I LOVE MY SENIOR

I LOVE MY SENIOR
Berhasil Lupakan Dia



...JJ Corp....


"Pelamar berikutnya Kimberly Tejakusuma."


"Iya saya." Kimberly pun berdiri dan mengikuti di belakang asisten manager yang didaulat untuk memanggil satu persatu pelamar ke dalam ruang interview dan di dalamnya sudah terdapat manager accounting baru karena accounting yang lama sedang cuti melahirkan. Setelah masuk dan duduk tepat di depan manajer itu yakni bernama Sarah Affandi.


"Selamat siang, jelaskan dari mulai nama anda sampai biodata Anda lalu apa motivasi anda untuk bekerja di perusahaan kami?"


"Selamat siang Bu, nama saya Kimberly Teja Kusuma saya lahir di Jakarta 22 tahun yang lalu saya baru lulus dari Universitas Indonesia tepatnya sarjana akuntansi kemudian ingin sekali mencari pengalaman dengan melamar pekerjaan di perusahaan sebesar ini."


"Dari mana anda tahu bahwa JJ corp sedang membuka banyak lowongan pekerjaan?"


"Saya banyak mengisi aplikasi yakni menjadi member dari jobstreet.com lalu jobseeker.com serta website pencari pekerjaan lain yang bahu-membahu memberikan tawaran-tawaran yang menarik yang sesuai dengan ijazah yang saya punya."


"JJ corp yang saya tahu adalah perusahaan yang bergerak di bidang IT dan audit keuangan perusahaan-perusahaan yang bermasalah yang sudah melalang buana di industri bisnis ini kurang lebih 30 tahun lamanya. nama JJ chord memang baru saja saya dengar karena namanya yang terdahulu adalah Johansson Corp lalu selama 2 tahun ini berganti nama menjadi JJ Corp karena sang pemilik lama sudah menghibahkan perusahaannya untuk penerusnya yakni adik nya yang memang baru kembali dari studinya di Amerika."


"Wow pengetahuan kamu cukup mumpuni ternyata sehingga kamu sudah mengetahui seluk beluk sejarah perusahaan kami hingga menelusuri Siapa pemimpin yang menduduki posisi tertinggi di perusahaan kami saat ini."


"Ya kebetulan sekali JJ Corp adalah salah satu perusahaan yang memang saya ingin sekali bergabung di dalamnya dan ikut memajukan perusahaan ini melalui keterampilan dan kemampuan saya di bidang akuntansi."


"Sekarang saya akan menanyakan lagi beberapa pertanyaan kepadamu yang sedikit banyak tidak ada hubungan dengan pekerjaan mu yang ada di sini apabila kamu nanti diterima. Apakah menurut kamu seseorang harus terus-menerus berhasil dalam usahanya ataukah dia harus mengalami kegagalan demi kegagalan kemudian baru meraih kesuksesan?"


"Kegagalan memang begitu menyakitkan namun dengan adanya kegagalan seseorang akan mawas diri dan bersiap untuk mengatasi kesulitan yang sudah menyebabkan adanya kegagalan itu dan menghilangkan segala kesulitan segala halangan dan rintangan agar tidak terjadi lagi kegagalan di masa yang akan datang. seseorang harus mengalami kegagalan terlebih dahulu untuk mendapatkan pelajaran yang berarti untuk mendapatkan pengalaman hidup yang tidak hanya melulu kebahagiaan melainkan kesedihan yang bisa membuat seseorang itu kuat menjalani segala musibah yang terjadi di dalam kehidupannya."


"Baik Bu terimakasih banyak semoga saya bisa bergabung di perusahaan ini kedepannya, saya tunggu kabar baiknya Bu Sarah." Kimberly pun berpamitan dengan Sarah Affandi dengan berjabat tangan terlebih dahulu dan optimis bahwa lamarannya kali ini bakalan diterima walau Kimberly harus menunggu satu minggu yang akan datang untuk mendapatkan kabar baik itu.


Kimberly pun keluar dari ruangan interviewnya dengan langkah gontai.


"Kalau aku nanti tidak di terima juga di perusahaan ini, lalu sudah tidak ada lagi keinginanku untuk melamar pekerjaan di tempat lain sepertinya. Lebih baik aku kembali ke perusahaan papa lalu bekerja sambil melanjutkan S2 jurusan management bisnis agar bisa mengambil posisi penting juga di perusahaan papa." Gerutu Kimberly pelan sambil melamun dan menggambar masa depannya sendiri dengan rencana rencana kecilnya untuk mulai serius dengan mengatur keuangannya sendiri sekarang.


