
๐
๐
๐
Saat perjalanan pulang dari sekolah Ily dan Ujang berbincang santai.
"Non maaf non mamang tadi agak ngelanggar kesepakatan."
"Hah ngelanggar gimana mang?"
"Yah flyer cuma cetak satu-satunya tapi mamang kasih ke den Jeremy jadinya ya, kalo dia nggak ngerespon mamang harus pesan Flier ulang hiks." sambil memegangi rambutnya Ujang yang resah gelisah lalu mengerutkan keningnya.
"Yah udah mang kalo doi nggak respon ya berarti nggak ada harapan buat Ily deket ama dia."
"Owww sedih banget ya non, mamang jadi inget cinta pertamanya mamang nih."
...Tit tit tit tit...
New Message Just Now
.
*****
"Non sepertinya den Jeremy salah kirim non, masa dia cuma chat (.) tanda titik aja non?"
...Ya Tuhan semoga sebentar lagi dia bakalan WhatsApp lagi dan nge-chat mamang nanyain soal les itu apa bener masih berlaku atau belum keisi guru lesnya ya mang Ya Tuhan semoga semoga semoga semoga kabulkanlah permintaan Ilya Tuhan...
...Tit tit tit tit...
...New Message Just Now...
Unknown number
test..
Me
ya?
Unknown number
Apa ini benar mencari guru les?
Me
Ah Ya benar sekali silakan bisa mulai kapan mengajarnya
Unknown number
saya bisa mengajar setiap Jumat setelah sekolah
Me
mulai jam 04.00 sore bagaimana
Unknown number
baik bisa diberi alamatnya?
Me
Sharelock
Unknown number
"Oh ya beneran Pak itu dia salah kirim atau ngetes nomor handphonenya bapak aktif apa nggak?"
"Iya non beneran dia nge-chat mamang dia nanya alamatnya non di mana Jadi mamang udah Sherlock dia dia bakalan ngajar non Jumat sore jam 04.00 non siap-siap ya non."
"Yeeeeaayyy asik berhasil ya mang."
...Toss...
...๐๏ธMansion Tejakusuma...
"Ily gimana guru lesnya sayang? kalo kamu belum dapat biar mommy carikan."
"No mom nanti hari Jumat doi bakalan dateng mom, kita start jam 4 sore."
"Apa maksudnya do'i?"
"Dia mom, doi tuh bahasa gaul dari dia."
"Kalo gitu sebelum les di mulai mommy mau ngobrol dulu ma dia."
"Ya mom."
"Aduuuh kira-kira mommy mau nanya apa ke dia bisa gawat nih." gumam Ily pelan sampai tak terdengar oleh Cindy.
โจ
โจ
โจ
terlihat motor sport milik Jeremy sudah memasuki halaman Mansion mewah milik keluarga Teja Kusuma.
Oh Adam sudah sampai ya Ayo deh mari mamang antar ke nyonya besar dulu setelah itu baru Aden akan mengajar Nona muda kami
baik Pak terima kasih
Ujang pun mengantar Jeremy untuk memasuki mention mewah tepat di ruang kerja Cindy Cindy yang memang sengaja untuk pulang lebih cepat karena ingin memastikan bahwa guru les yang diminta oleh Ili tersebut memang benar benar guru les dan dia berprestasi seperti yang ini katakan
halo selamat sore panggil saja saya tante Tante Cindy
selamat sore Tante Cindy nama saya Jeremy
Oh Jeremy Ternyata kau sangat tampan Apakah benar kamu juga bersekolah di dreamy international High School
Iya benar tante saya bersekolah di dreamy international High School jurusan IPA dan kelas 12
Anakku sudah bercerita banyak tentangmu.. Ternyata selain tampan Kamu juga kenapa ya katanya kamu pelajar berprestasi Apakah benar di pelajaran apa saja itu
kebetulan memang saya menyukai segala hal tentang IPA dan tentu saja terdiri dari matematika fisika kimia IPA itu sendiri dan juga kimia kebetulan memang nilai saya yang tertinggi diantara yang lain begitu
oh bagus deh kalau begitu berarti anakku memang tidak asal bicara saja baiklah kalau begitu kuharap kamu bisa membawa perubahan dalam pelajaran anakku nanti aku minta dalam satu sampai dua bulan nilai-nilainya nanti ada perubahan yang signifikan so aku sangat berharap kepadamu bisa membuat anakku berubah
baik tante saya akan usahakan semampu saya
baiklah Jeremy senang bekerja sama denganmu
Cindy dan Jeremy pun sama-sama berjabat tangan
setelah itu Jeremy pun diantarkan oleh Andien untuk menuju ke kamar ini di dalam kamar itu terdapat sofa dan juga ruang tv yang menghubungkan dengan kamarnya tetapi di dalam kamarnya terdapat pintu lagi sehingga tidak ada alasan untuk mereka berdua untuk bermain-main saja.
