
...JJ Corp...
Ruang Sekertaris CEO
Outgoing Call
...JUMI...
"Ugh kesel banget gue Jum, lu tebak siapa yang gue temuin di sini sekarang, Siapa yang jadi CEO yang mempekerjakan gue dan menerima gue sebagai sekretaris pribadinya? Jumi gue nggak mampu berkata-kata lagi."
"Hus tenang-tenang jangan marah-marah nggak jelas gitu ah! Siapa yang udah bikin lo kesel sih?"
"Iya Ayoo tebak siapa gerangan CEO JJ Corp, tunggu tunggu jadi tuh gue nggak nyadar sama sekali yang gue lamar ternyata JJ Corp (Johansson Jeremy Corp) ya tuhan pantesan kok dia yang jadi CEOnya. Bego banget sihh gue, gue bisa tiba-tiba ngelamar ke perusahaan ini, ya tuhan."
"Jadi elu ketemu Ama Jeremy kembali lagi setelah berpisah selama 6 tahun? baguslah kalau begitu berarti kalian kan ada jodoh itu takdir, takdirlah yang akhirnya mempertemukan kalian tanpa disengaja ya nggak sih?"
"Gue belum selesai cerita selain gue seneng banget, gue juga kesel jealous juga sedih, elo tau Bianca Joanna nggak?"
"Hah? apa hubungannya Jeremy ama model itu? jangan bilang Jeremy pacaran ama doi?"
"Jangankan pacaran mereka udah tunangan Jumi!" Kimberly pun masih belum juga mengindahkan perintah Jeremy tadi untuk meminta jadwal kerjanya di ruang Torry. Kimberly malah asik mencurahkan isi hatinya yang terguncang tak karuan.
Kimberly yang kesal dan kecewa karena pria yang dicintainya yang ditunggunya selama ini ternyata sudah memiliki tunangan yang begitu cantik dan seksi setara artis dan model internasional seperti Bianca. selama ini Kimberly selalu mendapatkan posisi tertinggi di hati setiap pria yang mendekatinya. Baru kali ini Kimberly merasa insecure karena saingannya bukan main-main melalaikan pesawat terkenal juga pabrik figur yang tidak akan mudah dikalahkan tentunya.
"Heh elo tu ya udah buat dosa dengan ninggalin dia begitu aja, sekarang ya elo harus terima dong Mok, jangan sewot lagi! udah bagus dia bisa move on dari elo yang nggak punya peri percintaan, main ngilang gitu aja ya anggap aja elo udah kena karma atas perbuatan keji elo ke doi yang menurut gue sangat keterlaluan Mok! Coba elo posisiin diri Lo kalo elo ada di posisi Jeremy? pasti elo mungkin malah udah kawin kali nggak hanya tunangan!"
"Resek Lo! sembarangan aja kalo ngomong, gue nggak terima Jum, gila aja pertemuan gue dengan dia kali ini gue anggap sebagai jalan jodoh gue yang sempet kandas karena kesalahan gue. Makanya gue nggak mau tinggal diam gue harus bisa ngerebut dia dari sisi cewek yang katanya tunangannya itu!"
"Gila Lo? terus kalo Jeremy udah cinta mati Ama tu cewek gimana?"
"Hahaha apa Cinta mati hahaha, lalu sekarang kenapa dia manggil gue yang ternyata di tolak dari posisi accounting karena gue masih fresh graduate tanpa pengalaman apa pun dan Jeremy yang notabene adalah CEO dengan kedudukan tertinggi disana memilih gue dari setumpuk lamaran yang sudah ditolak oleh manajer accounting yang menginterview waktu itu diambilnya dan dipanggilnya lagi untuk posisi sekretaris pribadinya lu bisa bayangin dan lu bisa mencernanya sendiri kenapa dia manggil gue lagi padahal gue adalah salah satu kandidat yang tidak terpilih menjadi calon karyawan di sana."
"Jadi elo mau bilang kalo Jeremy masih memendam rasa cinta ama lo begitu maka dia manggilin lu menjadi secret baris pribadinya dia dan mau menjalin lagi hubungan lama yang pernah tertunda itu begitu
Kalau masalah itu gue masih belum bisa mastiin kebenarannya, tapi yang jelas ada sedikit rasa sayang yang tertinggal di hatinya karenanya dia masih ingin melihat gue dan membuktikan sendiri kalau gue masih single dan masih tidak memiliki kekasih apalagi suami."
"Yah memang aneh sih gue pikir dia udah cinta mati sama tunangannya kau sampai dia mah dia sudah bertunangan dan sudah berhasil ngelupain perasaannya ke elu tapi kalau ngedenger cerita lu tadi bahwa dia sampai memungut berkas lamaran yang sudah ditolak oleh karyawannya dan juga menemukan nama elu di sana langsung saja dia mengangkat lu langsung menjadi sekretaris pribadi CEO itu merupakan kejadian yang jarang sekali terjadi kalau tidak berdasar dengan rasa Yang tertinggal Ya nggak sih."
"Terus Apa rencana lo selanjutnya apa lu mau ngerebut dia dari tunangannya ataukah tidak? apa lu berani bersaing dengan artis terkenal seperti Bianca Joanna itu? katakan mok gue penasaran nih penasaran banget malah."
