I LOVE MY SENIOR

I LOVE MY SENIOR
Tanggung Nih!



...POV Jeremy...


Cinta pertama yang kurasakan kepada seorang gadis kecil adik kelasku. aku mulai melihat sosoknya saat tiba-tiba dia menabrakku dari belakang. Mungil tubuhnya cantik parasnya putih mulus kulitnya merah bibirnya aku sangat mengagumi setiap sudut dari sekujur tubuhnya yang selalu membuatku terus teringat padanya. rambutnya yang hitam lurus dan panjang alami membuat jantungku berdegup kencang saat aku berpapasan dengannya.


Walau aku sedikit mengingkari perasaanku terhadap gadis kecil itu tetapi tingkah konyolnya yang selalu menggodaku membuatku akhirnya tidak kuat iman dan terperdaya oleh rayuannya. Sifatku yang dingin cuek tidak pernah peduli dengan sekitar apalagi para gadis yang suka mengejar-ngejar ku suka melakukan pendekatan padaku padahal aku sudah menolak mereka terang-terangan. aku jawab dengan singkat fokuslah belajar dan janganlah melulu mendekati lawan jenis yang belum tentu memiliki perasaan yang sama denganmu.


Janganlah membuang-buang waktumu untuk hal-hal yang tidak perlu sebaiknya kalian belajar untuk meraih cita-cita setinggi langit dan membuat orang tua kalian bangga akan prestasi kalian nantinya. Kata-kata itulah yang selalu aku ucapkan kepada para gadis saat mereka berbondong-bondong untuk mengejar dan mendapatkan cintaku.


Cinta adalah urutan kesekian saat sebelum aku bertemu dengan Kimberly gadis kecil nan cantik yang sudah berhasil mengobrak-abrik hatiku. awalnya aku tidak peduli dengan yang namanya cinta yang namanya pacaran berbagi kasih dan sayang kepada lawan jenis yang tidak pernah terlintas di benakku sama sekali selama ini. namun hal itu seakan musnah dan goyah saat si cantik sudah berhasil menggoyahkan imanku.


Mengapa getaran di lubuk hatiku terasa begitu kencang saat aku melihat sosoknya dari kejauhan terus menerus sampai dekat hingga sesuatu yang selalu ku tahan selama ini seketika berdiri tegak meminta pertanggungjawaban. Ha srat dan na fsu pun beradu gairah gelora masa mudaku berpacu saat melihat kecantikan gadis itu yang mungkin tidak akan pernah lekang dengan bertambahnya usia.


Aku tidak menyangka jika suatu hari nanti bertemu dengan seorang gadis yang bisa membuatku terpedaya oleh kecantikannya oleh sosoknya yang sek si menurutku dengan se x appealnya yang begitu terpancar selalu menggodaku untuk mencumbunya mendekatnya erat dalam pelukanku di atas singgasanaku dan tempat tidurku.


Sekujur tubuhku seakan menghangat saat ternyata dia sangat ingin sekali menguji kesabaranku dan selalu ingin menggodaku sepertinya Dia memiliki perasaan yang sama denganku walau aku tidak pernah terang-terangan menunjukkannya di depan gadis cantik itu. sebaliknya malah aku selalu menunjukkan penolakan saat dengan sengaja dia ingin sekali berdekatan denganku. rumor yang tersebar di sekolah ini bahwa aku sangat membenci para gadis yang suka mengejar-ngejar ku.


Aku pun tercengang dan kaget saat tahu bahwa gadis cantik itu ternyata memiliki calon tunangan yakni sang penguasa kampus brandal dan juga Playboy yang selama ini aku hindari. Kecewakah aku? yah pastinya aku sangat-sangat kecewa Aku kira gadis cantik itu belum dimiliki oleh siapapun tetapi kenyataan berkata lain.


Ternyata sosoknya yang begitu indah sudah dimiliki oleh pria lain yang merupakan biang keonaran di sekolah kami. Setelah tiba-tiba bertemu dengan tidak sengaja di kediaman neneknya yang ternyata adalah tetangga sebelah rumahku yang selalu ku tolong dan suka menjahitkan baju-bajuku membuat kita berdua dengan singkat menjadi lebih dekat.


...POV Jeremy continued.....





"Je Je nggak, nggak ada jatah untukmu Je kamu nggak pernah jujur padaku, sekarang katakan adakah keinginan mu untuk kuliah di luar negeri sebenarnya? katakan sejujurnya Je, karena aku tidak mau egois Aku tidak mau menahanmu hanya untuk keinginan ku untuk bersamamu setiap waktu aku nggak seperti itu Aku ingin kamu tetap bisa menggapai cita-cita kamu setinggi langit kita masih punya kesempatan untuk bersama kita akan sering bertemu kalau Tuhan menakdirkan kita untuk sama-sama terus."


