
Jae-Hee "Hei! Pagi Min-dong." /menoleh kebelakang.
Min-dong "Tidak seperti yang itu." /melihat kearah orang yang selalu terlihat suram.
"dia sejak pertama masuk sekolah selalu saja sendirian sebenarnya apa sih masalahnya?!" /tampak tidak suka.
Hyeon "jika dia bisa, dia hanya perlu bergantung dengan aura yang dikeluarkan!"
Jae-Hee ("Im Yoona....., Apa dia sungguh tidak apa-apa dengan semua ini?!" / merasa kasihan.
Im Yoona
Gender: perempuan
Umur: 17
Tinggi:165 cm & Berat: 51 kg
Hobi: mencari sesuatu yang baru.
Im Yoona memiliki rambut pendek yang terlihat kusam memakai kacamata hingga membuat orang tidak mengenali wajahnya.
Padahal kulitnya putih pucat, wajah tirus, tubuh langsing (tapi tidak kelihatan karena dia sering memakai seragam longgar.) Memiliki lipatan kelopak mata, hidung lurus lancip, gigi putih dan rata. Yoona tidak begitu banyak bicara mangkanya terkesan suram.
Saat jam istirahat....
Min-dong "Jae-Hee ayo kita ke kantin bareng." /mengajak Jae-Hee dan Hyeon.
Hyeon "haa...aku sangat lapar! Aku ingin makan sekarang!" /beranjak dari tempat duduk.
Jae-Hee "Hyeon, apa kau tadi pagi tidak sarapan?" /beranjak dari tempat duduk dan pergi kekan tin bersama mereka.
Hyeon "enggak aku sarapan kok!"
Min-dong "kau itu banyak makan, ya." /melihat Hyeon dari atas sampe bawah.
Hyeon "Yaaa...meskipun aku makan banyak pun tubuh ku gak akan gemuk." /kesal.
Min-dong "benarkah?" /meragukan omongan Hyeon.
Saat mereka sedang membeli makanan di kantin dari kejauhan banyak anak-anak lain juga disana.
Yoonjin "woi... Han-Joo apa kau ingin makan sesuatu?" /merangkul pundak Han-Joo.
Prak Yoonjin adalah teman Han-Joo saat masuk SMA jadi dia tidak tau kalo Han-Joo memiliki adik perempuan yang dia tau kalo Han-Joo hanya memiliki saudaranya Shinwo seorang.
Yoonjin juga salah satu pria populer di sekolah, Jae-Hee terus melihat ke arah mereka yang sedang asik mengobrol.
Han-Joo "bukankah kau disuruh ke ruang guru."
Yoonjin "aku sudah menyelesaikan pekerjaan ku jadi ayo kita makan.
Han-Joo "astaga, kau ini!" /tersenyum.
Tak berselang lama Hyeon dan Min-dong meyadari jika Jae-Hee melihat ke arah Han-Joo dan Yoonjin.
Hyeon "ada apa Jae-Hee?" /melihat apa yang Jae-Hee lihat.
Min-dong "hmm...apa kau meyukai salah satu dari mereka?" /memegang pundak Jae-Hee.
Jae-Hee "He...bukan seperti itu!" /panik.
Min-dong "diantara mereka siapa yang kau suka?" /mencoba menggali informasi.
Hyeon "mencurigakan...!!" /curiga.
Jae-Hee "aaaa....sudah kubilang bukan seperti itu!" /kesal.
Min-dong "ha..ha.. baiklah baiklah kami tau kami akan berhenti sekarang." /tertawa puas.
Jae-Hee dan temannya kembali ke kelas, saat Jae-Hee berbicara dengan Min-dong Han-Joo sudah menyadari jika itu tadi adalah Jae-Hee.
Han-Joo terus memperhatikan Jae-Hee yang berjalan pergi ke kelas, Yoonjin pun turut ikut melihat apa yang Han-Joo lihat.
Yoonjin "apa kau tertarik dengan anak kelas satu, apa kau tau Jae-Hee?"
Han-Joo "ada apa dengannya?" /penasaran.
Yoonjin "aku dengar dia anak yang manis dan juga imut di kelasnya, menurutku dia lumayan!" /melihat kearah Jae-Hee.
Menyadari tatapan suka Yoonjin Han-Joo merasa risih dengan itu dan langsung kembali ke kelasnya.
Yoonjin "woi Han-Joo kau mau kemana? apa kau ga jadi beli sesuatu? apa kau juga gak mau makan? Yaaaa....tunggu aku!" /berlari mengejar Han-Joo.
