
...Lanjutan POV Jeremy...
Ya Tuhan lagi-lagi semok salah paham kepadaku mengapa dia tidak pernah percaya 100% kepadaku hingga dia tega meninggalkanku seperti ini tanpa kabar berita. kejadian ini seperti Dejavu bagiku sudah sering sekali kita bertengkar dan akhirnya kita harus berpisah aku harap kejadian kali ini tidak sampai membuatnya memutuskan hubungannya denganku.
Jalinan hubungan long distance relationship seperti ini sangat membutuhkan kepercayaan satu sama lain komunikasi dua arah kalau perlu video call terus-menerus karena seringkali terjadi kecurigaan yang tidak berdasar saat salah satu dari ponsel kita tidak bisa dihubungi secara mendadak hal itu pun dapat mengakibatkan timbulnya kecurigaan yang tidak berdasar memang kita tidak bisa 100% percaya kepada pasangan kita tetapi sedikit saja keyakinan itu maka sebuah hubungan tidak akan berakhir dengan mudah seperti yang sering terjadi pada hubunganku dengan semok.
Terpukul dan kehilangan itulah yang kini Jeremy rasakan saat kekasih yang dicintainya sudah pergi meninggalkannya. Jeremy yang sudah mencoba menghubungi ponsel sang kekasih hingga ribuan kali pun tetap tidak membuahkan hasil. semua yang kamu lihat itu belum tentu benar adanya janganlah buru-buru mengambil kesimpulan atas apa yang kamu lihat di depan mata sebelum menanyakan benar-benar kejadian yang sebenarnya kepada saksi dan juga orang yang ada di sekitar kita apabila memang jelas-jelas kamu sudah tidak percaya kepada pasanganmu.
Namun sedikit rasa percaya dan juga praduga tak bersalah selalu harus dikaitkan dengan sebuah jalinan asmara antara pria dan wanita yang berpisah jarak dan waktu seperti jalinan cinta antara dua negara yang berbeda. Kesal kecewa amarah kesedihan tangisan sakit hati hingga hancur berkeping-keping itu resiko yang harus ditempuh saat kekasih kita berselingkuh kalaupun dia selingkuh tetapi apabila dia tidak selingkuh maka akan fatal akibatnya. tetaplah dengar keterangan darinya terlebih dahulu sebelum kamu gegabah dan langsung pergi begitu saja tanpa meninggalkan sepatah kata apapun.
Apabila kekasihmu masih bisa berpikir sehat maka dia mungkin masih baik-baik saja bahkan mungkin tidak akan pernah menghubungimu lagi saat kamu sudah menilai yang tidak tidak terhadapnya. seperti aku misalnya jika memang semok sudah tidak mau lagi berhubungan denganku karena kesalahpahaman yang terjadi tanpa dicari tahu kebenaran yang sebenarnya maka aku pun juga akan melepasnya walaupun tidak mudah bagiku untuk menjalin lagi hubungan asmara dengan wanita lain tetapi setidaknya mungkin perpisahanlah jalan satu-satunya untuk kita sama-sama introspeksi diri dan saling dewasa satu sama lain.
jika kita tarik garis ke belakang maka di sana hanya ada cinta monyet cinta anak SMA yang penuh dengan kecemburuan tiba-tiba tanpa dasar hingga membuat kami satu sama lain pun sedikit sedikit terpisah tanpa alasan yang jelas. Aku tidak mau lagi mengulangi hal yang sama Kimberly sedikit-sedikit minta berpisah sedikit-sedikit minta kembali walau memang dia sekarang pasti sangat membenciku karena kejadian tadi yang bukanlah seperti Apa yang dia lihat.
Kalau memang dia mau berpikir sedikit pasti dia akan menyadari bahwa aku tidak pernah selingkuh darinya. sekarang mana ada sih orang selingkuh tapi di depan banyak orang di depan teman-teman kuliah pula saat terjadi grup diskusi kerja kelompok untuk mengerjakan tugas dari dosen. dia terlalu berprasangka terhadapku tapi di satu sisi mungkin inilah jalan terbaik untuk kita sama-sama mawas diri dan menjadi lebih baik lagi.
...POV Jeremy continued.....
✨
✨
✨
...Jeremy's Appartment Newyork...
"Im sorry.. can you guys get the hell out of here please, because my girlfriend was angry and left me after seeing Monica climb on my lap earlier."
