
Han-Joo "Jae-Hee biasanya belajar dari kak Nam-Soo, sedangkan kakak sekarang sedang wamil." /menikmati suasana saat ini.
Yoona "bukankah yang lainya bisa mengajarimu belajar." /melihat Han-Joo dan Shinwo.
Shinwo "itu tidak mungkin..." /menggelengkan kepalanya sambil tertawa kecil.
Yoona "kenapa?" /sudah memiliki perasaan tidak enak.
Jae-Hee "karena hanya kak Nam-Soo saja yang memiliki bakat mengajari seseorang, sedangkan yang lainya tidak." /cemberut.
Yoona "memang kalo yang lainya bagaimana caranya mengajari." /penasaran.
Jae-Hee "em gimana ya, kalo di jelaskan itu pasti panjang. Namun singkat cerita bila kak Shinwo yang membantu ku belajar di suka marah-marah jika aku tidak mengerti..." /tidak enak karena langsung didengar Shinwo.
"Itu karna setiap kali aku jelaskan kau selalu saja tidak mengerti." /kesal meingat kembali saat dia mencoba mengajari Jae-Hee.
Jae-Hee "aku tahu, tapi mau gimana lagi. sedangkan kak Han-Joo, pelajarannya susah dimengerti..." /melihat ke arah Han-Joo.
Han-Joo "semua orang berbeda jika lagi belajar." /Tidak peduli.
Jae-Hee "kalo kak Dokja selalu bermain-main jika mengajariku, tapi entah kenapa setiap belajar dia mendapatkan nilai sempurna, itu membuatku kesal." /mengepalkan tangannya dan kesal.
Yoona "kenapa kau tidak meminta kakak tertua mu?" /baru ingat.
Jae-Hee "kak Suk-Joo selalu pulang larut malam, jadi aku tidak ingin menganggu istirahatnya. Sedangkan kak Sejun...." /ragu.
Jae-Hee "aku takut memintanya untuk mengajariku, kak Sejun selalu terlihat menyeramkan." /menundukkan kepalanya.
"Hem..hemmm.." /Shinwo dan Han-Joo ikut meanggukkan kepala.
Yoona "kalo gitu ayo belajar bersama denganku!" /datar.
"apa?" /kaget dan melihat Yoona.
Yoona "kita kan satu kelas jadi mudah bagi kita untuk belajar bersama, tapi..." /berpikir.
Jae-Hee "tapi...?" /penasaran.
Yoona "kita tidak bisa belajar di rumahku, kau tahukan disana ada pengganggu." /meingat dua pengganggu yang ada dirumah.
Jae-Hee "kita juga jangan belajar di rumahku ada kakak-kakak ku yang akan menggangu nanti." /setuju dengan ide Yoona.
Shinwo "apa!!! Yang kau maksud itu siapa hah? bukan aku kan?!" /menatap Jae-Hee.
Jae-Hee "em... Entahlah~~" /memalingkan pandangannya.
Shinwo "hey, apa-apa itu hah..." /megalitik Jae-Hee.
Jae-Hee "ha...ha...ha... kakak hentikan." /menggeliat di lantai.
Sangat terasa suasana disana menjadi hangat, melihat Jae-Hee dan Shinwo yang masih akrab seperti biasanya dan Yoona yang tidak terlalu memperdulikan mereka, ditambah Han-Joo yang selalu melerai setiap kali ada yang ribut di antara saudaranya.
Dan sepulang sekolah....
Saat semua siswa sudah pulang berjalan keluar pagar, namun masih ada sebagian dari mereka yang masih tinggal melakukan kegiatan ekskul dan piket kelas.
Jae-Hee "jadi kemana kita sebaiknya belajar, Yoona." /Perjalanan ke halte.
Yoona "aku tahu kau suka atau tidak... Namun aku terpikirkan satu tempat" /santai.
Setelah beberapa saat mereka sudah tiba di tempat yang Yoona maksud yaitu di depan perpustakaan umum....
Yoona "bagaimana jika kita belajar di perpustakaan, mari kita berjuang bersama selama satu minggu ini untuk mempersiapkan ujian." /senyum.
Jae-Hee "Yos, ayo kita belajar hingga pagi." /masuk kedalam.
