
...๐๏ธKediaman Surya Wijaya...
"Hmmm aku tuh nggak suka dikit tapi suka buangett ngeettt ngeet." ucap Natalie sambil memencet hidung mancung Jo in sung a.k.a sugar Daddy tampan a.k.a pak camat tampan.
"Oiya, sudah siap jadi kekasih pak camat dong?" tanya Surya sambil masih erat memeluk tubuh Natalie yang polos dan harus segera mandi lagi untuk persiapan berangkat bekerja.
"Hmmm iya mas aku mandi dulu kalo begitu udah jam 05.30 pasti, kalo dari sini ke kedutaan nggak jauh kan?" tanya Natalie penasaran sambil matanya terpejam dalam dekapan hangat pria mapan itu.
"Emmm dari sini kalo nggak macet bisa 1 jam kalo naik mobil, tapi kalo memang nggak memungkinkan bisa naik ojol 30 menit sampai."
"Apa aduh aku harus mandi sekarang mas cup." ucap Natalie sambil lagi-lagu mencium pipi pria tampan itu sebelum dia melesat ke kamar mandi.
"Nata mau dihukum lagi kamu!" Surya pun tidak mau senjatanya bangkit lagi untuk meminta jatah yang sepertinya akan didapatkan secara teratur mulai sekarang.
"Ahahhaha ampuunn, nggak! Natalie pun memberi kedipan di sebelah matanya untuk menggoda Surya lagi. Surya pun menggeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkah laku wanita se xy yang sehari semalam sudah di kerjainnya habis-habisan."
...BLAMM...
"Heiii keras sekali menutup pintunya kamu sepertinya ingin mencoba untuk merobohkan kamar mandi itu Nata!"
"Pak camat dilarang marah-marah nggak jelas begitu nanti gantengnya hilang Lo?" teriakan Nata dari dalam kamar mandi itu yang samar-samar terdengar oleh Surya.
"Ngomong apa dia, Hmmm bagaimana seorang wanita cantik bisa terdampar di rumahku seharian ini dan sekarang menjadi kekasihku, oh sayang Shinta apakah benar wanita ini yang kau impikan di dalam tidurmu waktu itu hingga kamu tega meninggalkanku dalan kesendirianku.
...Cek.. klek...
"Yah aku ganti baju kemarin dong mas? aduhh aku lupa aku kira ini di rumahku?" tanya Natalie yang kesulitan karena terpaksa harus memakai baju kemarin untuk pergi ke kantornya.
"Ya mau bagaimana lagi Nata, aku nggak keberatan kalo kamu nggak pakai apa-apa sayang, jangan memaksakan dirimu untuk bersolek di depanku."
"Isshh.. sudah mas mandi sanah!" Natalie yang setinggi leher jenjang Surya karena tinggi wanita bule seperti Natalie rata-rata 170 cm. Sedangkan tinggi badan Jo insung Indonesia ini sekitar 189cm.
Natalie pun memukul lengan Surya karena berlaku sangat me sum terhadapnya Natalie pun gemas untuk memukul lengannya. Natalie masih memakai dalaman merahnya dengan Bathrobe milik Surya yang kedodoran menutup tubuh mungil dan terlatihnya karena Natalie yang aktif nge-gym seminggu sekali itu sukses membuat bentuk body goalsnya begitu indah.
Surya pun tersenyum saja melihat tingkah wanita cantik yang turun dari langit ini.
"Mau berangkat jam berapa? kamu mau menungguku mandi dulu atau mau berangkat sekarang?" Surya pun mendekati tubuh wanita cantik yang kini sudah mengganti pakaiannya lagi dengan setelan kerjanya kemarin itu dan melingkarkan tangannya ke lingkar perut ramping Natalie hingga bulu kuduk Natalie pun meremang dan detak jantung yang berdegup kencang.
...DEG...
"Ehh hehe mass aku berangkat sekarang ya?" masih salah tingkah Natalie dengan sentuhan sentuhan yang Surya berikan sebagai pria dewasa yang berpengalaman tentang hubungan percintaan yang sangat berbeda dengan Natalie yang belum sama sekali berpengalaman dengan skinship yang sekarang berhasil membuat sekujur tubuh Natalie menghangat.
"Emmm buru-buru amat sih, aku kan masih kangen." jawab Surya yang masih ingin in tim dengan tubuh Natalie yang begitu molek pasti akan membuat kepala Surya pening terbayang-bayang bagaimana manisnya pergumulan semalam yang berhasil membuat sosis Surya bangkit lagi dan lagi.