(Maafkan aku bisakah kalian pergi dari sini sekarang juga? karena pacarku sangat-sangat marah melihat ku tidak sengaja memangku Monica tadi.)
(Jeremy tidak akulah yang bersalah dalam hal ini dan harus meminta maaf padamu, bercandaku sudah keterlaluan, andai aku bisa menolongmu dan bisa membuat hubunganmu dengan pacarmu kembali seperti sebelumnya)
"No Mon Jeremy's right, it's better for us all to go leave Jeremy alone. It seems like Jeremy needs some time alone to see how his lover just now doesn't want to look back anymore. Come on let's get out of here! Don't bother Jeremy first, we have to give him time to cool off, because I've been through the same thing my my girlfriend misunderstood me, I hope Jeremy doesn't go through the separation from his girlfriend like I did before." ucap Reynold yang juga panik melihat keadaan sahabatnya yang baru dikenalnya 4 bulan yang lalu itu.
(Tidak Mon Jeremy benar kita harus segera pergi dari sini untuk meninggalkan Jeremy sendirian. sepertinya butuh waktu untuk sendiri setelah melihat bahwa tadi kekasihnya tidak mau kembali lagi padanya. kita harus memberi Jeremy waktu untuk menenangkan diri. karena aku juga pernah mengalami hal seperti ini dengan kekasihku di masa lalu, semoga hubungan Jeremy dan kekasihnya tidak terpisah seperti yang kualami dulu.)
"Okay, let's go back first, don't worry, bro, everything will definitely be beautiful in its time."
(Oke kita balik dulu jangan kuatir bro semuanya akan indah pada waktunya.)
Monica, Reynold dan ke-4 temannya yang lain pun pergi dari apartemen Jeremy dengan wajah yang penuh dengan simPATI tentu saja dengan kegembiraan yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata untuk Monica. Yah memang benarlah adanya bahwa Monica ternyata memiliki perasaan kepada Jeremy, sehingga dengan berpisahnya Jeremy dan Kimberly adalah waktu yang tepat untuk Monica sekarang berpesta pora. untuk merayakan penantian Monica selama ini yang sudah merasakan jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Jeremy saat bertemu pertama kali dengan mahasiswa yang berprestasi itu di dalam kelas mereka.
Reynold pun menepuk pundak tegap Jeremy seraya memberi dukungan agar sahabatnya itu tidak terlalu terpukul dan dapat menghadapi semua ini dengan kepala dingin.
kirimi pun tak anti-hentinya berusaha untuk menghubungi nomor ponsel Kimberly yang tidak aktif sama sekali dengan nada seperti ini..
"The phone number you have dialed has been turned off because of the restricted area."
(Nomor telepon yang Anda Juju sedang dimatikan karena berada di luar jangkauan.)
Perasaan Jeremy semakin campur aduk dan semakin tak karuan diusapnya wajah tampannya kasar terus-menerus bergantian dengan puncak kepalanya yang semakin tidak tau apa yang akan terjadi dengan hubungannya kelak.
...To be continued...
...Hai hai zeyeng ippiiee yang ippiiee kasihi yuk beri vote coment kopi dan bunganya untuk Jeremy dan Kimberly ditunggu zakat dan dukungannya untuk novel ini. Jangan hanya like ayo coment yang banyak kalo perlu hujat deh karya otor yang banyak kurangnya ini. Hampir karya otor sebelumnya selalu ramai pembaca sekarang makin redup dan tak ada nyawa didalamnya. Semoga kita semua di beri kesehatan dan kelancaran rejeki. Para Readers kesayangan ippiiieee yang makin hilang di telan bumi ippiee yakin dengan mengungkap isi hati kalian yanh kritis mengenai karya ippie. Ippie yakin kedepannya bisa dijadikan perbaikan untuk next karya ippie yang lain. Semangat terus untuk ippiiieee untuk membuat karya yang semakin hari makin ditinggalkan hiks, ippie tidak perlu hadiah dan segala macamnya, Koment aja sok yang banyak, apa aja deh mau lanjut, mau semangat mau bubar terserah deh asal masih menunjukkan kalo karya ippie ini masih ada yang baca dan masih ada makhluk hidup disana. Dengan saran kritik dari Readers semua ippiiieee harap ippiiieee bisa mempersembahkan cerita mengenai kisah hidup sesuai yang Readers mau sehingga tidak terjadi kekosongan seperti ini. Ippie mohon sekali lagi koment, koment dan koment. Mmuaaahhh😘😘😘...