
Dokja "maaf, habis ekspresi kalian tadi lucu." /Cengar-cengir.
Mereka akhirnya pergi kesebuah bioskop yang tak jauh dari mereka, saat berada di sana bioskop jauh lebih ramai pengunjung dari pada hari biasanya.
.....
Han-Joo "apa kalian yakin ingin nonton film ini?!" /sudah membeli tiket dan merasa tidak yakin.
Jae-Hee "tentu saja!" /Sangat bersemangat.
Dokja "apa boleh buat, adek ku yang satu ini sangat ingin menontonnya maka aku juga akan nonton bersamanya." /menggeleng-gelengkan kepalanya sambil meangkat ke dua bahunya dan Pasrah.
Han-Joo "baiklah! filmnya akan dimulai 30 menit lagi, sambil menuggu apa kalian tidak ingin sesuatu?" /Ikut pasrah.
Jae-Hee "ah, ayo kita beli popcorn!" /Bersemangat.
Dokja "baiklah-baiklah! Rasa apa yang adek mau?!" /Tersenyum.
Jae-Hee "beli satu rasa Carmel ukuran jumbo, dan minuman yang ukuran sedang masing-masing satu, aja kak." /Benar-benar merasa senang.
Dokja "oke, tunggu aku di sini!" /Pergi mengantri membeli popcorn.
Han-Joo "ayo kita duduk dulu!" /celingak-celinguk mencari tempat kosong.
Selagi menuggu Han-Joo dan Jae-Hee memainkan ponsel mereka, hingga Dokja menghubungi Han-Joo untuk membantunya membawa minuman dan popcorn yang di belinya.
Han-Joo "dek...adek...!" /Menyimpan ponselnya dan berdiri.
Han-Joo "dek....oi! Adek!" /Mulai kesel sambil melihat Jae-Hee.
Jae-Hee yang fokus memainkan ponsel dan tidak mendengar jika sedang dipanggil itu membuat Han-Joo mulai kesal karena Jae-Hee yang tidak kunjung melihat ke arahnya, sampai Han-Joo mengambil ponselnya.
.....
Han-Joo "dekk!! Dari tadi kakak panggil ngga denger?!" /Marah.
Jae-Hee "hehe...! Maaf kak!" /Berekspresi imut.
Han-Joo /menghela nafas. "Ya sudah! Ayo kita pergi menemui kak dokja." /Mengembalikan ponsel Jae-Hee dan mengelus kepalanya.
Jae-Hee "kenapa?!" /Bingung.
Han-Joo "pesanan yang kau minta sudah siap, tapi kak dokja kesulitan membawanya. Jadi, cepat berdiri dan kita bantu kak dokja!" /Meulurkan tangannya.
Jae-Hee "hah! Baiklah...." /Sedikit cemberut. ("Padahal tadi lagi seru-serunya!") /berdiri dan mengikuti Han-Joo.
Setelah membantu dokja mereka sempat menuggu beberapa menit sampai filmnya dimulai, biasanya mereka akan nonton film fantasi, comedy atau action namun kali ini film yang akan mereka tonton ber-genre romantis dan terkesan dewasa. Sebab itulah Han-Joo merasa tidak yakin saat membeli tiketnya tadi, sebenarnya Dokja juga nggak yakin namun ini adalah pertama kalinya bagi Jae-Hee menonton film ber-genre ini selain film fantasi. karena tidak sengaja melihat sebuah iklan yang berada di depan bioskop, Jae-Hee menjadi makin penasaran dengan film yang sebentar lagi akan di tonton nya.
.....
Saat sudah tiba waktunya film itu diputar mereka pun masuk untuk bersiap nonton, dari pertengahan hingga akhir film selalu saja muncul adegan kiss dan dewasa. Dimana saat adegan itu muncul wajah mereka selalu jadi memerah, dan menjadi malu dengan sendirinya hingga film itu selesai. Saat mereka keluar entah kenapa mereka akhirnya bisa bernapas dengan lega, meskipun begitu wajah mereka masih terlihat memerah jika mengigat kembali adegan film tadi.
Han-Joo "apa lebih baik kita makan siang saja?!" /Mencoba mengalihkan perhatian.
Dokja "ya! Ide bagus, lagian ini juga sudah waktunya makan siang!" /Menghidupkan suasana.
Jae-Hee "hahaha...., Benar! Aku juga sudah lapar." /Cengar-cengir meskipun masih terasa canggung.
