I LOVE MY SENIOR

I LOVE MY SENIOR
My Arsen



🏥RS Harapan Jaya


Aku kaget setengah Mati saat pesan itu terbaca dengan nama my arsen di sana padahal kita belum bertukar nomor ponsel ternyata saat aku tertidur dia sudah mengutak-atik ponselku dan menyimpan namaku namanya dengan tanda love di depan dan belakangnya. aku pun bertanya-tanya Apa maksudnya. Apakah dia sudah mendeklarasikan hubungan kita sebagai pasangan kekasih?


Me


Sudah terima kasih sudah bertanya, kakak sudah di sekolah?


❤️My Arsen❤️


Tunggu saja nanti sekitar jam 10.00 para guru akan menjengukmu aku tadi sudah mengizinkanmu kalau kamu sedang sakit kalau mereka sangat kehilangan sosok berprestasi sepertimu yang harus sakit kalau tidak ada namanya tidak ramai katanya begitu di kelasmu yang paling aktif adalah namanya mereka pun senang saat aku melaporkan keadaanmu kepada mereka.


Mereka heran sekali punya teman langsung seorang arsen katanya begitu karena namanya tidak pernah mempunyai teman sebelumnya.


Aku pun menjawab mulai sekarang segala sesuatu tentang namanya bisa tanyakan kepadaku aku bilang begitu kepada mereka.


Jangan larang aku untuk melindungi mu.


Me


🥺🥺🥺🥺


Walaupun aku menjawabnya dengan emoticon terharu. Aku terharu karena baru kali ini ada teman yang peduli kepadaku.


❤️My Arsen❤️


Kok jawabnya cuman begitu?


Me


Aku tidak terbiasa dengan perhatian teman kepadaku karena sebelumnya aku tidak mempunyai teman satu pun.


❤️My Arsen❤️


Ya sudah biasa kan lah mulai hari ini


Karena salah tingkah Aku pun tidak menjawab pesan itu aku mulai bersiap-siap karena sebentar lagi para guru akan mendatangiku di kamar pasien VVIP ini aku pun sangat beruntung karena aku tidak perlu berdesak-desakan dengan pasien lain saat aku sakit membuatku semakin Ingin mati saja.


Baru kali ini aku seperti di manusia kan tidak dianggap sebagai binatang menjijikan dan manusia dengan penyakit menular. Aku tidak tahu apakah aku boleh bahagia ataukah tetap bergelut dengan kesedihan karena aku takut kalau aku lupa diri nanti kesedihan akan selalu datang kepadaku dengan tidak pernah permisi.


Arsen nama yang dalam 3 hari ini memenuhi pikiran dan hatiku. Jantungku berdetak kencang saat mendengar namanya disebut apakah aku sudah jatuh cinta padanya lalu apakah dia menganggap aku sebagai kekasihnya ah aku tidak tahu dan aku tidak mau tahu.


Satu jam kemudian para guru dan kepala sekolah menjengukku mereka membawa buah-buahan membawa kue membawa snack dan kamarku pun penuh dengan hadiah-hadiah dari mereka aku sangat senang sekali mereka pun terkejut saat aku ternyata berbaring di kamar VVIP.


Syukurlah mereka tidak banyak bertanya mungkin alasan sudah menjelaskan atau apalah. Aku tidak tahu kalau mereka bertanya pun aku akan menjawab. Aku tidak tahu aku tiba-tiba terbangun di kamar ini.


Kami pun bersenda gurau karena guru-guru itu sangat menyayangiku karena prestasiku yang gemilang di hampir semua mata pelajaran membuatku lebih dihargai tapi berbeda dengan murid-murid lain yang tidak pernah menganggapku ada selama ini.


Atau mungkin mereka juga tidak mau membantuku karena jabatan mereka juga dipertaruhkan karena kebanyakan yang menyiksaku adalah para investor-investor dari sekolah itu tonggak berdirinya kehancuran administrasi sekolah kalau tidak ada para investor yaitu orang tua dari para penyiksa ku itu mungkin sekolah tidak bisa berjalan dengan lancar dan pelajaran tidak bisa penuh dengan fasilitas yang untuk kita semua..


Kemudian setelah pos bersenda gurau dan memakan makanan bersama dengan mereka tidak lupa mereka juga membawakanku makan siang agar aku tidak mau makan makanan rumah sakit terus


Setelah diperbolehkan oleh perawat maka aku pun juga makan makanan dari kurikulum yang membawakanku.


