I LOVE MY SENIOR

I LOVE MY SENIOR
Bocil Ganas!



...🌁 Rooftop Cafe...


"Buset dah jutek amat, coba si onoh yang nanyak nggak bakal deh si onoh di jutekin, nasib-nasib tampang pas-pasan ya begini ini."


"Boleh kakak nanya-nanya nggak? menu apa sih yang paling enak di cafe ini, kok Kaka lihat minuman kalian masih belum diminum dari tadi?"


"Oh kita nongkrong disini supaya dapet nomer telpon kak Jerry yang jaga Cafe ini?"


Nah Lo kan udah gue rekam biar dia dengerin nih bukti kalo cabe-cabean ini nongkrong di mari cuma buat ngedapetin nomer ponsel dia doang.


"Okey makasih kalo gitu dek, ternyata kalian nih mau minta no ponsel si Jerry, nih kakak ada no ponselnya, ada yang mau nggak?"


"Emang Kaka kenal Ama kak Jerry?"


"Ya elah gue nih sahabatnya si Onoh!"


"Eh jaga bicara kakak, enak aja main ganti-ganti nama bagus begitu jadi si "Onoh"


"Yeee iyee maapp maap, fans si Jerry bocil tapi ganas juga ya?"


"Yee jangan panggil kami bocil paman!"


"Buset dah! ini lagi kaya kartun aja ngomongnya!"


...Pengen ketawa tapi takut kena semprot lagi gue...


"Baiklah paman nggak akan ganggu kalian lagi."


"Ya udah sana kami benci paman!" Demian pun diusir oleh cabe-cabean penggemar Jeremy yang mengganti namanya menjadi Jerry itu.





🏍️Mabes Arsen🏍️


Private Room


"A a a hhhh, sssshh a a a a hh emmm, sayang ini nikmat sekali," de sah Arsen saat memompa lembah basah seorang gadis yang di ketahui masih berusia 17 tahun sudah menjadi Budak se x si Arsen karena kemolekan tu buh gadis itu membuat ketua geng motor yang terkenal sebagai Casanova di Dreamy International High School itu ketagihan.


Ketagihan mencicipi dan menghi sap manis madu dari lembah ba sah yang kini di pompanya maju mundur seraya mencari pusat kenikmatan yang tidak pernah membuatnya puas itu.


"Naima apa kamu juga menikmatinya sayang?" tanya Arsen pada gadis yang menjadi tawanannya selama hampir 4 bulan itu. Arsen selalu merindukan untuk me nyen tuh gadis itu tanpa Arsen sadari Arsen sudah merasakan cinta pada gadis yang masuk di sekolah Elite itu melalui jalur beasiswa.


"Emmm bukankah kamu sudah memiliki tunangan kak a a a hh." setelah dari tadi menahan agar tidak mengeluarkan suara e ro tisnya akhirnya suara mer du yang mudah membuat pendengarnya basah itu pun keluar dari bibir se xy Naima sampai menengadahkan kepalanya keatas ke arah plafon markas besarnya.


"A hh itu hanya kemauan orang tua kami, aku tidak pernah memiliki perasaan padanya sayang a hh a hh kamu makin legit saja sayang oouucchh ssshh a a a hh."


Selama 4 bulan hubungan in tim Arsen yang terlebih dahulu membaca perihal se x bebas selalu menggunakan pengaman agar mencegah dari segala penyakit yang bisa membahayakan kesehatan dan berakhir dengan kematian dan juga kehamilan.


40 menit kemudian keduanya pun mendapatkan pelepasannya.


"Aaaarrrggh."


"Naima sayang tidurlah di pelukanku nanti aku akan mengantarmu pulang emmm."


"Emmm nggak kak, aku nggak apa-apa aku langsung aja balik, nggak enak ama yang lain. kakak udah kan?"


