
...💒Dreamy International High School...
Sebaliknya Arsen dan Namia yang juga sudah mulai menunjukkan kemesraannya di depan anggota geng motornya hingga Namia pun di juluki Nyonya boss oleh ke 10 orang anggotanya.
"Sayang mau makan apa aku ambilkan ya?" tanya Arsen pada Namia. Mulai sejak satu bulan yang lalu Arsen dan Namia yang mulai tinggal bersama berkat jasa Kimberly ini pun mulai sering makan siang bersama di kantin dengan cibiran perundung Namia yang mulai punah seiring penguasa sekolah menyegel kepemilikannya pada Namia.
Lewat anak buah Arsen, Arsen berhasil mengumpulkan nama nama perundung satu persatu dan membuat mereka jera satu persatu hingga tidak ada satupun dari mereka yang berani merundung Namia lagi. Jangankan merundung melihat Namia dari kejauhan pun di hindari oleh mereka saling takutnya dengan ancaman Arsen yang bisa mengakibatkan kelangsungan harkat dan martabatnya di sekolah itu tidak akan berjalan sebagaimana mestinya.
Bayangkan hidupnya bisa berubah menjadi neraka saat mau ke toilet ada yang menjegal mau ke perpustakaan ada yang menghadang mau ke UKS ada yang menghalang-halangi kalau mereka mau kehidupannya berubah drastis dengan penuh ancaman seperti itu silahkan mencari gara-gara dengan merunduk Namia lagi.
"Aaakk sayang makanlah Hmmm nanti bayi dalam kandunganmu kelaparan?" ucap Arsen menggoda kekasih cantiknya itu saat Namia yang tadinya ingin memakan makanannya sendiri kini malah di rebut oleh Arsen dan dengan telaten Arsen pun menyuapinya lalu menyiapkan tisu dan mengelap bibir se xy Namia bila bekas minyak menempel di bibir indahnya.
"Iya sayang hamil jangan di buat candaan bagaimana kalau hal itu benar-benar terjadi?" ucap Namia yang sontak membuat jantung Arsen seketika berdebar kencang.
...DEG...
"Benarkah? guys dengarkan aku akan menjadi ayah?" gudang Arsen dengan penuh sukacita saat Namia mengatakan bagaimana jika mereka berdua berhasil mencetak anak karena selama ini Arsen dan Namia tetap saja berhu bungan int im walau Arsen kehabisan stok kond om di rumahnya.
"Yeee selamat boss!"
Prok.. prok.. prok..
"Ya tuhan sayang kamu igh! kamu sekeras itu sih ngumumin kalo benih cinta kita udah jadi dan berkembang."
"Iya sayang aku sangat mengharapkan hal itu."
"Kamu yakin tuh liat tunangan kamu lagi Ama temennya sepertinya dia sedih."
"Ya udah biarin dia juga udah ada yang punya kan?"
"Hah apa maksud kamu? jadi kamu mau bilang kalo dia available terus kamu mau tetep tunangan terus Ama dia gitu ya?"
"Enggak Sayang Ya Tuhan baiklah sebentar lagi kita harus luruskan semuanya oke agar kamu tidak menyangsikan lagi perasaanku padamu oke, sebaiknya aku akan ajak dia juga kita meeting bareng dan membicarakan semuanya bersama Bagaimana sayang biar kamu juga lega kamu juga biar nggak curigaan terus sama aku, iya kan?" ucap arsen pada kekasih cantiknya itu yang memang sedikit-sedikit curiga terhadap arsen karena semua itu terjadi bukan Tanpa alasan melainkan arsen yang memang tabiatnya seorang playboy dan matanya selalu jelalatan sebelum dia berhubungan dengan Namia.
"Nggak Nggak Sayang nggak aku yang akan ke tempat Kimberly sekarang Oke jadi sebaiknya kamu jangan ketemu ama tunangan kamu karena aku nggak akan pernah percaya sama kamu oke Ya sudah baiklah aku ke sana dulu bye muah." pamit Namia kepada kekasih tampannya itu untuk bertemu dengan Kimberly dan meluruskan semua hal yang tertunda demi kesejahteraan bersama dan kelancaran kelangsungan hidup masing-masing.
Selama ini Arsen dan Naima sangat intens berhubungan suami istri dikarenakan nafsu dan gairah yang sangat memuncak di usia mereka yang sangat produktif untuk melakukan hal itu. terbukti jika keduanya memiliki ketertarikan satu sama lain yang artinya tentu saja nafsu dan gairah mereka yang tidak bisa di tahan tahan lagi.
Apalagi kerinduan yang ditahan selama 5 hari lamanya pastinya membuat arsen sangat ingin menyentuh kekasih cantiknya itu di hari Jumat Sabtu dan Minggu saat dia diperbolehkan menginap di apartemennya sendiri oleh orang tuanya.
Padahal seringkali orang tuanya pun ingin sekali mengikuti arsen kemanapun arsen pergi apalagi ke apartemennya. mereka juga ingin sekali mengunjungi kediaman arsen Bagaimana kebersihannya bagaimana stok makanannya dan tentu saja hal itu ditolak mentah-mentah oleh arsen dikarenakan ada makhluk cantik yang disimpannya dan dipelihara baik-baik olehnya di sana.
Dengan adanya perubahan baik itu membuat kedua orang tua arsen mendukung saja apa yang diminta oleh arsen yakni tinggal di apartemennya untuk hari Jumat Sabtu dan Minggu saja. kebiasaannya untuk balap liar dan juga mabuk-mabukan serta melakukan hal-hal yang negatif yang lain sudah mulai dikurangi olehnya keberadaan Namia dalam hidupnya membuat perubahan yang baik bagi diri arsen apalagi gadis cantik itu selalu saja mengingatkannya untuk tidak sering berkumpul dengan anggota geng motornya yang lain.
Waktu berkumpul dengan anggota geng motornya hanya di waktu istirahat makan siang saja sehingga arsen sangat memprioritaskan makan siangnya bersama-sama berkumpul dengan para anggota geng motornya agar tidak putus hubungan.
Maka dari itu karena ketakutannya Yang terdalam terhadap Namia jangan sampai namiya marah dan meninggalkannya begitu saja maka para anggota geng motornya pun menamai Namia menjadi Nyonya Bos.
*****
"Hai Kimberly Apakah kamu ada waktu sebentar untuk kita bicara?"
"Oh hai Iya Kak Ada perlu apa ya?"
"Apa bisa kita bicara hanya berdua karena ini menyangkut urusan pribadi."
"Oke baiklah mok gue pergi dulu ya ma Edo sampai ketemu nanti di kelas."
"Okay bye Jumi!"
"Jadi gini apa gue panggil elu semok juga ya biar terlihat akrab?"
"Aduh jangan kak ntar pa ntat gue semakin semok deh banyak yang manggil gue semok,"
"Ya udah ya udah ily aja kalau begitu, kita gue sama arsen maksudnya pengen ngelurusin hubungan kita jadi bisa nggak kita berempat elu sama pasangan lo juga ketemu sama-sama biar semuanya jadi jelas dan clear dan kita juga nggak saling curiga ngejalanin hubungan kita."
"Boleh juga Kak gue nggak masalah sih mau ketemu kapan mumpung orang tua gue juga masih di luar negeri?"
"Gimana kalau ketemuannya di cafe depan aja?"
"Oh Rooftop Cafe itu dulu sih cowok gue kerja di situ?"
"Tunggu dulu jadi cowok Lo itu Jeremy?"
"Iya kak."
DEG
To be Continued