"Nggak gue akan tegesin gimana sebenarnya perasaan dia selama ini ke gue? gua akan tes dia gue akan lakuin sesuatu yang dia nggak akan pernah nyangka yang dia nggak akan pernah menebak apa yang akan gue lakukan gue tahu perasaan dia yang sebenarnya kepada gue. dari situ jika dia terbukti memang sudah nggak ada perasaan ke gue Baiklah nggak akan mundur gue akan move on gua akan mencari lelaki lain setelahnya Gue janji sama lu."
"Tadinya gue akan melarang lo jika sahabat gue ini akan jadi penggoda dan pelakor tapi kalau emang mau lu kayak gitu gue akan tetap ngedukung lo asalkan setelah elo tahu bagaimana perasaan Jeremy yang sebenarnya dan ternyata Jeremy sudah tidak punya perasaan lagi sama lo, ya sudah sampai di situ saja elo harus ninggalin dia gue nggak suka ya kalo elo ingin ngerebut dia dari tunangannya dengan maksain perasaan Lo sendiri! ngerti loh?"
"Okay bye!"
...Call Ended.....
✨✨✨
...Ruang Asisten CEO...
"Tor ini berikan Job desk yang harus dipenuhi Kimberly sebagai sekretaris pribadiku."
"tidak perlu Bos Di sini ada job desk sekretaris lama yang saya simpan di PC saya."
"Oh no no no tidak mumpung Dia belum ke sini aku sudah merubahnya dengan jobdes yang sesuai keinginanku, ingat jangan berijos yang lain melainkan yang ini oke?" Jeremy pun bergegas ke ruangan Tori tadi karena tahu bahwa Kimberly pasti tidak langsung menuju ke ruangan asisten pribadinya itu melainkan Kimberly masih asik mencurahkan isi hatinya kepada sang sahabat yang sudah bisa ditebak oleh Jeremy. segala gerak-gerik dari gadis cantik itu yang sudah bisa ditebak oleh Cinta pertamanya membuat Jeremy pun tenang sambil tersenyum penuh ejekan saat Kimberly kebingungan dan juga terlihat sangat jelas sekali setelah bertemu sendiri dengan Bianca rival cinta terberatnya saat ini.
"Baik bos bos ini ada-ada saja." lalu Jeremy pun pergi dari ruangan Torry karena harus mengantarkan Bianca ke suatu tempat di mana keduanya harus bertemu dengan orang tua Bianca yang sudah menunggu untuk persiapan makan malam bersama. sekilas Tori pun membaca job description dari sekretaris pribadi versi sang atasan.
Di sana nampak pekerjaan yang dilakukan oleh Kimberly nantinya kurang lebih seperti pekerjaan istri pada umumnya. Kimberly harus siap sedia pagi hari sang atasan bangun tidur sampai mandi sekaligus setelah memakai pakaian kerja semua harus disiapkan secara detail oleh Kimberly.
✨✨✨✨
Setelah memutus sambungan telepon dengan Nora tadi Kimberly pun langsung menuju ke ruangan Tori untuk meminta job desk sebagai sekretaris pribadi sang Bos.
Tok.. tok.. tok..
"Ya masuklah!"
"Pak saya mau minta job desk yang harus saya kerjakan sebagai sekretaris pribadi Bos."
"Yah ini Kimberly berkas yang memuat job description kamu sebagai sekretaris pribadi CEO kita."
Kimberly pun kemudian membaca sekilas dua lembar job description yang memuat ketikan permintaan langsung dari CEO tampan yang sudah berhasil menyakiti hatinya hari ini.
"Ya Tuhan ini job description sebagai sekretaris pribadi atau sebagai istrinya pak?"
DEG
To be continued
...Hai hai zeyeng ippiiee yang ippiiee kasihi yuk beri vote coment kopi dan bunganya untuk Jeremy dan Kimberly ditunggu zakat dan dukungannya untuk novel ini. Jangan hanya like ayo coment yang banyak kalo perlu hujat deh karya otor yang banyak kurangnya ini. Hampir karya otor sebelumnya selalu ramai pembaca sekarang makin redup dan tak ada nyawa didalamnya. Semoga kita semua di beri kesehatan dan kelancaran rejeki. Para Readers kesayangan ippiiieee yang makin hilang di telan bumi ippiee yakin dengan mengungkap isi hati kalian yanh kritis mengenai karya ippie. Ippie yakin kedepannya bisa dijadikan perbaikan untuk next karya ippie yang lain. Semangat terus untuk ippiiieee untuk membuat karya yang semakin hari makin ditinggalkan hiks, ippie tidak perlu hadiah dan segala macamnya, Koment aja sok yang banyak, apa aja deh mau lanjut, mau semangat mau bubar terserah deh asal masih menunjukkan kalo karya ippie ini masih ada yang baca dan masih ada makhluk hidup disana. Dengan saran kritik dari Readers semua ippiiieee harap ippiiieee bisa mempersembahkan cerita mengenai kisah hidup sesuai yang Readers mau sehingga tidak terjadi kekosongan seperti ini. Ippie mohon sekali lagi koment, koment dan koment. Mmuaaahhh😘😘😘...