"Hmmmpphhhff hmmppffhh aku nggak akan pernah puas mencicipi tubu hmu yang molek ini sayang." ucap Arsen sambil menyerang bibir menggoda Naima lalu yang tadinya terkejut dan hendak mendorong saja dada polos Arsen yang berat melepas partner in bednya pulang sendiri meraba lagi bagian lembah lembab yang berlubang dan di dimasukkannya lagi jari jemarinya maju mundur sampai basah lagi.


"Ssshhh kak soalnya aku ditunggu ayah. Ada yang mau melamarku, setelah aku lulus nanti."


"Apa?! apa maksudnya?"


"Iya kakak juga kan akan menikah dengan gadis pilihan orang tua kakak aku juga sama. Kakak juga dulu yang merayuku habis-habisan sampai aku terbuai dan kehilangan ke kegadisanku 4 bulan yang lalu."


"Lalu kamu akan meninggalkanku begitu?"


"Ya kak dia orang Turki, ayahku sudah menandatangani kontrak pernikahan kami 2,5 tahun yang akan datang. aku doakan semoga Kakak selalu bahagia dengan gadis pilihan orang tua kakak."


"Nggak aku nggak mau ngelepasin kamu Aku sayang sama kamu." tak terasa air mata Arsen keluar dari pipinya bahwa sebejat apapun dia ternyata pada hati untuk Namia yang sudah membuat Arsen candu akan tubuh gadis itu. Walaupun bukan berasal dari keluarga berada tapi cinta memang tidak pernah bisa dipaksakan walau di luar Arsen selalu menunjukkan kemesraannya terhadap ily namun jauh di lubuk hati terdalamnya ada hati untuk Namia di sana.


Tidak bisa diapungkiri bahwa sesungguhnya meskipun tingkah lakunya suka jelalatan dan suka menggoda gadis-gadis cantik di luaran sana tapi tubuhnya sudah terbiasa dengan sentuhan yang diberi oleh Namia membuatnya tidak bisa lupa membuat Arsen selalu pusing memikirkan tubuh molek gadis cantik itu gadis manis itu yang membuatnya pusing siang dan malam.


Namun bimbang di hatinya saat bagaimana kalau hubungan terlarang ini diketahui oleh orang tuanya pasti Arsen tidak akan selamat matilah jalan satu-satunya daripada membuat persoalan baru dengan menggagalkan.


pertunangannya dengan Ili.


"Mia berjanjilah satu hal kamu nggak akan ngelupain aku?" pinta Arsen padanya.


"Hiks hiks bukankah kamu yang suka melukai ku kamu yang suka jelalatan tiap kali ada gadis cantik lewat di depan mata. Bukan hanya itu, kamu juga seringkali menggandeng tangan gadis gadis itu tanpa kamu sadari aku selalu memantau gerak gerikmu dari kejauhan.


Tiap hari resah gelisah yang aku rasakan jika memikirkanmu. Sekarang kamu menyesal ternyata aku cuma kamu peralat selama ini untuk kepuasan se ks belaka. Dari awal aku juga nggak pernah suka ama kamu.


Lambat laun rasa sayang itu itu pun tumbuh menjadi rasa cinta. Kamu nggak tau kan rasanya sakit banget aku nggak sanggup lagi hiks hiks. Jangan pernah sentuh aku lagi. aku benci kamu. pergi dari hidupku!


Semakin hari semakin aku nggak bisa lepas dari kamu. Aku mohon jangan lagi muncul sekitarku menjauhlah yang jauh dari hidupku. Terlalu banyak gadis yang mengelilingi mu, ada Tiara, Sonya, dan banyak lagi pokoknya nggak terhitung jumlahnya. aku nggak kuat!


Sebenarnya mengapa juga kamu harus jatuh di pelukanmu dulu. aku ini gadis kotor sekarang. bagaimana kalo aku hamil? Apa kamu mau bertanggung jawab hah? Kenapa semua ini sangat menyakitkan terlebih lagi tingkah playboy kamu yang tak kunjung berujung."


...DEG...


To be continued