Non ini guru lesnya udah datang.
ini yang memang berniat untuk menyamar dengan memakai masker dan juga memakai topi lalu rambutnya pun disanggul ke atas agar Jeremy tidak mengerti bahwa yang dihadapi sekarang adalah
halo pelajaran apa yang susah kamu pelajari keluarkan semua pr-mu di atas meja. sekarang katakan padaku kesulitanmu terletak di mana?
ini pun mengeluarkan pelajaran kimia pelajaran matematika dan juga fisika
ily tetap tidak bersuara karena takut kalau Jeremy tahu bahwa dirinya adalah Kimberly
Jeremy pun dengan muka tanpa ekspresinya sedikit tersenyum.
"Kenapa kamu memakai topi dan masker seperti itu Apakah kamu sakit?"
Ily pun kemudian menganggukkan kepalanya seraya menunjukkan kepada Jeremy bahwa dirinya memang sedang sakit.
"Baiklah kalau kamu memang sakit istirahatlah aku akan me-reschedule pelajaran kita hari ini akan digantikan dengan hari lain saat kamu sudah sehat."
Kemudian ily bereaksi dengan menggelengkan kepalanya dan menuliskan di kertas hari ini saja belajarnya.
"Baiklah baiklah kalau memang kamu mau belajarnya hari ini maka kita harus saling berinteraksi oke sekarang soal PR kamu yang kamu tidak bisa, keluarkanlah."
Ily pun menunjuk 5 soal PR kimia yang sangat menyulitkannya.
"Oke sekarang aku kerjakan satu soal lalu kamu aku beri rumus yang lebih mudah daripada yang diberikan oleh guru kamu."
Jeremy pun menjabarkan rumus yang ditemukannya, yang lebih simpel dan lebih mudah dimengerti oleh siswa baru kelas 10 (sepuluh) seperti ily.
"Okay, dari satu soal itu ily pun tersenyum karena merasa begitu mudah saat diberi rumus baru oleh Jeremy seketika ily langsung mengerti apa maksud dari soal reaksi kimia tersebut.
Lalu satu soal pun selesai dan selanjutnya Jeremy memberikan contoh soal lain yang serupa. Apakah ily bisa menyelesaikannya juga?
"Sekarang aku beri kamu contoh soal lagi yang serupa selesaikan menggunakan caraku tadi."
Ily pun senang sekali karena soal-soal yang rumit itu dapat dipecahkan dengan mudah oleh bantuan Jeremy.
"Sekarang sudah mengerti kan? bagaimana mudah bukan?"
Ily pun terlihat tersenyum dibalik maskernya dan menganggukkan kepalanya.
Selanjutnya Andien pun masuk ke dalam kamar Ily yang begitu luas dan mewah itu dengan membawa snack dan juga minuman untuk keduanya.
Kemudian Ily menunjuk nomor 2 yang soalnya jauh berbeda dengan nomor pertama tadi.
"Oke aku akan berikan rumus yang lain
nah seperti ini, seperti ini cara mengerjakannya. ini aku beri contoh kasus seperti ini sekarang kerjakanlah?"
"Apakah seperti ini? ups..??"ucap Ili tak sengaja mengeluarkan suaranya karena saking semangatnya soal begitu sulit dapat di pecahkan begitu mudah olehnya tidak seperti biasanya. Ily pun malu dan menutup mulutnya dengan kedua tangannya.
"Semok??"
...DEG...
To be continued