Shinwo /melihat Han-Joo sebentar dan kembali lagi membaca. "Ada apa?"
Han-Joo "apa kau tau kalo Jae-Hee itu juga populer?" /melihat keluar jendela.
Shinwo "aku justru kaget jika Jae-Hee tidak populer!" /sambil mencatat halaman.
Han-Joo "aku tau jika Jae-Hee itu mirip ibu, tapi kenapa dia juga memakai make-up di sekolah." /mengerutkan alis.
Shinwo "apa maksudmu?"
Han-Joo "salah satu temanku menyukai Jae-Hee." /menghela nafas.
Shinwo "apa...?" /berhenti menulis.
Han-Joo "yang aku maksud adalah Jae-Hee itu terlalu mencolok!" /menatap Shinwo.
Shinwo "ayo kita bicarakan dengan Jae-Hee setelah pulang sekolah." /mengerutkan keningnya.
Di satu sisi Jae-Hee sedang asik berbicara dengan teman-temannya di kelas. Saat mengobrol Jae-Hee dengan yang lainya tak sengaja melihat Yoona terjatuk karena di bully.
"Yaaaa....apa kau tidak punya mata? Sebenarnya matamu itu kau buat pajangan ya, ya ampun dasar tidak hanya tidak punya mata kau pun sepertinya tidak punya mulurt juga, ya!" Salah satu dari mereka bertiga.
Yoona hanya bisa menundukkan kepalanya dan pergi setelah mereka pergi.
Min-dong "huff....dia membuatku jengkel." Menghela napas.
Hyeon "apa dia tidak bisa berbicara ya!" /sambil makan.
Tiba-tiba guru datang.....
"Hai, petugas harian...." Guru yang bertugas.
Jae-Hee "Ya..." /menoleh.
"Aku menyerahkan kembali buku catatan, dan cetak kalian, jangan lupa ambil di ruang guru, ya." /pergi meninggalkan kelas.
Jae-Hee "ah..., Iya" /menghela napas.
Min-dong "wah, pasti bukunya banyak."
Jae-Hee "kalo begitu, ayo ambil bareng-bareng, yuk." /berharap.
Min-dong "semangat, Jae-Hee!" /lanjut makan.
Hyeon "hati-hati, ya!" /ikut meneruskan makan.
Akhirnya hanya Jae-Hee saja yang pergi keruang guru saat ingin kesana Jae-Hee melihat Yoona makan di belakang sekolah di bawah pohon, tanpa ragu Jae-Hee menghampiri Yoona disana.
Jae-Hee "setidaknya kamu makan dikelas saja kalo cuacanya seperti ini." /berjalan mendekat.
Yoona hanya melihatnya kemudian dia meletakkan makanannya di pangkuannya dan melihat di atas pepohonan.
Yoona "tapi, disini terasa hangat dan nyaman." /menutup mata.
Setelah dilihat lihat ternyata dibawah pohon memang terasa sejuk apa lagi saat ini musim panas jadi suhunya terasa hangat.
Jae-Hee "ah....benar apa yang dia katakan." /Ikut menikmati suasana disana.
Jae-Hee berkedip dan menatap tajam Yoona ("kurasa dia bisa diajak bicara, dia hanya terlihat murung saja mangkanya banyak yang takut berbicara dan gak suka dengannya.")
Yoona "terima kasih.." /melihat Jae-Hee.
Jae-Hee "apa!" bengong.
Yoona "terima kasih sudah bicara denganku, aku tahu semua orang menganggap ku menyebalkan." /Datar.
Jae-Hee hanya berkedip mendengar pengakuan dari Yoona.
Yoona "tapi, aku heran kenapa hanya kau saja yang berbicara normal denganku, padahal jika mereka tidak suka mereka tinggal membiarkanku sendiri saja itu sudah cukup bagiku." /sambil mengigat beberapa hari terakhir.
Jae-Hee "ambilah, ini minuman dengan rasa baru aku niatnya ingin meminumnya nanti tapi, sepertinya kau lebih membutuhkannya dari pada aku." /melihat Yoona yang tidak membawa minuman.
Jae-Hee langsung pergi dari sana kembali ke ruang guru untuk mengambil buku catatan di perjalanan Jae-Hee terus berpikir kalo dirinya telah menemukan orang yang berkebalikan dengan dirinya.
Sesampainya disana....
Jae-Hee membuka pintu "permisi saya disuruh untuk mengambil buku dari kelas
1-2" /melihat sekeliling.