Yoona "kalo itu aku tidak mau, aku juga ingin tidur." /mengikuti Jae-Hee.
Mereka pun masuk kedalam dan memilih beberapa buku untuk di pelajari dan mencari tempat duduk yang nyaman bagi mereka...
selama satu Minggu ini mereka benar-benar terlihat antusias dan semangat untuk berusaha belajar bersama di perpustakaan. Hinga hari ujian tiba, dan selama hari ujian penuh itu Jae-Hee dan Yoona tidak sempat bermain bersama.
Hari terakhir ujian, jam pulang sekolah....
Paras siswa terlihat lelah setelah melakukan ujian terakhir mereka...
Jae-Hee "akhirnya ujian selesai juga, apa kau ingin minum, atau makan sesuatu sebentar?" /rasa lelah dan ngantuk selama dua pekan terakhir.
Yoona "iya, aku ingin donat coklat dengan es cappucino dengan topping krim tebal di atasnya." /datar dan cepat.
Jae-Hee "ayo kita berangkat sekarang." /Mulai semangat.
Setelah disana dan memakan beberapa potong kue dan minuman dingin yang dipesan, Jae-Hee merasa hidup kembali setelah makan. Rasa segar setelah meminum es kopi dan bersantai terasa sudah lama Jae-Hee tidak merasakannya kembali, begitu juga dengan Yoona.
Jae-Hee "hah... Energik ku kembali penuh." /bersantai di kursi.
Jae-Hee "lalu bagaimana denganmu, Yoona" /melihat Yoona yang masih makan donat.
Yoona /selesai makan. "Seperti biasa donat disini sangat enak." /menjilati jarinya.
Jae-Hee "emm... Kau benar, sudah lama kita tidak kesini bukan." /kembali memakan donat.
Jae-Hee "setelah ini, kita akan libur selama satu minggu bukan...."
Yoona "iya...."
Jae-Hee "selama itu apa kau punya rencana liburan." /mengharapkan sesuatu.
Yoona "sebenarnya, aku akan menghabiskan hari liburku bersama ayah, jadi sementara waktu aku tidak akan ada di Korea." /santai.
Jae-Hee "benarkah, semoga kau bersenang-senang bersama ayahmu." /merasa sedih.
Yoona "memang ada apa?" /melihat Jae-Hee.
Jae-Hee "sepertinya liburan kali ini aku tidak ada rencana, mungkin aku harus bertanya kembali sama kakakku." /mengigat kembali.
Yoona "aku berharap selama aku tidak ada kau tidak merasa kesepian, lagian jika tidak ada aku kan ada kakak-kakakmu yang menemanimu. Kau juga bisa mengunjungi kakakmu yang sedang wamil." /berusaha menghibur Jae-Hee.
Jae-Hee "kau benar, mungkin rencana liburan kali ini aku akan mengunjungi mereka dan lagi masih ada kakak yang menemani ku." /kembali semangat.
Yoona "bagus, namun setelah ini aku harus bersiap-siap untuk berangkat."
Jae-Hee "secepat itu." /kaget.
Yoona "ayahku sangat ingin bertemu dengan ku, lagian aku juga tidak ingin menyia-nyiakan waktu bersama ayahku." /datar.
Jae-Hee "benarkah, kalo gitu hati-hati di jalan..." /Senyum.
Yoona "kalo gitu setelah liburan nanti jangan lupa ceritakan semua nya pada ku nanti jangan lupa." /Bersiap-siap.
Jae-Hee "kau juga, jangan bawakan aku hadiah setelah kau pulang dari liburan."
"Emm... aku tahu itu, dah sampai jumpa!" /pergi meninggalkan Jae-Hee.
Setelah mengucapkan perpisahan Yoona dan Jae-Hee pun berpisah di cafe dan pulang kerumah, begitu pun juga dengan Jae-Hee setelahenghabiskan kue dia juga pulang. Sesampainya disana seperti biasa di rumah terasa sepi, mungkin karena Shinwo dan Han-Joo belum juga datang, suasana di sana terasa sunyi.
Jae-Hee "aku pulang..." /Masuk dan menutup pintu.
"Ya, ampun teryata kau pulang telat ya..." /dengan lembut.
Jae-Hee "eh..." /seperti mengenali suaranya.