
Setelah keduanya pulang di apartemen, Jeremy tidak lagi tinggal di Mansion Rahadiningrat dikarenakan tidak enak dengan pemandangan mesra yang terjadi di antara Jeremy dan juga Kimberly yang pasti akan membuat rumor baru di kalangan para maid yang nantinya pasti akan di sampaikan kepada sang kakak dan itu sangat mengganggu kenyamanan dari Jeremy dan juga Kimberly.
"Kita kembali ke apartemenku aja ya sayang sambil kita menyusun rencana untuk memberitahu papa dan juga mama perihal kita yang akan segera menikah."
"Yah terserah kamu sayang enaknya bagaimana atau sekarang saja kita telepon langsung papa dan Mama di video call aja bilang saja kalau kita akan memberitahukan berita penting kepada keduanya bagaimana?" ucap Kimberly mengiyakan dan juga berinisiatif untuk langsung menghubungi calon papa mertuanya dan juga calon Mama mertuanya yang memang keduanya sangatlah ramah dan supel berbeda sekali dengan sikap dari kakak iparnya yang sangat jutek Dan sadis kepadanya.
✨
✨
✨
...🌁 Johanson Appartment Residence...
10.00 malam.
Outgoing Video Call
...Papa...
"Halooo Jeremyy nggak ada angin nggak ada hujan tumben menelpon papa?"
"Iya Pah Ada hal penting yang harus aku bicarakan dengan papa dan juga mama ngomong-ngomong papa dan Mama sedang berada di mana Ada di rumah kah atau di tempat lain?"
"Oh kebetulan papa dan Mama sedang ada acara ibu-ibu pejabat kecamatan se-jabodetabek Jadi mungkin papa dan mama baru pulang dini hari nanti kenapa memangnya ada masalah penting apa yang mau kamu bicarakan dengan papa dan Mama?
"Sayang sini sini ikut ngobrol?" Kimberly pun akhirnya menarik saja tangan mulus kekasih cantiknya itu untuk bergabung di dalam panggilan video bersama papa Surya.
"hai Om masih inget dengan aku?"
"Tentu saja Kimberly kan gadis cantik yang sudah berhasil membuat anak Om tak berdaya dan tidak mau berpaling ke gadis lain? mah sini Kamu dicari Kimberly nih calon menantu kesayangan kamu?"
"Halo Sayang Kimberly Sudah berapa puluh tahun kita tidak bertemu tante rindu sekali padamu dan juga Jeremy mengapa tidak kalian berdua ke rumah saja kalau ingin membicarakan tentang hal yang penting Ayo sok jadi nanti pas papa dan mama datang kalian berdua sudah ada di rumah toh di rumah juga kamarnya banyak nggak pernah ada yang datang sudah sok cepat bawa perlengkapan kalian agar besok berangkat kerja dari rumah saja cepet karena papa dan Mama kan juga sibuk kalau kalian menundanya lagi papa dan Mama khawatir kalian tidak akan pernah bisa membicarakan hal penting itu kalau ditunda-tunda lagi bukankah benar begitu?"
"Hahaha benar sekali sih tante Bagaimana Sayang apa kita ke rumah papa sekarang aja malam ini juga?" tanya Kimberly kepada Jeremy yang juga sedang menoleh padanya dan memikirkan memutar otaknya padahal baru saja mereka berdua datang di apartemen Jeremy lelah juga sudah menyelimuti keduanya karena guncangan percintaan yang masih saja lekat di area-area tertentu dan membuat pegal-pegal masih menyelimuti tubuh keduanya. namun apalah daya sang papa dan mamanya yang masih menjadi karyawan staf pemerintahan itu pastinya akan sangat sibuk kalau mereka berdua tidak mengorbankan waktu mereka sedikit saja untuk menginap di rumah tata surya sekarang juga.
"Baiklah kalau begitu Pah mah Jeremy akan berangkat sekarang juga ke sana Lalu apakah di sana sudah ada pembantu untuk membukakan pintu?"
"Ya Jer di sana sudah ada bi Parti yang menunggu untuk membukakan pintu kita setiap malamnya jadi jangan kuatir sudah sok cepat ya tunggu papa dan mama datang."
"Ya sudah papa dan mama harus melanjutkan kegiatan ini dulu sampai ketemu di rumah ya bye."
...Call Ended...
"Oke Sayang kalau begitu ayolah kita berangkat sekarang juga."
✨
✨
✨
...🏘️Kediaman Surya Wijaya...
