
...🏚️Mansion Tejakusuma...
"Siapa kamu? kenapa malam-malam main kemari?" tanya Kevin Tejakusuma Ayah Kimberly.
"Oh saya adalah kakak kelas Kimberly satu sekolahan dan juga guru lesnya, nama saya Jeremy Surya Wijaya Om maaf kalau terlalu malam karena saya harus bekerja dulu part time job setelah itu baru bisa mengajar Kimberly di sini."
"Oh ya ya ya Cindy sudah menceritakan sedikit tentangmu jadi kamu yang selama ini yang bisa mengajarkan rumus-rumus yang sangat mudah dipelajari oleh ily?"
"Ya om saya juga senang kalau Kimberly bisa mengikuti ajaran dari saya." ucap Jeremy yang akhirnya lega dikiranya tadi ayahnya Kimberly akan marah-marah karena Jeremy bertamu terlalu malam namun yang terjadi adalah sebaliknya Kevin sangat berterima kasih kepada Jeremy atas cara pengajaran yang diberikan oleh Jeremy adalah cara praktis yang bisa diikuti oleh Ili dengan mudah.
"Baik-baik kalau gitu aku ucapkan terima kasih kalau kamu ada waktu luang mungkin kamu bisa lebih banyak belajar bersama Ili di sini karena aku ingin ini mendapatkan nilai-nilai yang sempurna tidak ketinggalan pelajaran seperti dulu saat SMP."
"Baik om kalau memang Kimberly membutuhkan bantuan dari saya saya sudah memberitahunya kalau silakan saja apabila Kimberly minta jam tambahan untuk mengerjakan PR nya lagi, kalau begitu saya permisi dulu Om, selamat malam."
"Oke hati-hati."
"Pasti orang tuanya sangat bangga melihat pemuda ini fisiknya sangat tampan dan sangat sempurna kemudian dia juga merupakan pelajar berprestasi di dreamy International High School tapi mengapa dia masih membutuhkan uang tambahan untuk sekolahnya hingga dia harus bekerja ah itu kan bukan urusanku asalkan dia mau mengajar Kimberly dan Kimberly menjadi siswa berprestasi juga seperti dia aku akan sangat berterima kasih dan berharap dia bisa membawa Kimberly ke arah yang lebih baik." Geutu Kevin dalam hatinya sambil mengangguk-anggukkan kepalanya.
✨
✨
✨
...🏘️Kediaman Shinta Setyana...
"Jer kamu kah itu Jeremy kamu sudah datang nak?"
"Ya ma aku baru datang baru saja memasukkan motorku ke dalam garasi mama butuh apa? ini aku membawakan obat pesanan mama."
"Yah terima kasih nak sekarang istirahatlah Mama minum dulu obatnya."
"Sudah mama di kamar aja aku ambilkan minumnya mama berbaring aja."
*****
"Ini mah minum dulu."
GLEG GLEG GLEG
Sinta pun meminum saja obat yang diberikan oleh Jeremy tadi yaitu obat pereda nyeri untuk kanker paru-parunya yang sudah stadium akut.
"Mah apa Mama tidak apa-apa jika tidak jujur pada kakak, Mama tahu kan kakak itu orangnya keras kalau memang mama punya penyakit mending mama jujur aja sama kakak."
"Nggak jer Mama udah terlalu banyak membebanin kakak kamu, hutang mami sampai miliaran Jer semua Kakak kamu yang mengusahakan Mama nggak mau lagi membebanin kakak kamu dengan penyakit Mama ini biarlah mama akan menanggungnya sendiri."
"Mama ya kin? Mah hasil kerja part time job-ku hanya bisa untuk membelikan Mama obat rawat jalan saja jika mama bilang ke Kakak pastinya Kakak bisa membantu Untuk meringankan beban Mama memeriksakan Mama di rumah sakit dengan perawatan intensif dan ditangani oleh tenaga ahli tentunya.
"Sudah mama sudah nggak apa-apa sudah kembalilah istirahatlah nak jangan terlalu capek Kamu sudah menjadi anak berbakti itu saja yang Mama perlu tidak usah memberitahu kakakmu ya kamu mau berjanji kan pada mama."