"Je Je denger nggak sih? ssshhh selalu deh nggak pernah serius," sambil terengah-engah Kimberly pun menggigit bibir bawahnya sendiri karena Jeremy sudah berhasil menggapai hidangan pembuka yang sangat menantangnya dari tadi.


"Sayang nanti aja, tanggung nih!" sejak 6 bulan mereka menjalin hubungan kasih Jeremy sering kali menginap di mansion Tejakusuma karena permintaan Ily Yang terkadang tidak masuk akal yakni tugas dan PR yang super banyak hingga tidak bisa di kerjakan sendirian oleh gadis cantik itu, Jeremy yang tentu saja langsung membalas dengan Jawaban lantang dan selalu siap untuk dipanggil kapan saja oleh Cindy.


Kimberly dengan tingkah usilnya selalu berhasil menyelinap ke dalam kamar yang Jeremy tempati di kamar tamu lantai satu hingga keduanya pun selalu berakhir dengan tanpa sehelai benangpun keesokan harinya.


Lalu apa sajakah yang Kimberly dan Jeremy lakukan semalaman hingga sekujur da da Ily di kelilingi oleh tanda cinta merah keunguan yang sangat sulit untuk di lewatkan.


"Je Je gimana kalo mama dan papa memergoki tingkah me sum kamu yang semakin hari semakin menjadi saja je, aku sampai nggak habis pikir padahal aku sangat marah padamu tapi kamunya semakin me sum. Dengar je apa kamu siap menikahiku jika mama tau yang sebenarnya bahwa pacar tampanku ini adalah binatang pengerat yang sangat sukar untuk menahan nafsunya."


"Aku siap di nikahkan denganmu sayang?"


"Yee Je sambil ne nen deh apa kamu siap untuk kuliah diluar negeri dan berpisah dariku? aku nggak bisa ngebayangin tingkah kamu yang seperti inilah yang membuatku berat memutuskan untuk mengijinkan mu untuk kuliah di luar negeri."


"Sayang nggak aku akan kuliah disini, aku nggak bisa lepas dari bagian-bagian tu buh kamu yang sudah membuatku candu, emm please jangan usir aku dari hidupmu sayang, aku nggak perlu kuliah di luar negeri jika kita harus di pisahkan oleh jarak dan waktu aku nggak bisa semok igh, udah nggak usah di bahas ya?!"


"Emm aku senang tapi rasanya hatiku hampa aku nggak mau karena aku kamu jadi mengorbankan masa depan kamu untuk aku, siapa sih semok ini, siapa sih ily di matamu?"


"Ily adalah bocil cantik yang berhasil mencuri hati dan jiwaku, mengambil setiap deru nafasku, mencuri pikiran dan rasa sayangku hingga dia memutuskan untuk menyerahkan seluruh jiwa raganya Hanya untukku, bagaimana aku bisa hidup jauh darinyaa? aku bisa mati berdiri jika harus berpisah dengannya walau sedetik saja."


...Tok.. tok.. tok.....


DEG


...To be continued...


...Hai hai zeyeng ippiiee yang ippiiee kasihi yuk beri vote coment kopi dan bunganya untuk Jeremy dan Kimberly ditunggu zakat dan dukungannya untuk novel ini. Jangan hanya like ayo coment yang banyak kalo perlu hujat deh karya otor yang banyak kurangnya ini. Hampir karya otor sebelumnya selalu ramai pembaca sekarang makin redup dan tak ada nyawa didalamnya. Semoga kita semua di beri kesehatan dan kelancaran rejeki. Para Readers kesayangan ippiiieee yang makin hilang di telan bumi ippiee yakin dengan mengungkap isi hati kalian yanh kritis mengenai karya ippie. Ippie yakin kedepannya bisa dijadikan perbaikan untuk next karya ippie yang lain. Semangat terus untuk ippiiieee untuk membuat karya yang semakin hari makin ditinggalkan hiks, ippie tidak perlu hadiah dan segala macamnya, Koment aja sok yang banyak, apa aja deh mau lanjut, mau semangat mau bubar terserah deh asal masih menunjukkan kalo karya ippie ini masih ada yang baca dan masih ada makhluk hidup disana. Dengan saran kritik dari Readers semua ippiiieee harap ippiiieee bisa mempersembahkan cerita mengenai kisah hidup sesuai yang Readers mau sehingga tidak terjadi kekosongan seperti ini. Ippie mohon sekali lagi koment, koment dan koment. Mmuaaahhh😘😘😘...