Satu jam kemudian mereka pun pergi meninggalkanku sendiri setelah itu jam pulang sekolah kelas bel pulang sekolah kelas 3 dibunyikan . aku pun menanti kedatangan arsen untuk menemaniku lagi tetapi ternyata harapanku sirna karena tidak ada seorangpun yang datang sampai malam Aku pun tidak bisa tidur nyenyak karena bayangan-bayangan bully terus menerus menghampiriku. Bagaimana kalau besok aku akan dibeli lagi dan aku harus masuk rumah sakit untuk kedua kalinya.


Sebelumnya mungkin pembelian ini begitu parah tetapi aku hanya bisa menahannya saja dan aku sampai izin satu minggu di rumah.


Namun semua itu harus aku singkirkan ketakutan dan semuanya karena kalau sampai aku tidak bersekolah selama 10 hari maka beasiswa aku akan terancam punah itupun kembali kepadaku akhirnya aku pun tetap masuk ke sekolah dengan kondisi apa adanya kadang kondisi saat kakiku terseret pun aku lakukan aku akan terus saja masuk ke sekolah.


Takdirku yang sangat seru nasibku yang seperti roller coaster yang selalu sedih sedih berkepanjangan tidak pernah bahagia seperti sekarang saat aku menunggu kedatangan dia ternyata dia tidak datang ini sudah jam 07.00 malam dan rasanya mataku sudah ingin sekali kupejamkan tetapi hatiku berita kencang aku resah dan gelisah Anda dia datang ataukah tidak tidak terasa dua hari bersamanya membuatku ingin sekali bertemu dengannya lagi apakah aku sudah suka kepadanya ataukah hanya karena aku kesepian tidak ada sama sekali yang memperhatikanku?


Aku pun tertidur di jam 07.30 malam itu aku sudah tidak ingat apa-apa lagi lalu saat aku ingin ke toilet di jam 11.00 malam tiba-tiba ada tangan melingkar di pinggangku hembusan nafasnya mengenai leher jenjangku diikatnya ke atas terpejam dengan wajahnya menempel erat di tengkuk leher belakangku.


Aku tidak tahu kenapa tengkuk leher belakang tuh terasa perih dan nye ri aku pun penahan mengangkat tangan tegap itu dan aku turun perlahan agar tidak membangunkannya dengan menyeret tiang infusku sendiri. Aku pun masuk ke kamar mandi dan segera membuang air kecil.


Setelah aku pi pis, aku ingin melihat ada apa dengan tengkuk leherku kenapa rasanya perih dan ngilu aku melihat ternyata di sekujur leherku sudah anda tanda merah kebiruan seperti bekas gigitan nyamuk tapi nyamuk apa yang menggigit terlalu dalam seperti ini batinku.


Lalu aku pun kembali ke tempat tidur pasien dan aku tidur kembali dan kembali menarik tangannya lagi ke pinggangku untuk memelukku lagi karena dengan pelukannya aku jadi tenang dan merasakan hangat-hangat aliran darahnya menyalur ke tubuhku. Detak jantungnya terasa mengalir di tubuhku.


Aku pun mengalihkan rasa sakit di belakang tengkukku, lalu tidur nyenyak sampai pagi menjelang. Kemudian aku terbangun di jam 06.00 tepat. Arsen yang udah mandi dan berganti seragam untuk berangkat ke sekolah melirik ke arahku dan aku pun mengajaknya bicara..


"Hmm maaf aku tidak tahu kamu datang tadi malam.. ?


"Iya baguslah kalau kamu bisa tidur dengan nyenyak agar kamu segera sembuh mungkin besok kamu sudah bisa bersekolah kembali."


"Saat ingat kejadian itu rasanya ingin sekali aku tinggal di sini karena tinggal di sini lebih baik daripada tinggal di tempat tinggalku dan juga di sekolah, trauma akan hal itu terus menghampiriku."


"Jangan khawatir setelah ini tidak akan lagi ada yang berani membully mu ya kamu bisa bersekolah dengan tenang.”


"Tidak kak aku tidak mau kamu kena masalah karena aku.."


"Siapa yang berani membuat masalah denganku tidak ada seorangpun yang berani bahkan kepala sekolah pun tidak akan bisa menyentuhku."


"Oh ya kak, apa kakak tahu kenapa tengkuk leherku ini memerah dan membiru seperti digigit nyamuk seperti ini? Tapi kalau gigitan nyamuk sepertinya bentuknya nggak seperti ini?"


...DEG...


Arsen pun membelalakkan matanya dan kaget siapa sebenarnya pembuat tanda cinta itu. Ya siapa lagi kalo bukan dirinya sendiri.


To be continued