"Iya hihi mas, aku juga nggak bakal bisa kerja kalo mas begini, i have to gohmmpppffhh hmmppffhh aku kan bau lihat bajuku aja baju kemarin bayangkan keringatku hmmmpphhhff ma aaa ss." Surya yang sudah hilang akal normalnya pun menghujani wajah Natalie yang masih polos belum bersolek itu pun tak luput dari terpaan deraan ciuman ba sah dari Surya di pagi itu.
"Aisshh bau beneran ya," ucap nata sambil mencium bau badannya di ketiak kanan dan kirinya sambil di hirupnya udara yang ada di sekitar ketiaknya tadi di ciumnya dalam-dalam ternyata Surya hanya menggodanya agar Nata memundurkan waktu bekerjanya agar bisa lebih lama bersamanya dan mencelupkan sekali lagi golok saktinya yang sudah puasa lama sekali.
"Pffttt, Ayoo aku antar ke depan kalo kamu buru-buru aku hanya menggodamu saja tadi."
Sambil menggenggam erat tangan lentik Natalie, Surya yang masih memakai kaos rumahannya dan juga celana pendeknya yang diambilnya sembarang di walk in closetmya lalu memakainya tanpa memakai dalaman lagi.
"Igh mas ih jahil banget sihh, ya sudah aku berangkat dulu ya? aduh aku telat nihh mana macet lagi daerah sebrang jalan itu udah banyak kendaraan begitu." ucap Natalie setelah akhirnya keduanya sampai di depan pintu rumah Surya yang berada di lantai 1.
"Ya sudah ati-ati ya, nanti aku kabarin kalo aku ada waktu mampir bye." ucap Surya sambil mengusap-usap puncak rambut Nata.
โจ
โจ
โจ
...Cekk.. kkrek Cekk.. krekk...
๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ
Suara kamera yang berhasil mengabadikan momen kemesraan bersama seorang wanita bule dengan rambut ikal tergerai sungguh cantik.
Paparazi yang kurang kerjaan sampai mengintai ke rumah pribadi Surya saking penasarannya melihat pak camat tampan yang hingga detik ini masih juga menjomblo.
Pak camat tampan ternyata tertangkap juga sang wanita cantik keluar dari rumahnya sambil berpakaian lengkap ala wanita karir dengan mengendarai mobil mewahnya BMW X5 warna putih.
Siapa gerangan wanita cantik yang dari kejauhan rambut panjangnya yang berwarna pirang? apakah dia wanita blasteran ataukah Buceri (bule cat sendiri)? kita akan menanyakannya langsung pada beliau nanti di lain waktu okayy, Aryaduta signing out bye..
"Alhasil siaran di media online yang sedang live itupun ramai dibicarakan oleh seantero anak buahnya di kantor kecamatan itu.
*****
"Sudah siap Parto? tanya Surya yang sudah siap dengan baju dinasnya yang sudah di jemput oleh Parto sopir dinasnya dari kantornya.
"Siap pak mari." Parto yang senyum senyum sendiri melihat bossnya sepertinya aura nya berbeda dengan biasanya. Parto yang berdiam lama di depan pagar rumah Surya karena tahu didalam ada mobil Natalie yang memang baru bertemu dengan Surya tadi malam, Partolah saksi mata kedekatan mereka berdua hingga Natalie harus tertangkap basah bermalam di kediaman boss nya itu.
...To be continued...
...Berharap Readers ippiiieee mau komen di bab ini, Ayoo kritik deh cerita ippiiieee sampe menjurus gpapa kok, ippiiieee harap bisa komunikasi 2 arah dengan readers ippiiieee semua, untuk cerita ippiiieee di masa yang akan datang agar tidak monoton dan ngebosenin juga. Kalian suka nggak suka atau benci, boleh juga deh request mau dibikinin cerita yang kaya gimana, sok Kaka semua silahkan request, asal ceritanya lagi viral dan ramai di mana-mana yang genrenya kaya gitu. Berharap Readers semua selalu suka dengan alur yang ippie buat. Kedepannya ippiie pengen Kaka semua lebih kritis lagi dengan cerita yang ippie buat Lo. Ippi ikhlas di caci dan di maki demi kemajuan cerita ippiiieee ke depannya....
...Ini semua bukan untuk ippiiieee untuk kalian para Readers yang selalu setia ngikutin cerita ippiiieee dari awal sampai akhir, jangan segan segan untuk memberi koment yang pedas juga silakan. Ippie buka lebar pintu koment di setiap Novel yang ippi buat atau kirim pesan pribadi silahkan aja ippi malah makin bersemangat untuk berkarya jika kalian semakin mengkoreksi karya yang ippiiieee buat hati kalian berbunga-bunga karena seolah-olah masuk ke dalam ceritanya ke kehidupan kalian sehari-hari. For last but not least i hope u guys can stay put in my story forever mmmuuahh ๐๐๐...