
...🌁 Appartment Jeremy...
"Semok sayang ayo bangun kita harus bersekolah sayang.
"Emm Jeje aku masih ingin mendungsel padamu." ucap manja gadis cantik itu kepada kekasih tampannya.
Berbeda dengan Arsen yang sudah melakukan hub ungan suami istri dengan Namia. Jeremy masih sangat menjaga keperawanan gadis cantik itu karena Jeremy tidak mau merusaknya Jeremy ingin menyimpan hadiah terindah itu di saat mereka menikah nanti kalau tahan.
Jadi selama ini walau tidur berdua Kimberly yang tidak pernah memakai apa-apa pun karena Jeremy yang memang sudah candu dengan tubuhnya walau tidak dengan memasukkan sosis jumbonya ke dalam lembah basah milik kekasih cantiknya itu namun Jeremy tetap bisa membuat Ily keenakan siang dan malam.
Jeremy pun harus melakukan solo karir sendiri di dalam kamar mandi setelah melakukan ritual bercinta dengan memuaskan saja has rat bocil cantik itu tanpa harus dia mencelupkan senjatanya ke dalam lubang surgawi yang menjadi idaman para pria di seluruh dunia itu.
"Ayo Sayang ini sudah siang kita nanti bisa terlambat ayo kamu harus mandi sekarang cepetan semok, ini rasakan ayo bangun nggak rasakan igh igh." Jeremy pun gemas karena gadis cantik itu tidak segera bangkit dari tidurnya karena lemas akibat sisa pertempuran tadi malam membuatnya tidak mau membuka matanya secepat ini.
"Hahaha tidak ampun geli AW AW Aw tidak geli banget sayang hentikan oke oke oke aku mandi aku bangun!" ini yang hanya memakai selimut saja itu akhirnya melesat ke dalam kamar mandi mewah di dalam kamar Jeremy itu dan bergegas untuk mandi.
Jeremy dengan telaten memilih seragam ini yang harus dipakai hari itu serta kaos kaki dan juga dalaman yang akan dipakainya. Jeremy sudah seperti suaminya saja melihat kebersamaannya berhari-hari di apartemen itu.
"Sayang apa seragamku sudah disiapkan sama dalamanku bra juga semuanya, Tolong bawakan ke dalam kamar mandi!"
"hei bukankah ini berbahaya Sayang bagaimana sih semok kenapa aku harus masuk ke kamar mandi dengan membawakan seragam kamu kamu siap untuk aku perkosa hah?!"
"Hahaha iya aku siap kamu perkosa coba kalau berani ayo ayo coba kalau berani?"
Kimberly pun mencoba menantang keimanan Jeremy yang sudah sekuat tenaga dia Tahan untuk tidak menyentuh terlalu dalam ke tubuh gadis cantik itu.
"Semok nakal jangan menggodaku kalau aku sudah kemasukan setan kamu nggak akan Selamat sayang kamu tidak akan pernah bisa bersekolah Kamu tidak akan bisa berjalan kamu akan merangkap dan mengangkang karena telah aku hujam dengan tusukan mautku kamu mau mencobanya?"
"Hahaha takut tidak Ya sudah kamu pergi lagi dari sini!" akhirnya Kimberly pun mendorong saja tubuh tegap nan jangkung kekasih tampannya itu agar keluar dari kamar mandinya seketika Kimberly menutup lagi kamar mandi itu agar bisa mengganti dengan seragamnya dengan leluasa.
...BLAMM...
"Ah sial semok semok kenapa aku harus digoda dengan godaan maut seperti ini Ya Tuhan bagaimana bisa aku menahannya jika dia terus-terusan menggodaku seperti itu? bagaimana bisa aku menahannya sampai dia siap untuk menjadi istriku nanti jika setiap detiknya dia selalu menggodaku dengan tampil tanpa busana seperti tadi Ya Tuhan aku melihat Betapa menggodanya tubuh mulusnya itu bagaimana bisa lama-lama aku juga tidak bisa menahannya tidak mungkin bisa menahannya.
kalau memang aku bisa menahannya berarti aku bukan pria yang normal bukan?"
