
...🏚️Mansion Tejakusuma...
"Ehem ehem lagi ngomongin apa sih Kok kayaknya asik banget mah, pah, sayang?"
Cindy yang masih terkejut dengan menutup mulutnya pun akhirnya memberikan selamat kepada anak semata wayangnya itu dan memeluknya erat seraya bersyukur karena menantu idamannya yang sudah dinanti-nantikannya dulu ini kesampaian juga.
"Selamat sayang mama tidak menyangka kalau ternyata cerita cinta kalian begitu tragis tapi syukurlah Tuhan masih baik dengan kita kalian masih dipertemukan dan ditakdirkan untuk bersama selamanya dan jangan ada lagi dusta semua harus dikomunikasikan dengan baik dari hal yang sepele hal yang sekecil apapun hingga hal yang besar sebaiknya semua kita konsultasikan dulu dengan suami atau istri kita masing-masing."
"Hehehe iya mah aku sudah belajar dari 6 tahun perpisahanku dengannya yang membutuhkan kekuatan iman untuk melaluinya dengan baik."
"Lalu kapan pesta pertunangan kalian akan digelar ataukah Jeremy ingin langsung saja menikah karena pertukanganmu yang gagal yang tidak mungkin juga kamu ulangi membuat pesta pertunangan lagi Yang pastinya bakalan menimbulkan pro dan kontra di kalangan wartawan dan juga karyawanmu nantinya."
"Ya maksud saya juga begitu tapi semua saya kembalikan kepada putri cantik tante saya sih cuman bisa menurut semua keputusan ada di tangannya."
"Tidak tidak aku tidak mau lagi kita mengadakan acara pertunangan Aku ingin langsung menikah saja sehingga aku sudah tidak lagi sendirian kemana-mana selalu ada yang menemani di sisiku dialah pria yang satu-satunya yang kucintai di dunia ini."
Baiklah permintaan Tuan Putri dikabulkan jadi sebaiknya setelah itu aku memberitahu Kak Ronaldo dan juga Kak Alona lalu papa dan juga mama tiriku begitu ya om dan tante Apakah om dan tante sudah ikhlas melepas Kimberly menjadi istri saya ke depannya?"
"Sebenarnya Tante Masih berat melepas Kimberly yang masih berumur 22 tahun tetapi tante juga takut kalau kalian tidak segera dipersatukan akan ada lagi godaan halangan rintangan yang bisa memicu perpisahan lagi dan tante dan juga Om tidak mau hal itu kembali dialami oleh Putri Tante dan Om satu-satunya ini kasihan dia mungkin dia memendam persoalannya sendiri selama ini tanpa menceritakan sedikitpun pada tante karena khawatir tante akan ikut berpikir yang tidak tidak dan khawatir berlebihan yang bisa membuat kesehatan tante menurun seketika."
"Baik terima kasih banyak om dan tante atas pengertiannya akhirnya kami bisa bersatu kembali saya sangat lega karena hal itu."
"Lalu bagaimana dengan pembatalan pertunanganmu dengan anak Sony Sanjaya Jer? Apakah Sony tidak keberatan dengan keputusanmu yang tiba-tiba itu karena setahu Om Sony adalah pengusaha yang tidak mudah menyerah dia akan melakukan apapun agar keinginannya terpenuhi termasuk keinginan dari anak gadisnya tentu saja tapi om akan mengerahkan seluruh kekuatan Om juga untuk membelamu habis-habisan nanti jika dia berulah."
"Oh tidak tidak perlu seperti itu karena sebenarnya hubungan saya dengan om Sony sangatlah baik di luar kami berhubungan sebagai menantu dan mertua. saya sudah memberikannya masukan dan juga membeli asetnya aset investasinya di perusahaan saya sehingga statusnya sebenarnya di perusahaan saya sudah bukan menjadi investor terbesar lagi karena saham terbesar sekarang menjadi milik saya."
"Wow sungguh hebat sekali pemuda sepertimu yang sudah dengan pertimbangan yang matang membeli kembali aset-aset MU dan saham dari para investormu untuk menguatkan posisimu di perusahaan kamu sendiri sungguh om hanya bisa mengagumi dan memberikanmu selamat karena sepertinya Om sangat jauh dari posisi itu walau Om merupakan senior di dalam dunia bisnis yang begitu kejam ini."
"ya Om sejatinya om Sony juga adalah pebisnis yang berhasil saya dekati sedemikian rupa sehingga ia berjanji juga apabila ada sesuatu hal yang terjadi dia tidak akan mencampuradukkan bisnis dengan urusan pribadi karena saya juga menekankan pada beliau bahwasanya saya tidak memiliki perasaan apapun terhadap anaknya bahwasanya saya menerima pertunangan yang digadang-gadang sebagai pertunangan Akbar saat itu tidak luput dengan kemungkinan akan batal karena saya yang memutuskan dengan gegabah tanpa mempertimbangkan hal lain."