*****
3 bulan kemudian..
Jeremy dan Kimberly terlihat berhubungan dengan sembunyi-sembunyi selama hampir 6 bulan ini. selama masa kedekatan mereka tidak pernah terdengar kabar tentang arsen yang suka menggoda Kimberly lagi. terakhir Kimberly pun nekat menemui namiya untuk menjelaskan semuanya kepada Namia bahwa hubungannya dengan arsen bukanlah seperti yang dia pikirkan.
kemungkinan besar arsen dan Namia sudah memapaki jenjang yang lebih baik lagi diakibatkan bantuan pendekatan dari Kimberly yang juga tidak mau hubungannya dengan Jeremy terganggu. arsen dan Kimberly pun sepakat untuk sama-sama menyembunyikan hubungan rahasianya masing-masing dengan pasangan yang mereka cintai masing-masing tanpa harus melibatkan orang tua mereka lagi.
jika orang tua keduanya mengadakan makan malam arsen dan Kimberly pun sama-sama kompak untuk beralasan dan berkelit dan mencoba untuk menghindar dari acara-acara yang bisa menimbulkan keresahan di hati pasangan masing-masing. Kimberly dan arsen kompak untuk sama-sama menjaga hati pasangan masing-masing agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti putus.
Namia yang akhirnya tidak jadi dijodohkan dengan pria Turki seperti yang dia katakan terhadap Arsen waktu itu dikarenakan kenyataan yang Kimberly sampaikan terhadapnya mengobati semua sakit hati yang pernah Namia rasakan. Arsen dan namanya pun mulai tinggal bersama di apartemen yang arsen beli dengan begitu mudahnya.
Arsen yang tidak tega melihat Namia tinggal sendiri di perkampungan kumuh dan tidak mau kesehatan gadis Malang kekasihnya itu menjadi terganggu. Di apartemen arsen Namia lebih diperhatikan untuk makanannya kebersihannya segala kebutuhannya dipenuhi oleh Arsen.
Arsen pun hanya bisa mengunjungi kekasihnya itu di hari Jumat malam sampai hari Minggu saja dikarenakan arsen tidak mau orang tuanya curiga jika arsen terus-menerus tinggal di apartemennya sendiri. arsen yang begitu candu dengan tubuh kekasih cantiknya itu selalu meminta jatahnya di hari Jumat sampai di hari Minggu di saat menginapnya Arsen di sana.
✨
✨
✨
Jumat Malam
🌁 Appartment Arsen
Tit tit tit tit
Cek.. klek
"Kakak hmmppffhh hmmppffhh aku kangen." Namia pun langsung menyambut kekasih tampannya itu dengan memeluknya dan memberi ciuman mesra di bibir merah Arsen. kedua tangan Namia pun dilingkarkan ke leher tegap kekasihnya itu dan meny esap bibirnya kasar.
"Hmmppffhh aku juga kangen gadis nakal." Arsen pun mengangkat saja tubuh mungil dan ramping kekasihnya itu seperti bayi koala lalu menidurkannya di tempat tidur berukuran Queen size di apartemen yang ukurannya lumayan besar tetapi hanya satu lantai itu.
"Mau minta Sekarang atau nanti?" tanya Namia memastikan Apakah kekasih tampannya itu mau bercinta Sekarang atau nanti?
"Sekarang aja Sayang aku udah menahannya selama satu minggu tega kamu ya kalau aku harus menundanya lagi."
"Baiklah." Namia pun langsung melucuti pakaiannya sendiri di ruang tamu apartemen mewah Arsen itu dan polos tanpa sehelai benang pun di posisinya sekarang.
"Hahaha aku suka jika kamu semakin nakal begini sayang ayo kita berc inta di atas meja saja." Arsen ingin fantasi liarnya bercinta dengan Namia terkabul.
"Mauuu." Namia pun menjawab dengan anggukan kepala dan juga menggigit bibir bawahnya sendiri lalu memicingkan kedua matanya tanda teran gsang dan sudah sangat ber gai rah.
DEG
To be continued