I LOVE MY SENIOR

I LOVE MY SENIOR
Tidak Rela!



...JJ Corp...


Tok.. tok.. tok


"Masuk!" Kimberly pun masuk dengan membawa berkas penerimaan karyawan yang sudah ditanda tanganinya.


"Begitu! kamu sengaja nggak nyapa aku? balik sekarang balik nggak?! balik kursinya aku bilang?!" Kimberly yang kelepasan masih saja ingin mendominasi Jeremy seolah-olah seperti Jeremy masih menjadi miliknya dan berhak dia perlakukan seenak hati Kimberly. Kimberly yang masih ingat masa lalunya yang tak terlupakan bersama kekasih tampannya itu seraya bermanja-manja.


Jeremy pun tersenyum Smirk karena Kimberlynya yang akhirnya mengetahui tentang identitasnya yang sebenarnya sebagai CEO di JJ Corp. Kimberly dengan sikap manja dan menuntut pun akhirnya di tunjukannya juga untuk menuntut kejelasan mengapa Jeremy harus pura-pura tidak mengenalnya segala.


"Apakah pantas seorang sekretaris pribadi bersikap seperti ini kepada CEO nya? orang nomer satu di perusahaan ini?" Jeremy mulai menunjukkan reaksinya saat Kimberly tiba-tiba bertingkah seperti tidak ada jarak diantara keduanya dan hal itu sukses membuat Jeremy ingin melompat kegirangan di dalam hatinya.


...Ya tuhan Trimakasih sudah membawa cinta pertamaku lagi dalam hidupku. Trimakasih karena engkau masih menakdirkan kami untuk bertemu lagi. Walau akhirnya nanti kita tidak dapat bersatu tetap saja pertemuan dengannya lagi membuat sekujur tubuhku meremang has rat dan gair ahku seakan bangkit kembali. Trimakasih sekali lagi aku bersyukur bisa melihat penampakannya lagi dari dekat....


Gerutu Jeremy dalam hatinnya.


"Hah?! ma maafkan saya pak maaf, maaf saya kira bapak adalah orang lain yang pernah sangat berarti dalam hidup saya."


Lalu seorang wanita cantik terlihat masuk ke ruangan CEO milik Jeremy yang begitu luas sehingga tidak terdengar oleh keduanya yang sedang sedikit bersih tegang tadi karena Kimberly tiba-tiba bersikap seolah-olah Jeremy masih bisa dia perlakukan semanja dan sedekat dulu. Kimberly seakan melupakan bagaimana sakit hatinya pria tampan yang sudah berhasil dipatahkan hatinya itu sudah berubah dan memasang tanda bahaya apabila Kimberly mulai menginginkan hal yang lebih dari sekedar atasan dan bawahan.


Yah dialah Bianca. model sekaligus artis terkenal ini semakin bangga mempertontonkan kemesraannya di depan umum saat ada waktu jalan berdua dengan Jeremy di depan umum. Namun sayang Jeremy tidak pernah nyaman kalau keduanya jalan di tempat umum bersamanya, genggaman tangan Bianca saat tangannya itu mulai bergerilya apalagi banyak sorot mata memandang dan paparazzi yang juga suka memotret kemesraan mereka diam-diam.


"Sayang haii, tadi udah di makan kan makan siang dariku?"


...DEG...


...Aarrrggghhh malapetaka apa ini, masih lekat rasanya bahagia yang kurasa hampir selama 15 menit saat aku bertemu dengannya lagi.Ya tuhan Apakah ini dosaku hingga dia harus bertunangan dengan wanita lain saat selama enam tahun kesendirianku karena tidak bisa move on darinya. Terimakasih sekali kalau ternyata kamu bisa bahagia dengan wanita lain Je....


Batin Kimberly serasa ingin berontak dari kecemburuan yang dia rasakan saat ini yang hampir membuat jantungnya berhenti berdetak sejenak.


"Hmm, Kimberly kamu boleh pergi! mulai detik ini susun agenda kerjaku dan apa saja yang harus kamu lakukan termasuk menyiapkan segala keperluan pribadiku, tanya pada Torry untuk detail job desk kamu!"


Lalu Kimberly pun pergi dari ruangan CEO yang berhasil membuat sekujur tubuhnya nya meradang. Kimberly ingin sekali mengambil lagi cintanya yang sudah disia siakannya. Cinta pertamanya yang sudah dibuatnya menderita. Kini Kimberly harus tegar menerima pil pahit kenyataan bahwa cinta pertamanya yang sudah di sia siakannya tadi akan segera bersanding dengan wanita lain di jenjang yang lebih serius yaitu pernikahan


"Sayang siapa itu? sekertaris kamu yang baru ya? apa akhirnya kamu mantap merekrut sekertaris baru? emang harus ya merekrut sekretaris cewek?"