"Selamat malam den mangga atuh masuk, tadi ibu dan bapak sudah menelpon saya kalo den Jeremy dan Enon Kimberly akan menginap dan berkunjung kemari, karenanya bibi sudah menyediakan kamar tamu yang sudah siap ditempati dan non mangga atuh."
"Makasih dengan bi parti ya baik ayo sayang kita masuk ke kamar dulu dan ganti bajumu." ajak Jeremy agar Kimberly segera mengganti bajunya di dalam kamar tamu yang berukuran 5 kali 5 yang lumayan besar untuk ukuran rumah surya yang perluaskan 20 kali 20 meter persegi itu dan juga terdiri dari dua lantai. rumah yang sudah cukup nyaman dan juga lumayan mewah untuk ditempati berempat di sana.
2 jam kemudian tepatnya di pukul 12.00 malam kedua pasangan romantis yang baru saja menikah 6 tahun yang lalu itu akhirnya datang dan menyambut kedua anak manusia yang sedang dimabuk asmara yang akan merencanakan pesta pernikahannya secepatnya dalam tempo yang singkat-singkatnya.
"Halo sayang Kimberly lama sekali kita tidak bertemu nak semoga kamu nyaman ya di rumah tante yang kecil ini yang hanya seukuran paviliun para mais kamu saja Lo bener nggak sih?"
"hahaha ah Tante bisa aja rumah om dan tante sangat bagus sangat nyaman tidak terlalu besar tetapi ily sangat betah jika harus tiap hari tinggal di sini."
"Ya Kimberly mengapa kalian berdua tidak pindah saja di rumah om maka om dan tante tidak akan kesepian lagi karena ada anak-anak yang cantik dan tampan di sini."
"Ah nggak enak ah Pah mengganggu pasangan pengantin baru yang lagi getol-getolnya memproduksi anak."
"Pffttt Hahaha 6 tahun bukan pengantin baru lagi nak, kita tuh pasangan tua kita hanya menginginkan cucu-cucu kita lahir ke dunia ini dengan sehat dan juga lucu-lucu bisa mengobati kerinduan kita akan produksi anak itu, jadi sih kita nenek dan Kakek ini hanya menunggu cucu-cucu dari hasil kalian setelah menikah nanti tentunya."
"lalu Ada apakah gerangan sampai kalian datang kemari dan menghubungi kita pada akhirnya Apa kalian sudah memutuskan untuk menikah itu sih dari tadi yang kita tebak hal penting apa yang akan dibicarakan oleh Jeremy dan Kimberly selain pernikahan ya kan mah?"
"Yah betul banget pastinya pernikahan bukan kayak begitu? tanya Natalie kemudian setelah Surya memberikan kode untuknya.
kemudian Jeremy dan Kimberly saling menoleh Dan tersenyum dan menganggukkan kepalanya seraya mengiyakan apa yang sudah papa dan mamanya perkirakan.
"Wow." Surya dan Natalie serentak menjawab dengan takjub.
...To be continued...
...Berharap Readers ippiiieee mau komen di bab ini, Ayoo kritik deh cerita ippiiieee sampe menjurus gpapa kok, ippiiieee harap bisa komunikasi 2 arah dengan readers ippiiieee semua, untuk cerita ippiiieee di masa yang akan datang agar tidak monoton dan ngebosenin juga. Kalian suka nggak suka atau benci, boleh juga deh request mau dibikinin cerita yang kaya gimana, sok Kaka semua silahkan request, asal ceritanya lagi viral dan ramai di mana-mana yang genrenya kaya gitu. Berharap Readers semua selalu suka dengan alur yang ippie buat. Kedepannya ippiie pengen Kaka semua lebih kritis lagi dengan cerita yang ippie buat Lo. Ippi ikhlas di caci dan di maki demi kemajuan cerita ippiiieee ke depannya....
...Ini semua bukan untuk ippiiieee untuk kalian para Readers yang selalu setia ngikutin cerita ippiiieee dari awal sampai akhir, jangan segan segan untuk memberi koment yang pedas juga silakan. Ippie buka lebar pintu koment di setiap Novel yang ippi buat atau kirim pesan pribadi silahkan aja ippi malah makin bersemangat untuk berkarya jika kalian semakin mengkoreksi karya yang ippiiieee buat hati kalian berbunga-bunga karena seolah-olah masuk ke dalam ceritanya ke kehidupan kalian sehari-hari. For last but not least i hope u guys can stay put in my story forever mmmuuajh😘😘😘...