
"Tidak saya tidak keberatan asalkan anda mengerti batas-batasnya karena kita tidak tidur sekamar kan?" tanya Kimberly kemudian.
...DEG...
"Kita lihat saja nanti, kalau soal itu sepertinya tergantung situasi dan kondisi juga aku juga tidak memaksa apabila ternyata kamulah yang ingin sekali bermalam sekamar denganku kelak. Baiklah kamu bisa menemui asistenku Torry untuk menandatangani kontrak sebagai karyawan di perusahaanku." Jeremy pun tersenyum penuh misteri dengan melihat wajah cantik Kimberly yang selalu di rindukannya sampai saat ini dari korek pemantik yang di pegangnya. Wajah gadis cantik yang berhasil membuatnya patah hati bertahun-tahun lamanya hingga memutuskan untuk membalas dendam padanya setelah sampai di Indonesia.
Dasar CEO gila Bagaimana bisa dia berpikir kalau aku ini cewek gampangan apa bisa tidur sekamar dengannya dasar b******* bren gsek!
Gerutu Kimberly dalam hatinya sambil mengerutkan kedua keningnya seraya mengumpat Jeremy kesal tak henti-hentinya.
"Baik Pak saya permisi dulu!" Jeremy pun hanya menjawabnya dengan anggukan kepala yang masih di posisi membalik kursinya di depan Kimberly.
Bagai gayung yang bersambut penantiannya pun membawa Kimberly datang sendiri ke perusahaannya untuk melamar sebagai karyawan baru di sana. Jeremy sudah tidak pernah lagi mencari tahu tentang kabar terbaru Kimberly sejak 4 tahun yang lalu. Jeremy menahan untuk tidak lagi berkutat dengan gadis yang bernama Kimberly lagi.
Sakit hatinya pun masih terasa sampai sekarang walau demikian rasa itu tetap disimpan dalam-dalam tanpa ingin mengobatinya dengan mencari penggantinya. cinta bukanlah lagi yang utama untuknya setelah Kimberly meninggalkannya. Jeremy sadar bahwa suatu saat nanti akan ada masanya mereka dipertemukan jika ada jodoh.
Senyum penuh arti pun menghiasi wajah tampannya saat Kimberly dipertemukan lagi dengannya walau kondisinya sekarang sangat berbeda. Jeremy tidak mau lagi muncul di hadapan Kimberly dengan status single. Maka dari itu pertunangannya dengan bianca
pun adalah salah satu rencananya untuk membalas sakit hatinya pada gadis cantik yang tidak pernah memutuskan hubungan dengannya yang tiba-tiba merasa terkena ghosting.
*****
Tok.. tok.. tok..
"Masuk!" jawab Torry mempersilakan Kimberly masuk ke dalam ruangannya untuk menandatangani berkas-berkas penerimaan karyawan.
"Ada 4 lembar berkas penerimaan karyawan yang harus saya tanda tangan Iya Pak?" tanya Kimberly ragu-ragu dengan melihat lembar per lembar serta membacanya perlahan-lahan untuk meyakinkan lagi Apakah benar dirinya diterima di perusahaan bergengsi itu.
"Ya benar sebaiknya segera kamu tanda tangani karena berkas ini harus kamu bawa kembali ke meja pak CEO."
"Baik Pak saya akan tanda tangani." jawab Kimberly dengan penuh semangat karena akhirnya dirinya diterima juga di perusahaan yang sudah berdiri sejak 30 tahun yang lalu dengan prestasi yang cukup gemilang. kemudian lembar per lembar sudah ditandatanganinya sampai pada lembar ke-4 Kimberly melihat dengan mata kepalanya sendiri dengan sangat jelas nama CEO yang baru saja berbincang dengannya yang ternyata adalah sang kekasih hati yang telah lama dia tinggalkan tanpa kabar berita.
DEG
"Yah Apa ada masalah Kimberly kenapa lembar ke-4 masih belum kamu tandatangani?"
"Maaf Pak Torry saya mau menanyakan lagi Apakah benar nama dari CEO kita adalah Jeremy Surya Wijaya?"
"Jadi dari tadi kamu tidak tahu dan tidak berkenalan dengan Pak CEO yang sudah memberi kamu berbagai pertanyaan di ruangannya?"
"Iya Pak saya tidak bertanya dan di mejanya juga tidak ada namanya karena saya sudah sangat senang sekali sudah diterima di perusahaan ini sampai saya lupa untuk berkenalan dengannya? lagi pula saya takut dikira tidak sopan kalau harus menanyakan namanya Masa sih calon karyawan di sini tidak tahu nama ceo-nya sendiri."
"Em tidak Pak karena beliau membalikkan kursinya membelakangi saya memang dari suaranya sepertinya saya sangat familiar tetapi saya ragu Apakah benar suara itu ada milik orang yang sama yang saya kenal."
"Lalu bagaimana selanjutnya kamu mau lanjut atau mau menolak pekerjaan ini?"
"Tidak pak saya tetap ingin bekerja di perusahaan ini."
Dengan jari yang bergetar dan tubuh yang menghangat Kimberly pun akhirnya menandatangani berkas berkas itu lalu membawanya kembali ke ruang CEO untuk memberikan kontrak kerjanya kepada atasannya langsung.