...Gimana sih? di saat aku masih melakukan pendekatan dengannya eh sekarang malah ada sekretaris baru yang cantik seksi mulus apa-apaan ini. Pertunangan tunangan tahi kucing tunangan yang tidak pernah memperlakukanku seperti tunangannya sial sekali nasibku mengapa harus memiliki tunangan seperti dia tampan sih iya tapi dia selalu membuatku meradang kesal dibuatnya saat mata wanita ingin sekali merebutnya dariku....


Gumam Bianca pelan dalam hatinya yang merasa keberadaannya terusik oleh kehadiran Kimberly sang sekretaris baru yang sangat cantik melebihi dirinya. tangan Bianca pun seperti biasanya mulai membelai wajah tampan sang tunangan tampannya lalu duduk di pinggiran kursi besar CEO dan tangannya mulai membelai tubuh kekar tunangan tampaknya itu hingga merata ke seluruh punggungnya. mungkin hal itu yang membuat Jeremy risih karena tidak pernah sama sekali dalam hidupnya Jeremy membiarkan seorang gadis membelainya kecuali Gadis itu adalah gadis yang sangat dicintainya contohnya adalah Kimberly seorang.


Jeremy seperti alergi terhadap sentuhan-sentuhan wanita selain dari gadis yang dicintainya. Bianca adalah tunangan di atas kertas yang tidak pernah diakui sebagai wanita yang berhak untuk menyentuh tubuhnya walau predikat resmi sudah dikantonginya. Jeremy tidak pernah menunggu bis komentar dari orang-orang lain yang melihat kemesraan yang dilakukan hanya oleh Bianca saja, sedangkan Jeremy tidak pernah sama sekali menyentuh dan berhasrat untuk memberikan sentuhan sentuhan romantis kepada tunangan cantiknya itu.


"Lepasin Bianca! jangan pegang-pegang, aku sudah makan bekal makan siang dari kamu dan terimakasih banyak, untuk urusan pekerjaan jangan lagi ikut campur okay? kamu bebas datang dan pergi dari ruang kerjaku asal kamu tidak ikut campur dengan urusanku mengerti? Karena aku nggak suka jika kamu terlalu mencampuri hal yang bukan seharusnya kamu urusi! dan mengurusi segala hal yang bukan tanggung jawabmu! mengerti kamu!"


DEG


Geram dan marah, hati Bianca seakan tertusuk saat kata-kata gertakan dari Jeremy tadi berhasil menyinggungnya. Baru kali ini Bianca melihat sang tunangan berkutat dengan sekretaris wanita biasanya dia tidak pernah sama sekali wanita lain selain dirinya. walau dengan kekuatan naga rayuan dan godaan yang dia lancarkan hanya sedikit saja yang di balas dengan senyuman walau sedikit tetapi jangankan sedikit curiga setelah Jeremy membela Kimberly di depannya.


Apakah karena penampakan Kimberly yang begitu se ksi dan cantik ataukah karena hal lain? Bianca pun mengerutkan keningnya hingga kedua alisnya tersambung saat melihat tunangan tampannya itu marah besar karena hal yang sepele menurutnya dan tidak perlu dibesar-besarkan. tetapi reaksi yang di timbulkan dari komentarnya tadi membuat hatinya seakan teriris-iris kala ucapan menusuk dari sang tunangan tampan berhasil membuatnya merenungi apa sebenarnya mau Jeremy selama ini bertunangan dengannya.





To be continued


...Hai hai zeyeng ippiiee yang ippiiee kasihi yuk beri vote coment kopi dan bunganya untuk Jeremy dan Kimberly ditunggu zakat dan dukungannya untuk novel ini. Jangan hanya like ayo coment yang banyak kalo perlu hujat deh karya otor yang banyak kurangnya ini. Hampir karya otor sebelumnya selalu ramai pembaca sekarang makin redup dan tak ada nyawa didalamnya. Semoga kita semua di beri kesehatan dan kelancaran rejeki. Para Readers kesayangan ippiiieee yang makin hilang di telan bumi ippiee yakin dengan mengungkap isi hati kalian yanh kritis mengenai karya ippie. Ippie yakin kedepannya bisa dijadikan perbaikan untuk next karya ippie yang lain. Semangat terus untuk ippiiieee untuk membuat karya yang semakin hari makin ditinggalkan hiks, ippie tidak perlu hadiah dan segala macamnya, Koment aja sok yang banyak, apa aja deh mau lanjut, mau semangat mau bubar terserah deh asal masih menunjukkan kalo karya ippie ini masih ada yang baca dan masih ada makhluk hidup disana. Dengan saran kritik dari Readers semua ippiiieee harap ippiiieee bisa mempersembahkan cerita mengenai kisah hidup sesuai yang Readers mau sehingga tidak terjadi kekosongan seperti ini. Ippie mohon sekali lagi koment, koment dan koment. Mmuaaahhh😘😘😘...