Kimberly pun turun ke arah lobi untuk pergi menuju ke kantor milik Nora untuk bersantai dan bercengkrama dengan Nora di sana. Letak perusahaan Nora yang sangat strategis membuatnya bisa mampir untuk sekedar mencurahkan isi hatinya dengan sahabatnya itu sambil mencari pekerjaan di sekitar lokasi tempat perusahaan Nora berdiri. lalu Kimberly pun mendengar kasak kusuk dari karyawan JJ corp yang sedang bergosip membicarakan tentang CEO mereka yang memiliki ketampanan paripurna dan sifat yang begitu misterius dingin kaku dan arogan.


"Ehh gila ya pak CEO tampan kita ama tunangannya sendiri tuh cueknya minta ampun guys kayaknya sih Mbak bianka tuh bertepuk sebelah tangan deh sama doi kasihan ya artis terkenal model internasional eh nggak di gubri sama sekali ama tuh bos kita, emang sih nggak ada arti seganteng dia ketampanannya Paripurna men pria seperti itu malah bikin wanita cantik di luar sana berlomba-lomba untuk mendapatkan hatinya."


"Iya lho padahal mbak bianka juga kan pasti banyak yang naksir tapi mungkin nggak setampan dan setajir bos kita jadi tetap aja dia begitu bucin dengan bos kita sampai-sampai makan siang tuh nggak pernah telat loh tiap hari makan siang mewah selalu siap sedia di meja si Bos.


Kimberly yang mendengarkan cuap-cuap itu pun hanya menoleh dan sambil lalu melangkahkan kakinya untuk melanjutkan perjalanannya ke kantor sang sahabat seperti biasanya untuk juga makan siang bersama dengan Nora secara Kimberly yang masih pengangguran karena janjinya kepada orang tuanya bahwa dirinya ingin mencari pekerjaan secara mandiri untuk tidak bekerja di perusahaan orang tuanya terlebih dahulu agar orang tuanya juga mengetahui kemampuannya dalam bekerja dan berinteraksi dengan orang lain serta dapat mengemban tugas saat atasannya adalah orang lain.


Kimberly pun tersenyum dan menggeleng-gelengkan kepalanya karena di manapun berada pria tampan selalu menjadi gunjingan dan menjadi pembicaraan. Akankah pria tampan kali ini bisa bersandar dan melebihi ekspektasinya lalu bisa membuatnya move on hingga tidak memikirkan cinta lamanya yang terlalu menyakitkan. Kimberly mungkin tidak akan pernah bisa memulai cinta baru dengan pria lain saat Jeremy masih menguasai hati dan jiwanya sejak Kimberly memutuskan untuk tidak mengganggu Jeremy dan tidak menuntaskan kesalahpahaman mereka lima tahun yang lalu.


Kimberly juga ingin Jeremy fokus dengan studinya seperti kata Kak Alona yang ingin melihat Jeremy lulus dengan predikat cumlaude sampai di taraf pascasarjana. mendengar kata-kata Alona itu Kimberly akhirnya mengurungkan niatnya untuk mengejar cintanya dan meluruskan kesalahpahaman yang terjadi lalu mengikhlaskan kisah cintanya tertunda. apabila memang ada kesempatan pasti mereka akan dipertemukan kembali oleh takdir.


To be continued..


...Hai hai zeyeng ippiiee yang ippiiee kasihi yuk beri vote coment kopi dan bunganya untuk Jeremy dan Kimberly ditunggu zakat dan dukungannya untuk novel ini. Jangan hanya like ayo coment yang banyak kalo perlu hujat deh karya otor yang banyak kurangnya ini. Hampir karya otor sebelumnya selalu ramai pembaca sekarang makin redup dan tak ada nyawa didalamnya. Semoga kita semua di beri kesehatan dan kelancaran rejeki. Para Readers kesayangan ippiiieee yang makin hilang di telan bumi ippiee yakin dengan mengungkap isi hati kalian yanh kritis mengenai karya ippie. Ippie yakin kedepannya bisa dijadikan perbaikan untuk next karya ippie yang lain. Semangat terus untuk ippiiieee untuk membuat karya yang semakin hari makin ditinggalkan hiks, ippie tidak perlu hadiah dan segala macamnya, Koment aja sok yang banyak, apa aja deh mau lanjut, mau semangat mau bubar terserah deh asal masih menunjukkan kalo karya ippie ini masih ada yang baca dan masih ada makhluk hidup disana. Dengan saran kritik dari Readers semua ippiiieee harap ippiiieee bisa mempersembahkan cerita mengenai kisah hidup sesuai yang Readers mau sehingga tidak terjadi kekosongan seperti ini. Ippie mohon sekali lagi koment, koment dan koment. Mmuaaahhh😘😘😘...