I LOVE MY SENIOR

I LOVE MY SENIOR
Test Pack



...🏚️Mansion Nasyaka...


"Bagaimana pertemuan perdana dengan orang tuaku kamu udah nggak nervous lagi kan sayang lho kok nangis?"


"Aku nggak menyangka arisan kalau ternyata mami dan Dedi kamu begitu baik, aku terharu ini adalah tangis bahagiaku, aku sangat bahagia bertemu dengan orang-orang yang baik. aku sudah membayangkan bahwa aku nanti akan di-bully lagi dipermalukan lagi disakiti lagi dihina lagi dikuliti lagi diasinkan lalu mayatnya dibuang ke dalam jurang terdalam."


"Apaan sih sayang kok seperti itu Kamu kebanyakan nonton drakor tuh sampai pikirannya sedangkan itu?"


"Iya kan kamu selalu ninggalin aku sendiri jadinya ya ngapain juga aku diam ya nonton drakor aja lagi pula kamu sudah melengkapi fasilitas di apartemen kamu dengan wi-fi jadi sayang juga kan kalau nggak dipakai?"


"iya iya baiklah nggak usah dibahas lagi, tapi jangan terlalu hiperbola begitu karena orang tuaku nggak seperti itu?"


"Lalu kenapa sebelumnya mereka memaksakan kehendaknya untuk mu bertunangan dengan Kimberly?"


"Sayang aku juga tidak tahu itu sudah menjadi perjanjian antara orang tuaku dan orang tua Kimberly sebagai sahabat lalu mereka pun disadarkan oleh kak Ronald yang mungkin adalah panutan bisnis mereka tidak perlu adanya pemaksaan di setiap langkah kesuksesan Kak Ronald berhasil membuka mata hati orang tuaku dan orang tua Kimberly.


Kak rona berhasil menyadarkan mereka bahwa sesungguhnya perjodohan itu tidak dibenarkan dan sudah tidak zaman lagi di era modern seperti sekarang. Betapa aku dan Jeremy serta semuanya sangat berterima kasih berkat Kak Ronald semuanya teratasi dengan mudah. begitupun Jeremy dan Kimberly sekarang sudah terang-terangan menunjukkan kemesraannya di depan orang tua Kimberly tentunya. Mereka tidak perlu lagi sembunyi-sembunyi dan membuat seolah-olah jadwal les Kimberly adalah memang untuk kamuflase pertemuan Jeremy dan Kimberly sebelum mereka mendapatkan restu dari orang tua Kimberly.


Sama halnya seperti kita sekarang kita sudah tidak perlu lagi sembunyi-sembunyi kan kamu sudah bebas kemari tidak perlu menungguku kalau mau main kemari kamu bisa menungguku di kamarku sampai aku kembali tentu saja tidak perlu memakai baju kalau sudah berada di kamarku."


"Sayang selalu saja seperti itu tidak pernah serius! selalu saja bercanda aku sudah mendengarkan sampai seserius ini sampai melotot eh ujung-ujungnya tidak pakai baju, itu itu lagi? itu itu lagi? suka banget sih mulai sekarang tidak ada jatah untukmu itu karena bonus? kita sekarang sudah tidak backstreet agi jadi anggap saja jatah itu untuk jatah kita karena hubungan sembunyi-sembunyi.


Wekarang kan hubungan kita sudah direstui jadi tidak perlu lagi sembunyi-sembunyi Jadi tidak perlu lagi melakukan hal seperti itu oke puasa dulu ya sayang?"


"Yaaawhhh kok begitu sih jatah kan tetap harus jalan Sayang? Oh ya kamu nggak jadi hamil kan sayang katamu kamu kemarin datang bulan?"


"Nah kamu tadi udah berciu man dengannya apa ada darah di sana kan nggak ada?"


"Lah maksudnya gimana?"


"Ya kayaknya sih aku lagi datang bulan tapi ternyata pas aku cek nggak ada nggak datang bulan padahal ini udah telat 2 minggu?"


"Tapi perasaan kamu gimana kamu mual nggak atau badan kamu sakit semua?"


