan hal seperti itu sungguh tindakan Kimberly itu sangatlah di luar nalar logika manusia normal. sekaya-kayanya seseorang dan sebanyak apapun modal seseorang untuk berangkat ke luar negeri lalu dia pun harus menghamburkan lagi uang ribuan dolarnya untuk kembali lagi ke negerinya tanpa mendapatkan jawaban apapun itu merupakan tindakan yang sangat-sangat menggelikan.


Seharusnya Kimberly bisa berpikir positif saat itu kalaupun Jeremy memang sengaja untuk selingkuh darinya tidak mungkin Jeremy dan selingkuhannya itu akan bermesraan di depan teman-temannya yang lain pasti mereka akan mencari tempat yang aman yang hanya ada mereka berdua.


"Baiklah aku tidak akan menjelaskan tentang hal ini lagi sekarang baca sendiri pesan-pesan dari Jeremy yang panjang dan lebar ini nanti kamu akan mendapatkan jawaban yang memang kamu tunggu selama ini."


Setelah 60 menit berlalu, sampai Cafe Demian pun harus tutup karena hari menunjukkan pukul 12.00 malam. Di kala para pegawai Demian pun sudah harus bersiap-siap pulang sambil masih membersihkan sisa-sisa sampah di atas meja cafe itu lalu karyawan yang lain juga harus menyapu dan mengepel lantai Cafe itu hingga bersih kembali seperti sedia kala.


Kimberly yang tampak masih tidak percaya dengan kenyataan yang dia baca sendiri dari pesan yang Jeremi kirimkan kepada Demian di dalam ponselnya yang menjelaskan dengan gamblang awal mula kejadian sampai akhir adegan demi adegan yang membuat Kimberly salah paham dan meninggalkan cinta sejatinya yang diyakini oleh keduanya adalah pasangan sehidup semati yang tak mudah terpisahkan. namun sayangnya kenyataan berkata lain saat keyakinan Kimberly yang begitu mudahnya dipatahkan oleh adegan yang sebenarnya tidak terlalu mesra itu yang membuat hubungan keduanya pun berpisah.


Bahwa di saat gadis cantik yang adalah teman kuliah Jeremy tidak sengaja terduduk di atas pangkuannya karena mereka keterlaluan bercanda sehingga Gadis itu pun terdorong oleh teman Jeremy yang lain hingga akhirnya terduduk di atas pangkuan Jeremy.


Dikarenakan begitu gemes ingin sekali mencubit pipi Jeremi yang memang kulitnya sangat Asia sekali yang tidak dimiliki oleh teman-teman bulenya sang gadis itu pun gemes dan mencubit kedua pipi Jeremy sampai kejadian itu tertangkap oleh mata dan kepala Kimberly sendiri hingga Kimberly mengambil kesimpulan lain dari adegan yang dianggapnya sangat mesra itu.


"Ily sebaiknya kamu pulang tuh Mang Ujang udah nge jemput kamu di depan cafe. Aku sih nggak mau ikut campur dengan urusan kalian berdua, kamu sendiri yang bisa membaca dan mengartikan sendiri apa sebenarnya tujuan dari Jeremy hingga tidak bisa bertemu denganmu di Indonesia dan meluruskan kesalah pahaman yang terjadi."


Kimberly pun akhirnya tahu Apa alasan Jeremy selama ini karena tidak menyusulnya ke Indonesia lalu menanyakan Apa alasan Kimberly mengganti nomor ponselnya sampai sekarang. betapa menyesalnya Kimberly saat ini setelah tahu bahwa sang kekasih hatinya tidak pernah menghianatinya malah Kimberly yang sering terlihat berkencan dengan berbagai pemuda yang berbeda-beda tiap minggunya. Kimberly yang memang sangat ingin sekali melupakan bayang-bayang Jeremy dengan sengaja mengiyakan setiap ajakan kencan dari beberapa pemuda yang tentu saja levelnya masih di bawah Jeremy.


"Kak Dem apa yang udah aku lakukan hingga sampai 1 tahun tidak memberinya kabar apapun Lalu orang tuaku pun bertanya-tanya perihal kenapa aku tidak pernah ke New York lagi selama ini. Untungnya aku tidak pernah membuka kisah kasih kita yang putus di tengah jalan karena penilaianku yang salah terhadapnya. Aku terlalu terburu-buru memutuskan untuk menghilang dari kehidupan Jeremy selama-lamanya. aku terlalu cemburu ternyata di New York, hal seperti itu adalah hal yang biasa bahkan bercinta di depan teman-temannya pun itu juga itu adalah hal yang biasa."


"Yah Bagus deh kalau kamu sekarang tahu kenyataan yang sebenarnya, maka dari itu kamu harus meluruskan kesalahpahaman ini kalau kamu masih ingin meraih cinta Jeremy kembali tetapi aku tidak bisa memastikan juga Apakah Jeremy juga mau memaafkanmu lagi?" Demian pun turut prihatin dengan kisah cinta kedua anak manusia yang diketahuinya sama-sama cinta tapi juga sama-sama keras kepala ini pun akhirnya harus menelan pil pahit sakit hati saling benci satu sama lain.


"Namun, lambat laun pasti kedua orang tuaku akan curiga, karena ternyata aku sudah nggak pernah lagi menghubungi Jeremy dan juga sebaliknya. Hiks.. kak aku sangat menyesali perbuatanku yang terlalu gegabah hingga membuatnya patah hati. Tapi syukurlah dia tetap bisa fokus dengan pelajarannya." sambil masih mencurahkan isi hatinya pada Demian. Kimberly pun mengirim pesan pada mang Ujang dan menyuruhnya untuk turun dari mobil terlebih dahulu dan menunggunya di di dalam cafe Demian.


...New Message just now...


Mang tunggu dulu ya, aku masih curhat dengan Demian.


Mang Ujang


Ya non mamang masuk sajalah kalau begitu.


Me


Ya mang..


...DEG...


To be continued


...Hai hai zeyeng ippiiee yang ippiiee kasihi yuk beri vote coment kopi dan bunganya untuk Jeremy dan Kimberly ditunggu zakat dan dukungannya untuk novel ini. Jangan hanya like ayo coment yang banyak kalo perlu hujat deh karya otor yang banyak kurangnya ini. Hampir karya otor sebelumnya selalu ramai pembaca sekarang makin redup dan tak ada nyawa didalamnya. Semoga kita semua di beri kesehatan dan kelancaran rejeki. Para Readers kesayangan ippiiieee yang makin hilang di telan bumi ippiee yakin dengan mengungkap isi hati kalian yanh kritis mengenai karya ippie. Ippie yakin kedepannya bisa dijadikan perbaikan untuk next karya ippie yang lain. Semangat terus untuk ippiiieee untuk membuat karya yang semakin hari makin ditinggalkan hiks, ippie tidak perlu hadiah dan segala macamnya, Koment aja sok yang banyak, apa aja deh mau lanjut, mau semangat mau bubar terserah deh asal masih menunjukkan kalo karya ippie ini masih ada yang baca dan masih ada makhluk hidup disana. Dengan saran kritik dari Readers semua ippiiieee harap ippiiieee bisa mempersembahkan cerita mengenai kisah hidup sesuai yang Readers mau sehingga tidak terjadi kekosongan seperti ini. Ippie mohon sekali lagi koment, koment dan koment. Mmuaaahhh😘😘😘...