"Baiklah kalau begitu om dan tante saya pamit dulu saya harus segera memberitahu kakak saya yang masih berada di luar negeri saat ini dan juga orang tua saya secepatnya. Emm saya izin lagi, tapi sedikit maksa sih bolehkah mulai saat ini menemani saya untuk mempersiapkan segala sesuatunya om saya ingin mengenalkannya pada papa dan juga mama tiri saya sebagai calon istri saya tentunya. dulu memang Kimberly juga sudah saya kenalkan di pertemuan pertama saat papa saya melamar mama tiri saya tapi sekarang kan berbeda saya ingin membuat ini lebih dekat lagi dengan mereka berdua yang memang sangat jarang bertemu dengan saya.
"Bahkan intensitas pertemuannya bisa dihitung dengan jari saking sibuknya saya hingga saya tidak pernah sempat untuk mengunjungi rumah mereka. saya juga sedikit canggung untuk mengunjungi rumah mereka sepertinya yang bisa mencairkan suasana hanyalah Kimberly seseorang. jadi Apakah om dan tante mengizinkan saya untuk membawa Kimberly dan mulai pelan-pelan belajar untuk tinggal bersama dengan saya sebelum pernikahan kami nanti digelar. nanti apabila sudah ditentukan tanggalnya kami sekeluarga akan mendatangi tante dan om lagi untuk membicarakan kapan pesta pernikahan ini digelar."
"Pah sudahlah dua anak manusia ini akan menikah dan tentu saja calon menantumu adalah calon menantu idaman yang kamu sangat impikan iya kan maka dari itu berilah izin untuk Kimberly mengikuti calon suaminya mengurusi persiapan pernikahan mereka. lagi pula hanya dengan menghitung hari saja mereka akan dipersatukan Pah." ucap Cindy yang melihat suaminya yang seakan tidak rela melepas kepergian anak semata wayangnya untuk dibawa oleh Jeremy sebelum hari pernikahan terjadi. lalu Cindy pun berinisiatif untuk memberi pengertian kepada Kevin agar mengizinkan Kimberly untuk mengikuti calon suaminya mempersiapkan segala sesuatunya dan membantu memperlancar persiapan pernikahan mereka kedepannya.
"sebenarnya sangat berat sekali untuk Om melepas anak Om sebelum pernikahan terjadi tetapi karena Om sangat percaya kepadamu Jeremy jadi Om serahkan anak Om sekarang dan Kimberly jangan lupa membawa baju untuk kamu tetap melakukan aktivitasmu seperti biasa yaitu menjadi sekretaris pribadi calon suamimu bukankah begitu seharusnya?
"siap papah terima kasih atas izinnya eh sayang bantuin mengepak baju-bajuku, tapi nanti aku nggak melulu tidur mention Jeremy Pah nanti sewaktu-waktu aku juga akan pulang boleh kan sayang?"
"Emm iya sayang boleh." Jeremy dengan manja dan mesra mengelus aja punggung mungil kekasih cantiknya itu untuk menenangkannya dan memberinya izin agar sewaktu-waktu bisa menyempatkan diri untuk bermain ke kediaman orang tuanya.
...To be continued...
...Berharap Readers ippiiieee mau komen di bab ini, Ayoo kritik deh cerita ippiiieee sampe menjurus gpapa kok, ippiiieee harap bisa komunikasi 2 arah dengan readers ippiiieee semua, untuk cerita ippiiieee di masa yang akan datang agar tidak monoton dan ngebosenin juga. Kalian suka nggak suka atau benci, boleh juga deh request mau dibikinin cerita yang kaya gimana, sok Kaka semua silahkan request, asal ceritanya lagi viral dan ramai di mana-mana yang genrenya kaya gitu. Berharap Readers semua selalu suka dengan alur yang ippie buat. Kedepannya ippiie pengen Kaka semua lebih kritis lagi dengan cerita yang ippie buat Lo. Ippi ikhlas di caci dan di maki demi kemajuan cerita ippiiieee ke depannya....
...Ini semua bukan untuk ippiiieee untuk kalian para Readers yang selalu setia ngikutin cerita ippiiieee dari awal sampai akhir, jangan segan segan untuk memberi koment yang pedas juga silakan. Ippie buka lebar pintu koment di setiap Novel yang ippi buat atau kirim pesan pribadi silahkan aja ippi malah makin bersemangat untuk berkarya jika kalian semakin mengkoreksi karya yang ippiiieee buat hati kalian berbunga-bunga karena seolah-olah masuk ke dalam ceritanya ke kehidupan kalian sehari-hari. For last but not least i hope u guys can stay put in my story forever mmmuuajh😘😘😘...