Mereka pun sampai di sebuah resto yang terkenal dengan dakgalbi nya yang enak, namun tidak begitu banyak orang yang tahu. toko itu juga tidak terlalu besar dan ramai, di sana Dokja, Jae-Hee, dan Han-Joo merasa nyaman saat makan di sana.
Dokja "kalian ingin pesan apa?" /Melihat Han-Joo dan Jae-Hee.
Han-Joo "em...." /melihat menu yang tertempel di dinding. "seolleongtang!"
Dokja "oh, baiklah! Lalu bagaiman denganmu?!" /Melihat Jae-Hee.
Jae-Hee "Odeng guk! Lalu apa yang kak pesan?!" /Melihat Dokja.
Han-Joo "dari mana kakak tahu?!" /Tidak yakin dengan Dokja.
Dokja "teman satu jurusan denganku memberi tahukan nya padaku, aku pernah kesini bersamanya satu kali." /Beri saja menyakinkan.
Jae-Hee "benarkah?" /Masih tidak percaya.
Dokja "ya! Tunggu sebentar, aku akan pesankan makanan kalian. Permisi, Bibi!" /Meangkat tangannya.
"Iya....." /Datang menghampiri.
Dokja "ah, kami pesan Odeng guk, seolleongtang, dan dakgalbi." /Bersikap ramah.
"Oh, satu porsi Odeng guk, satu porsi seolleongtang, dan satu porsi dakgalbi!" /Mencatat pesanan.
Dokja "ya! oh, bisakah bibi memberikan kami masing-masing segelas air putih." /Sambil senyum ramah.
"Ah, ya! tolong tunggu sebentar..." /Pergi meniggalkan mereka ke belakang.
Saat pesanan mereka datang, mereka pun sangat menikmati makanannya. Hingga habis tanpa sisa, setelah makan mereka pun sempat bingung ingin pergi kemana lagi karena masih memiliki waktu luang hingga nanti sore.
Jae-Hee "jadi, sekarang apa yang akan kita lakukan?!" /Melihat Dokja dan Han-Joo.
Dokja "apa ada tempat yang ingin adek datangi?!" /Melihat Jae-Hee.
Jae-Hee hanya bnigung karena tidak tahu ada tempat yang menarik perhatiannya, Han-Joo pun jadi teringat tempat yang biasa anak-anak seusia mereka kunjungi.
Han-Joo "oh ya! Gimana kalau ke tempat karaoke? Adek belum pernah kesana sebelumnya, kan?" / Melihat Jae-Hee.
Jae-Hee "oh! Iya, apa kita boleh pergi?" /Merasa bersemangat.
Han-Joo "tentu!" /Melihat Jae-Hee sambil tersenyum.
Jae-Hee "kalo gitu aku mau pergi!" /Tersenyum lebar.
Dokja "baiklah! Kalo gitu ayo kita pergi ke sana." /Ikut bersemangat melihat Jae-Hee yang merasa senang.
Sesampainya mereka disana, mereka pun memesan tempat sebelum pergi ke ruangannya mereka juga tidak lupa memesan cemilan untuk mereka nanti.
.....
Han-Joo "oh! Ruangan kita ada di sebelah sini!" /Menunjuk ruangan yang mereka sewa.
Jae-Hee "wah! Aku tidak menyangka ruangannya ada banyak sekali!" /Melihat ke kanan dan kiri.
Dokja "ayo masuk!" /Membukakan pintu.
Jae-Hee dan Han-Joo pun masuk kedalam setelah itu disusul oleh Dokja dan menutup pintunya....
Jae-Hee "kakak di sini gelap!" /merangkul lengan Han-Joo.
Dokja "tunggu sebentar! Em..., Mana sakelar nya, yah!" /Meraba dinding.
Setelah Dokja menghidupkan lampunya, akhirnya mereka bisa kembali nyaman karena dapat melihat dengan jelas.
Jae-Hee "kakak, ini apa?!" /Memegang mesin berbentuk kotak yang seperti tablet dan duduk di sebelah Han-Joo.
Dokja "ah itu! Itu mesin untuk mencari lagu yang ingin adek nyanyikan." /Duduk di sebelah Jae-Hee.
Jae-Hee "oh, begitu." /Memperhatikannya.
Han-Joo "apa adek tahu cara mengoperasikannya?!" /Melihat Jae-Hee sambil tersenyum.
^^^to be continued...^^^