”Oh ya bisa juga seperti itu ya? ayo kita periksakan atau aku suruh aja si Charles beli test pack dulu buat kamu ya? bentar."


Namia pun menganggukkan kepalanya untuk mempersilahkan arsen agar menyuruh kepala mayatnya membelikan tespek segera Karena keduanya sudah sangat resah dan gelisah Apakah nanti mereka akan memiliki anak di usia mereka yang sedini ini.


Arsen pun bergegas meninggalkan ruang makan itu dan mencari keberadaan kepala maidnya untuk menyuruhnya membeli test pack dengan berbagai merek agar pengecekannya bisa akurat.


Kemudian aksen pun kembali ke ruang makan mewah itu menemani kekasih cantiknya makan malam.


"Sudah ayo makan malam Kamu kan belum makan sayang? sudah siap belum jadi bapak?"


"Sungguh aku nggak menyangka kalau ternyata kita sudah direstui tapi malah kita mengecewakan orang tuaku dengan membuatmu hamil sebelum kita menikah ya Tuhan pasti mereka akan membunuhku. jantungku rasanya mau lepas hah aku tidak enak makan rasanya di sisi lain aku senang karena kita akan memiliki keturunan tapi di sisi lain usia kita Oh God aku tidak bisa berkata-kata lagi bagaimana orang tuaku nanti menanggapi hal ini pasti mereka akan membunuhku dan mengusirku dari rumah Bagaimana Sayang apa kamu siap menampungku?"


"Hahaha sayang kamu itu lucu sekali orang aku ini kamu tampung lalu kalau kamu diusir Ya tentu saja aku juga ikut diusir ya sudah kita berubah jadi gembel Ya gimana kalau aku kan sudah biasa jadi gembel."


"Sayang tapi beneran kamu hamil ya aku sih happy-happy aja ada anak kita di dalam kandunganmu tapi nasib kita yang akan terlunta-lunta, Ya Tuhan aku tidak bisa membayangkan bagaimana Dedi ku akan mengeluarkan Laras panjangnya-untuk membunuhku dan membuang mayatku di laut."


"Iya sayang sepertinya sih hamil karena di pagi hari aku tuh ngerasa enek-enek gimana gitu kan aku selalu sendirian kamu nggak pernah nemenin aku?


"Obat Aku nggak percaya ini sayang kita mau punya anak di usia segini ini aku 18 tahun dan kamu 17 tahun, pasti kalau dia lahir dan berumur 5 tahun kita masih menghabiskan waktu di Timezone untuk menghabiskan waktu bermain game bersama karena orang tuanya juga tidak puas bermain dengan game dan masih belum dewasa."


"Ya sudah kita tunggu saja test packnya Oke kita akan lihat sama-sama aku hamil atau tidak?”


"Sayang kok Aku juga pengen muntah ya Apa ini karena nervous Oh God I cant believe this!"


"Kamu sih bolak-balik kehabisan helm tapi tetap aja lanjut aku kan iya-iya aja orang hidupku ini kamu yang menanggung gimana coba aku kan juga belajar yang rajin supaya nanti aku juga dapat lagi beasiswa di universitasku yang akan datang tapi untuk kehidupanku dan kebutuhan hidupku kan ada sugar daddyku ini?"


sambil menunggu Charles datang membawa berbagai macam tespek kedua pasangan yang baru direstui ini pun merasa resah gelisah merasakan bagaimana membayangkan Bagaimana jadinya kalau orang tua Arsenal nanti akan marah mengetahui kenyataan bahwa Tamiya telah hamil anak arsen di usia segini ini semua pasti akan berubah menjadi keruh kembali suasana yang tadinya damai penuh dengan Restu penuh dengan kasih sayang dan kebahagiaan seketika berubah menjadi deraian air mata karena orang tua arsen akan naik pitam dan kebakaran jenggot setelah mendengar apa yang akan dikatakan oleh Namia dan arsen setelah keduanya melihat dengan mata kepala sendiri hasil tespek keesokan hari.


...To be continued ...