Teriak Jeremy sekeras-kerasnya mumpung Kimberly berada di dalam kamar mandi. Jeremy yang sudah siap dengan seragam lengkapnya pun akhirnya menyiapkan sarapan untuk mereka berdua yaitu sandwich isi daging burger yang selalu disediakannya di dalam kulkas berupa frozen food itu.
Ditatanya dengan sedemikian rupa roti sandwich itu lalu dibentuknya menjadi segitiga agar Kimberly mudah memakannya. sandwich itu pun tertata cantik di atas piring dengan susu yang sudah diseduh nya untuk mereka berdua. betapa indah hari-hari Jeremy saat ini karena Ili selalu menemaninya di saat orang tuanya bepergian ke luar negeri.
Walaupun di sisi lain Sinta sedang meregang nyawa di Heidelberg University Hospital Berlin Germany, Jeremy hanya bisa mendoakannya dari jauh dan menahan kesedihannya di depan Kimberly. Kimberly yang juga sudah mendengar hal itu dari berita yang dia dengar di media online bahwa Cynthiara Alona sedang mengantar kepergian ibundanya untuk berobat ke Jerman.
Oleh karena itu Kimberly pun siap sedia untuk menemani Jeremy di masa-masa sulitnya saat ini.
"Di dapur semok Ayo kita makan dulu Setelah itu kita berangkat oke?"
"Hah sarapan kalau di rumah aku tidak pernah sama sekali sarapan Jeje Bagaimana kalau kita langsung berangkat saja?"
"Tidak semok kamu harus sarapan dulu, kalau kamu masih tetap mau tinggal bersamaku di sini kamu harus sarapan dulu kalau mulai sekarang aku membiasakanmu untuk mengisi perut kamu sebelum berangkat ke sekolah kalau kamu tidak menuruti ya sudah tidak usah tinggal lagi denganku."
"Emm baiklah baiklah aku akan sarapan denganmu tapi suapin dong?"
"Ya ampun manjanya, Ayo semok nakal kita harus cepat ayo cepat makan lah Ya udah ini aku suapin."
Jeremy yang memang tidak pernah telat sama sekali berangkat ke sekolah. Jeremy merupakan siswa yang sangat berprestasi dan juga sangat teladan sehingga guru-guru di sana senang sekali mencontohkan perilakunya itu kepada adik-adik kelasnya. terbukti dari sejak kelas 2 dia sudah terpilih menjadi ketua OSIS karena prestasinya dan juga karena kedisiplinannya berangkat ke sekolah tanpa terlambat sedikitpun.
"Iya sayang pangeran tampanku Oke sudah Aku kenyang Yuk kita berangkat tapi cium dulu cium yang lama."
"Ya Tuhan semok kamu terus saja menguji kesabaranku semok!"
"Hmmppfffhh nggak pakai lid ah nanti berbahaya kita tidak bisa sekolah dalam keadaan seperti ini Oh semok kenapa kamu harus menggodaku terus-menerus sih!'
"Pfftt hahahha habisnya bibir kamu yang merah itu sudah berhasil membuatku candu aku jadi tak bisa berpikir jernih." ucap Kimberly jujur.
"Sudah ya yuk berangkat cepat sebelum Kak Lona memergoki kita hidup berdua!"
Setelah menutup pintu akhirnya keduanya pun memasuki lift untuk menuju ke basement tempat motor sport Jeremy terparkir.
Beruntung Kimberly yang selalu memakai rok mini itu pun memakai dalaman training agar kaki jenjang dan mulusnya tidak terlihat oleh orang lain.
"Nah pintar Mulai sekarang kamu harus memakai dalaman seperti itu semok agar aku tidak memarahimu lagi oke?"
"Siap laksanakan komandan!"
*****
...💒Dreamy International High School...
Keduanya pun akhirnya datang bersama-sama dan tidak segan-segan memperlihatkan kemesraannya di depan siswa-siswa yang lain.
"Hei Tiara lihat itu siapa yang datang?"
DEG
To be continued