"Tunggu dulu Kimberly Aku ingin memberikan nasihat kepadamu. aku memang tadi sedikit curiga dengan tingkah laku bos yang tidak seperti biasanya Jadi sebenarnya kamu itu sudah ditolak oleh Sarah Karena kamu belum memenuhi syarat untuk menjadi karyawan baru staff accounting di sini. ke-10 daftar pelamar pun diberikan kepada bos termasuk yang ditolak sejumlah 6 CV. Bos pun akhirnya menjatuhkan pilihannya kepada salah satu CV yakni milik Kimberly Teja Kusuma aku mulai sedikit curiga saat Bos tiba-tiba tersenyum penuh arti."
"Apabila memang kamu mengenal Pak CEO di masa lalu sebaiknya jangan diungkit dan jangan membahasnya di depan beliau. karena kemungkinan besar Pak Jeremy yang sekarang bukanlah Pak Jeremy yang pernah kamu kenal dahulu. jadi kamu tidak perlu khawatir seandainya beliau bertingkah seakan tidak mengenalmu bukankah kamu bisa mengambil keuntungan dari sana?"
...POV Torry.....
Benar sekali firasatku Pak Jeremy sebelumnya tidak pernah bertingkah aneh seperti itu saat melihat foto seorang gadis di salah satu lamaran pekerjaan yang ditolak oleh Sarah wajah Pak Jeremy pun berubah menjadi memerah dan antusias. walau secantik apapun wanita itu Pak Jeremy tidak pernah bereaksi seperti ini. pasti keduanya punya memori masa lalu yang tidak mudah dilupakan.
Kimberly Oh Kimberly wajahmu sangat cantik kulit tubuhmu sangat mulus putih bersih jernih. Seperti inikah tipe wanita yang disukai oleh Bos? bahkan secantik Bianca pun tidak pernah digubrisnya sama sekali. Kita semua pun mengasihani Bianca yang sepertinya hanya cinta sendiri pada bos.
Walau tiap hari datang dengan mengantar makan siang, bos tidak pernah sama sekali memakan makanannya yang selalu dilimpahkan kepadaku. Sungguh miris sekali menjadi tunangan pria berkepala batu itu. Aku pun terkejut saat melihat reaksinya yang begitu berlebihan saat nama Kimberly disebut sebagai pelamar yang ditolak oleh Sarah.
End of POV
"Saya tidak keberatan Kalau memang Pak Jeremy sudah melupakan pertemanannya dengan saya sehingga saya bisa bekerja tanpa melihat bayang-bayang masa lalu lagi."
"Bolehkah aku tahu apa hubunganmu dengan beliau dulu?"
"Sepertinya saya tidak berhak menjawab pertanyaan itu."
"Baiklah kalau kamu tidak mau menceritakannya sekarang, mungkin nanti setelah kamu menganggapku sebagai teman aku siap mendengarkan cerita masa lalu kalian, tentu saja jangan sampai tunangannya mendengar tentang hal itu kalau aku lihat sepertinya kalian berdua memiliki memori yang tidak biasa dan lebih dari sekedar teman."
DEG
"Ja jadi pak Jeremy su sudah memiliki tunangan?" Kimberly pun membelalakkan matanya dan terkejut lalu tiba-tiba air mata pun menetes dari mata indahnya. Sakit hati yang dia derita sekarang mungkin mewakili rasa sakit hati Jeremy selama ini setelah ditinggalkannya tanpa kabar berita. Kimberly pun menangis tersedu merasa seperti hatinya sekarang hancur berkeping-keping. Mungkin memang ini balasan yang setimpal yang patut diterimanya.
To be continued
...Hai hai zeyeng ippiiee yang ippiiee kasihi yuk beri vote coment kopi dan bunganya untuk Jeremy dan Kimberly ditunggu zakat dan dukungannya untuk novel ini. Jangan hanya like ayo coment yang banyak kalo perlu hujat deh karya otor yang banyak kurangnya ini. Hampir karya otor sebelumnya selalu ramai pembaca sekarang makin redup dan tak ada nyawa didalamnya. Semoga kita semua di beri kesehatan dan kelancaran rejeki. Para Readers kesayangan ippiiieee yang makin hilang di telan bumi ippiee yakin dengan mengungkap isi hati kalian yanh kritis mengenai karya ippie. Ippie yakin kedepannya bisa dijadikan perbaikan untuk next karya ippie yang lain. Semangat terus untuk ippiiieee untuk membuat karya yang semakin hari makin ditinggalkan hiks, ippie tidak perlu hadiah dan segala macamnya, Koment aja sok yang banyak, apa aja deh mau lanjut, mau semangat mau bubar terserah deh asal masih menunjukkan kalo karya ippie ini masih ada yang baca dan masih ada makhluk hidup disana. Dengan saran kritik dari Readers semua ippiiieee harap ippiiieee bisa mempersembahkan cerita mengenai kisah hidup sesuai yang Readers mau sehingga tidak terjadi kekosongan seperti ini. Ippie mohon sekali lagi koment, koment dan koment. Mmuaaahhh😘😘😘...